News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Diperiksa Kejagung soal Kasus Korupsi BTS Kominfo, Menpora Dito Ariotedjo Beberkan Hasilnya

Tak hanya Jhonny G Plate saja, Menteri Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo juga ikut terseret dalam kasus korupsi BTS 4G Kominfo. Hal ini lantaran Dito Ariotedjo
Senin, 3 Juli 2023 - 16:34 WIB
Setelah Diperiksa Kejagung soal Kasus Korupsi BTS Kominfo, Menpora Dito Ariotedjo Beberkan Hasilnya
Sumber :
  • tim tvone

Jakarta, tvOnenews.com - Tak hanya Jhonny G Plate saja, Menteri Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo juga ikut terseret dalam kasus korupsi BTS 4G Kominfo. Hal ini lantaran Dito Ariotedjo dipanggil untuk diperiksa Kejagung hari ini, Senin (3/7/2023) pagi. 

Setelah diperiksa Kejagung, Menpora Dito Ariotedjo menuturkan bahwa kehadirannya di Kejagung adalah sebegai rangka warga negara yang patuh dan taat hukum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin teman media sudah tahu tentang nama saya banyak diesebut dalam kasus Korupsi BTS 4G Kominfo. Dan saya hari ini datang, dan alhamdulillah dalam gayung bersambut, di mana Kejaksaan memanggil saya sebagai saksi," ujar Menpora Dito Ariotedjo, Senin (3/7/2023).

Dia juga akui saat dipanggil dirinya sedang melakukan kunjungan kerja di Berlin soal Olimpic dan kembali dari Berlin dia akui dihadapkan dengan cuti yang sangat panjang.

tvonenews

"Jadi saya bukan tidak mau cepat-cepat, tetapi saya ingin sekali cepat-cepat datang ke Kejagung agar tidak berlarut-larut dan alhamdulillah forumnya dilaksanakan. Tadi, hampir dua jam kita memberikan keterangan," pungkas Menpora Dito Ariotedjo. 

Sambungnya menjelaskan, bahwa tak hanya memberikan keterangan dia akui juga telah berdiskusi dengan Kejagung dan dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Kejagung karena telah memperoses ini secara resmi.

"Karena, saya tidak ingin berlarut dan ini menjadi opini yang liar dan saya ingin juga hal ini dapat segera diklarifikasi secara resmi soal terkaitnya saya menerima 27 miliar," katanya. 

Namun, hal itu saya klarifikasi kepada pihak Kejagung dan ia juga akui telah menyampaikan apa yang dia ketahui soal kasus tersebut dan dia alami. 

"Tapi patut digaris bawahi, bahwa saya mendapatkan beban moral. Karena saya diamahkan dan dipercayai Pak Jokowi untuk menjadi Menpora dan menteri muda. Tal nhanya itu saja, saya juga memiliki keluarga, di mana saya harus meluruskan tudingan-tudingan ini semua dan juga mempertanggungjawabkan kepercayaan publik," pungkasnya.

Dia juga berharap, dengan adanya proses resmi ini dapat diproses dengan tindak lanjuti secara resmi juga. Di mana nantinya juga bisa membersihkan nama dirinya sebagai menpora  dan juga kepercayaan yang sudah diberikan Presiden Jokowi dan masyarakat. 

"Dan harus tahu, kehadiran saya ini sebagai induvidu dan bukan sebagai Menpora. Karena tudingannya juga Dito sebagai warga negara biasa dan periodenya sebelum saya jadi menteri," tutupnya. 

Sebelumnya diberitakan, ternyata, kasus korupsi BTS 4G Bakti Kominfo 2020-2022 tak hanya menyeret nama satu menteri atau Jhonny G Plate saja. Namun, akhir-akhir ini dikabarkan, nama Menteri Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo juga ikut terseret dalam kasus itu. 

Hal ini dikarenakan, Tim Penyidik pada Direktorat Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung bakal memanggil Menpora Dito Ariotedjo pada Senin (3/7/2023) pani ini. 

Hal ini tak lain soal kasus dugaan korupsi BTS 4G Bakti Kominfo 2020-2022. Bahkan hal itu juga dibenarkan Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumeda. 

Dia sebut memang ada pihaknya melakukan pemanggilan terhadap pokitus muda Golkar itu.

"Dari informasi tim penyidik, besok (Senin, 3/7/2023) betul ada pemanggilan terhadap Dito saat ini menjabat sebagai Menteri Olahraga," kata Ketut dalam keterangan yang diterima, Minggu (2/7/2023).

Bahkan, Ketut memastikan pemanggilan tersebut terkait kasus dugaan korupsi BTS 4G Bakti Kominfo.

"(Terkait perakara,red) BTS 4G," tambahnya.

Selain itu, Ketut jelaskan, pihaknya menjadwalkan pemanggilan terhadap Dito Ariotedjo, Senin (3/7/2023) pukul 09.00 WIB.

Dia mengimbau kepada pewarta agar meliput proses pemanggilan Dito tepat waktu.

"Menurut jadwal, sekitar jam 09.00, harapan kami bisa datang tepat waktu," tegasnya.

Sementara itu, Menpora Dito Ariotedjo mengaku siap menghadiri pemanggilan Kejagung sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi BTS 4G Kominfo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemanggilan tersebut ialah sebuah tantangan yang mesti dilalui.

"Saya rasa ini yang harus kita persiapkan sebagai politisi. Harus siap menghadapi segala, namanya tantangan," kata Dito di Istora Senayan, Minggu (2/7/2023). (lpk/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral