News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Catatan Sejarah, Lukas Enembe Jalani Sidang Tanpa Alas Kaki

Persidangan lanjutan terhadap  Gubernur Papua non aktif Lukas Enembe dipastikan akan menjadi catatan sejarah tersendiri baik di Indonesia maupun dunia internasi
Senin, 3 Juli 2023 - 17:08 WIB
Jadi Catatan Sejarah, Lukas Enembe Jalani Sidang Tanpa Alas Kaki
Sumber :
  • tim tvone - Haris

Jakarta, tvOnenews.com - Persidangan lanjutan terhadap  Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe dipastikan akan menjadi catatan sejarah tersendiri baik di Indonesia maupun dunia internasional.

Pasalnya, Lukas Enembe saat ini sedang dibantarkan di Rumah Sakit Gatot Soebroto karena menderita berbagai macam penyakit serius seperti ginjal kronis stadium 5, stroke 4 kali, Hepatitis dengan kondisi fisik sangat pucat dan kaki bengkak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian ada hal yang menarik dan menjadi catatan tersendiri, karena  Lukas Enembe menjadi satu-satunya terdakwa yang hadir di muka persidangan tanpa alas kaki (tidak menggunakan sepatu), mengenal celana training seadanya. 

Tak hanya itu saja, ia juga menjadi satu-satunya terdakwa yang ditemani kuasa hukum di kursi terdakwa, dan satu-satunya terdakwa yang nota pembelaannya tidak dibacakan sendiri atau dibacakan oleh kuasa hukum atau pengacara karena susah bicara akibat stroke 4 kali serta satu-satunya terdakwa yang hampir sering bolak balik ke toilet saat sidang berlangsung karena buang air kecil.

tvonenews

"Ini tentu akan jadi catatan sejarah tersendiri, bahwa ada seorang anak negeri ini yang punya dharma bakti jelas bagi negara dan bangsanya mulai dari Wakil Bupati Puncak hingga Gubernur Papua dua periode, lalu saat ini diperlakukan seakan seorang penjahat kelas kakap, diadili tanpa pertimbangan kemanusiaan apalagi dilakukan dalam kondisi beliau sedang sakit serius," ungkap adik Lukas Enembe, Elius kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/7/2023).

Elius menggambarkan, saat hadir persidangan Lukas tidak mengenakan alas kaki karena kondisi kaki sangat bengkak, bicaranya pelan dan susah, mengenakan celana training seadanya dengan muka yang sangat pucat. 

"Artinya situasi ini unik karena baru terjadi dan patut tercatat dalam sejarah Indonesia dan dunia. Jalannya tertatih-tatih, pakai training apa adanya, susah bicara. Ini situasi Pa Lukas saat hadir di muka persidangan," papar Elius.

Apa yang menimpa Lukas saat ini kata dia adalah ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula karena perjuangan Lukas hari ini adalah berjuang untuk sembuh dari sakit tetap pada saat yang sama dia harus berhadapan dengan proses hukum dan itu pun karena tuduhan-tuduhan yang tidak punya dasar sama sekali. 

"Ibaratnya di satu sisi Pa Lukas sedang berjuang mati-matian antara hidup dan mati untuk bisa sembuh dari segala macam sakit yang diderita tetapi di sisi lain dia dia juga harus menghadapi proses hukum. Itu pun kasus hukum yang sebenarnya sangat janggal dan belakangan cenderung menjadi bahan kriminalisasi penegak hukum saja," ucap Elius.

Dia meyakini, apa yang dialami Lukas saat ini adalah suatu catatan sejarah tersendiri karena seseorang tetap diadili di muka persidangan meski secara fisik maupun psikis orang tersebut sebenarnya tidak mampu menjalaninya. 

"Seorang yang sebenarnya tidak mampu dan tidak layak disidang, (unfit to trial) tetapi tetap dipaksakan untuk dilanjutkan apakah itu bukan bagian dari kejahatan kemanusiaan? Apa tidak lebih baik hak Pa Lukas untuk kesehatannya jauh lebih penting saat ini?" cetus Elius.

Pihak keluarga kata dia hanya ingin menyampaikan fakta bahwa beliau saat ini memang dalam kondisi sakit serius; tengah berjuang antara hidup dan mati yang butuh kondisi nyaman dan tenang agar pulih kesehatannya.

Dia menambahkan kondisi terakhir Lukas usai putusan pengadilan membantarkan Lukas di Rumah Sakit Gatot Soebroto, Jakarta memperlihatkan kondisi kesehatan yang makin menurun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kaki bengkak, hepatitis, hipertensi dan jantung, keluarga menyampaikan hasil pemeriksaan laboratorium terkait fungsi ginjal semakin menurun terbukti dengan hasil laborotorium yang memperlihatkan angka fungsi ginjal melampaui batas normal, muka pucat, susah BAB dan pernah hampir pingsan saat hendak ke kamar mandi.

"Pa Lukas punya hak untuk sehat. Itu aspek kemanusiaan yang kami harap jadi pertimbangan agar persidangan kasus ini dihentikan saja, supaya seluruh energi dan pusat perhatian baik keluarga maupun pa Lukas sendiri adalah mengupayakan kesehatan beliau terlebih dahulu," pungkas Elius. (hrs/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Ditemukan Tewas, Mantan Istri Polisi di Medan Sempat Cerita Persoalan Cuma Dikasih Uang Rp10 Ribu

Sebelum Ditemukan Tewas, Mantan Istri Polisi di Medan Sempat Cerita Persoalan Cuma Dikasih Uang Rp10 Ribu

Winda Lorenza Gowasa alias WLG (30), mantan istri polisi dari Brigadir IH di Medan sempat curhat kepada sahabat dan adiknya soal uang dan ekonomi sebelum tewas.
Komentar Kang Sung Hyung usai Hyundai Hillstate Dibantai Raksasa Voli China dan Jepang saat Top Club Super Match 2026

Komentar Kang Sung Hyung usai Hyundai Hillstate Dibantai Raksasa Voli China dan Jepang saat Top Club Super Match 2026

Hyundai Hillstate gagal meraih hasil positif pada ajang pramusim bertajuk Women's Volleyball Top Club Super Match 2026.
Trofi FIFA ASEAN Cup Jadi Target John Herdman Usai Timnas Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2026

Trofi FIFA ASEAN Cup Jadi Target John Herdman Usai Timnas Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, langsung mengalihkan fokus setelah Skuad Garuda tersingkir dari Piala AFF 2026. Kini, FIFA ASEAN Cup 2026 jadi target.
Kondisi Terkini Gedung Bapenda Jakarta yang Terbakar Jumat Malam, Puing-Puing Berserakan di Halaman

Kondisi Terkini Gedung Bapenda Jakarta yang Terbakar Jumat Malam, Puing-Puing Berserakan di Halaman

Berdasarkan pantauan terkini pada Sabtu (8/8/2026), terlihat separuh bangunan Gedung Bapenda DKI Jakarta tampak hangus terutama pada bagian tengah ke atas.
Bung Towel Sebut Ivar Jenner Kampungan setelah Sodorkan Kaki di Laga Krusial Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026

Bung Towel Sebut Ivar Jenner Kampungan setelah Sodorkan Kaki di Laga Krusial Timnas Indonesia vs Singapura Piala AFF 2026

Langkah Timnas Indonesia di panggung Piala AFF 2026 dipastikan terhenti secara tragis. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 saat melakoni laga hidup-mati
Timnas Indonesia Jangan Kelamaan Sedih, FIFA ASEAN Cup 2026 Sebentar Lagi

Timnas Indonesia Jangan Kelamaan Sedih, FIFA ASEAN Cup 2026 Sebentar Lagi

Timnas Indonesia jangan kelamaan sedih akibat tidak lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026. Siapkan diri untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Ini target John Herdman.

Trending

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Timnas Indonesia mengubur ambisi ke semifinal Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 lawan Singapura. Keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri jadi sorotan.
Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gubernur Pramono Anung menyartakan penyebab kebakaran gadung Bapenda Dki masih diselidiki. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahui hasil investigasi.
Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Nakes Jakarta Mencibir Curhatan Pasien BPJS Yurizal

Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Nakes Jakarta Mencibir Curhatan Pasien BPJS Yurizal

Media sosial beberapa waktu lalu viral dengan curhatan pasien BPJS Kesehatan Yurizal. Lalu dicibir oleh oknum tenaga kesehatan (Nakes).
Ulasan Menyakitkan Jurnalis Vietnam Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Memalukan!

Ulasan Menyakitkan Jurnalis Vietnam Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Memalukan!

Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 setelah gagal menembus semifinal. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura.
Selengkapnya

Viral