GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Menohok Mahfud MD soal Rekrutmen Penegak Hukum: Tak Boleh Pesanan

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD berpesan terkait proses seleksi atau rekrutmen penegak hukum tidak boleh berda
Minggu, 11 Juni 2023 - 20:04 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD saat menghadiri HUT KPPU di Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (11/6/2023).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD berikan pesan menohok soal proses seleksi atau rekrutmen penegak hukum. Ia bilang bahwasanya proses itu tidak boleh berdasarkan 'pesanan'.

Menurut Mahfud, jika jabatan penegak hukum berdasarkan pesanan orang dalam, maka akan merusak internal lembaga tersebut. Selain itu, dia katakan, proses seleksi yang demikian hanya akan mengurangi kualitas  sumber daya manusia (SDM) lembaga negara tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Proses seleksi atau rekrutmen jabatan-jabatan publik harus diperketat, tidak boleh berdasarkan pesanan, terutama untuk lembaga-lembaga penegak hukum," tutur Mahfud di Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (11/6/2023).

Mulanya, Mahfud membahas terkait maraknya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di berbagai lembaga negara yang kini menjadi musuh bangsa Indonesia sejak reformasi 1998.

Mulai dari praktik kolusi, menurut Mahfud dapat menyebabkan praktik-praktik korupsi dan nepotisme terus terjadi  berulang.

tvonenews

"Dulu kita melakukan reformasi tahun 98, musuh kita KKN, korupsi, kolusi dan nepotisme yang pada saat itu saling berkait. Korupsi dibangun melalui kolusi. Kolusi dibangun melalui nepotisme. Nepotisme dibangun oleh korupsi juga dan seterusnya," jelas Mahfud.

Untuk itu, Mahfud mengajak masyarakat agar konsisten memerangi KKN. Ia mengungkapkan bahwa adanya upaya pelemahan kekuatan justru dari dalam internal lembaga itu sendiri. 

"Di berbagai struktur lembaga pemerintahan sekarang banyak penyusup-penyusup yang justru melemahkan, bukan menguatkan," kata dia.

Ia berpesan kepada para pejabat publik agar tidak menutup mata terkait adanya upaya-upaya pelemahan lembaga negara tersebut.

"Jangan kita terlena dan menutup mata dengan upaya pelemahan struktur dari dalam. Sekali lagi, jangan kita terlena dan menutup mata dengan upaya pelemahan struktur dari dalam," pungkas Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan, untuk memberantas praktik KKN tersebut, negara membentuk lembaga-lembaga pengawas yang baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Misalnya DPR kita data, tidak boleh ada lagi DPR yang diangkat tanpa ikut pemilihan. Karena DPR itu pengawas," kata dia.

"Lalu di bidang penegakan hukum kita membuat Komisi Yudisial untuk awasi hakim. Menyelesaikan sengketa. Lalu membentuk KPK, Komnas HAM yang tadinya di bawah Presiden menjadi lembaga negara," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming F1 GP Jepang 2026: Kimi Antonelli Siap Lanjutkan Dominasi, Persaingan Mercedes, Ferrari dan McLaren Makin Ketat

Link Live Streaming F1 GP Jepang 2026: Kimi Antonelli Siap Lanjutkan Dominasi, Persaingan Mercedes, Ferrari dan McLaren Makin Ketat

Link live streaming F1 GP Jepang 2026, di mana Kimi Antonelli siap melanjutkan dominasi disaat persaingan Mercedes, Ferrari dan McLaren semakin ketat.
Dadang Buaya Jawara Garut Berulah Lagi, Kali Ini Diduga Aniaya Tiga Orang Sekaligus Termasuk Nenek-Nenek

Dadang Buaya Jawara Garut Berulah Lagi, Kali Ini Diduga Aniaya Tiga Orang Sekaligus Termasuk Nenek-Nenek

Dadang Sumarna alias Dadang Buaya jawara Garut berulah lagi. Kali ini dia diduga menganiaya tiga orang sekaligus, yakni AR, ZN dan O.
Dari Jauh-jauh Hari, Penyerang Saint Kitts and Nevis Sudah Prediksi Atmosfer di Tengah Suporter Timnas Indonesia 

Dari Jauh-jauh Hari, Penyerang Saint Kitts and Nevis Sudah Prediksi Atmosfer di Tengah Suporter Timnas Indonesia 

Jelang bermain di SUGBK, Penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou telah menyadari atmosfer saat berada di tengah para suporter Timnas Indonesia.
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru

Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru

Peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Mekar Sari menjadi fondasi penting dalam mengelola aktivitas ekonomi desa.
Pertahanan Timnas Indonesia Makin Tangguh, Jay Idzes Tak Sungkan Puji Elkan Baggott Usai Comeback: Dia Sangat Besar

Pertahanan Timnas Indonesia Makin Tangguh, Jay Idzes Tak Sungkan Puji Elkan Baggott Usai Comeback: Dia Sangat Besar

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, memberikan kesan mendalam terhadap sosok Elkan Baggott usai keduanya tampil bersama di lapangan. Ia menilai rekan setimnya itu.
Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi 3 Tahun, WTI Nyaris US$100 dan Brent Melonjak Tajam

Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi 3 Tahun, WTI Nyaris US$100 dan Brent Melonjak Tajam

Harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi 3 tahun, WTI nyaris US$100 dan Brent tembus US$112 akibat konflik Timur Tengah dan krisis pasokan.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
Elkan Baggott dan Maarten Paes Didegradasi ke Bangku Cadangan, Begini Prediksi Line-up Timnas Indonesia Kontra Bulgaria

Elkan Baggott dan Maarten Paes Didegradasi ke Bangku Cadangan, Begini Prediksi Line-up Timnas Indonesia Kontra Bulgaria

Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 pada Senin (30/3/2026) esok. John Herdman diharapkan untuk melakukan sejumlah perubahan, termasuk mencadangkan Elkan Baggott dan Maarten Paes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT