LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Ternyata Tak Hanya Sekali, Anggota Satlantas Polres Metro Jaksel sudah Berkali-kali Mencoba Bunuh Diri
Sumber :
  • tim tvone - rika pangesti

Ternyata Tak Hanya Sekali, Anggota Satlantas Polres Metro Jaksel sudah Berkali-kali Mencoba Bunuh Diri

Anggota Satlantas Polres Metro Jaksel berinisial Bripka PS (40) ditemukan tewas bunuh diri dengan cara gantung diri, di sebuah rumah kosong, Jalan Cempaka Putih

Selasa, 4 Juli 2023 - 19:38 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Satlantas Polres Metro Jaksel berinisial Bripka PS (40) ditemukan tewas bunuh diri dengan cara gantung diri, di sebuah rumah kosong, Jalan Cempaka Putih Tengah Raya, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2023).

Dari pantauan tvOnenews, di tempat kejadian perkara (TKP), rumah kosong di pinggir jalan jadi lokasi PS melancarkan aksi bunuh dirinya dengan cara gantung diri, dan saat ini sudah dilintangi garis polisi.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah tersebut telah belasan tahun kosong tak berpenghuni. Rumah itu tampak berantakan dan banyak pepohonan liar. Bahkan, terlihat rumah itu tanpa pintu dan jendela.

Sementara, tak jauh dari TKP terdapat bendera kuning yang dipasang di depan gang rumah Bripka PS. Berdasar kesaksian tetangga korban, PS diduga bunuh diri lantaran sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. 

Baca Juga :

Akan tetapi, ia masih aktif menjadi anggota polisi. Kemudian tetangga korban, Vino (52) jelaskan, bahwa sekira lima bulan yang lalu, PS mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kakinya harus diamputasi. 

Sambungnya menjelaskan, selama lima (5) bulan tersebut, PS harus hidup dengan sebelah kaki dan berjalan menggunakan tongkat. Akibat hal tersebut, PS sering merasa depresi.

"Awalnya kecelakaan 5 bulan lalu. Kan jalannya pakai tongkat terus, kakinya patah nggak sembuh-sembuh, mungkin frustasi atau bagaimana, ya. Dia bunuh diri juga karena udah cape kali ya, sampai badannya kurus," ucap Vino saat ditemui tvonenews.com di TKP, Selasa (3/7/2023).

Selain itu, Vino mengungkapkan bahwa PS tak sekali dua kali mencoba untuk mengakhiri hidupnya. Belum lama ini juga, dia katakan, sekira berapa hari lalu PS juga sempat terpergok ingin terjun dari gedung di kawasan Cempaka Mas. 

"PS juga kerap merencanakan aksi bunuh dirinya dengan berbagai cara. Kemudian, sebelumnya juga pernah terpergok tengah membawa tali di rumah saudaranya, yang masih di lingkungan itu," jelas Vino.

Namun, Vino katakan, rencana bunuh dirinya dipergoki oleh tetangganya. Akibatnya, PS mengurungkan niatnya untuk mengakhiri hidupnya pada hari itu.

"Ini dia bunuh di rumah udah berapa kali. Orang ke istri saya minta pisau, terus sama istri saya nggak dikasih. Waktu kemarin lebaran haji, di Cempaka Mas tuh udah mau terjun," ungkap Vino.

"Udah sering lah, ibu-ibu sini juga udah tahu. Udah mau gantung diri di rumah saudaranya, udah bawa tali, ketahuan bocah nggak jadi. Udah sering pokoknya semenjak kecelakaan itu," sambungnya menjelaskan.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota Satlantas Wilayah Jaksel, Bripka PS ditemukan tewas dalam kondisi leher trikat tali, di sebuah rumah kosong di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. 

Peristiwa polisi diduga bunuh diri ini dibenarkan oleh Kapolsek Cempaka Putih Kompol Bernard Saragih. Korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB siang tadi.

"Betul (bunuh diri). (Korban anggota) Jaksel, satuannya Unit Laka Satwil Jakarta Selatan," kata Bernard Saragih saat dihubungi, Selasa (4/7/2023).

Bernard mengatakan korban diduga bunuh diri karena depresi. Korban ditemukan setelah 5 hari tidak pulang ke rumah.

"Kalau dugaan sementara kata orang itu kan saya ketemu orang tuanya itu udah lima hari yang lalu di cari cari, depresi sepertinya," ujarnya.

"Iya ujungnya bunuh diri, gantung diri dia," imbuhnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus yang ada. Termasuk mencari tahu penyebab pasti dan motif kematian korban. (rpi/aag)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Jaksa Agung Sebut Kerugian Korupsi Timah Cukup Fantastis

Jaksa Agung Sebut Kerugian Korupsi Timah Cukup Fantastis

Jaksa Agung menyebut kerugian negara dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022 berdasarkan hasil audit BPKP mencapai Rp300,003 triliun.
Keluarga Dihadirkan Jadi Saksi, Inilah Momen Bahagia SYL Bisa Peluk Istri, Anak dan Cucu di Persidangan

Keluarga Dihadirkan Jadi Saksi, Inilah Momen Bahagia SYL Bisa Peluk Istri, Anak dan Cucu di Persidangan

Keluarga eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dihadirkan menjadi saksi kasus pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) hari ini.
Respons Airlangga soal Iuran Tapera yang Potong 3% Gaji dan Penghasilan Menuai Pro dan Kontra: Nanti Kami Lihat

Respons Airlangga soal Iuran Tapera yang Potong 3% Gaji dan Penghasilan Menuai Pro dan Kontra: Nanti Kami Lihat

Menko Airlangga akan meninjau PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera)
Desak Intelijen Polri Waspada, Menko Polhukam Hadi Sebut 2 Tahapan Ini Krusial di Pilkada 2024

Desak Intelijen Polri Waspada, Menko Polhukam Hadi Sebut 2 Tahapan Ini Krusial di Pilkada 2024

Di hadapan para polisi dari Intelijen Polri, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menyebutkan ada dua tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang krusial.
Minyak Jelantah Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat, Menko Marves Luhut Sebut Keuntungan Mencapai Rp12 Triliun per Tahun

Minyak Jelantah Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat, Menko Marves Luhut Sebut Keuntungan Mencapai Rp12 Triliun per Tahun

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tengah mendorong agar minyak jelantah atau minyak goreng sisa bisa menjadi bahan bakar di industri penerbangan.
Zahra Muzdalifah Anti Senioritas di Timnas Putri Indonesia, Jadi Kunci Claudia Scheunemann PD Eksekusi Penalti

Zahra Muzdalifah Anti Senioritas di Timnas Putri Indonesia, Jadi Kunci Claudia Scheunemann PD Eksekusi Penalti

Pada pertandingan itu, Zahra Musdalifah berkontribusi pada kemenangan 5-1 Timnas Putri Indonesia atas Singapura sekaligus kemenangan perdana dari pelatih Satoru Mochizuki sejak memimpin Timnas Putri Indonesia. 
Trending
Jadi Sorotan, Ini Status Facebook Pegi Setiawan Sebelum Kasus Pembunuhan Vina, Alasan Tak Terduga Pengacara Putri Maya Rumanti Bantu Keluarga Vina Cirebon

Jadi Sorotan, Ini Status Facebook Pegi Setiawan Sebelum Kasus Pembunuhan Vina, Alasan Tak Terduga Pengacara Putri Maya Rumanti Bantu Keluarga Vina Cirebon

Unggahan media sosial Facebook pelaku pembunuhan Vina Cirebon, Pegi Setiawan menjadi sorotan warganet hingga alasan Putri Maya Rumanti bantu keluarga Vina.
Mau Hidupnya Miskin ataupun Kaya, Tolong Usahakan Ada Ini di Rumah Minimal 1 Saja, Kata Ustaz Adi Hidayat...

Mau Hidupnya Miskin ataupun Kaya, Tolong Usahakan Ada Ini di Rumah Minimal 1 Saja, Kata Ustaz Adi Hidayat...

Pesan dari Ustaz Adi Hidayat, usahakan agar satu hal ini dipersiapkan di dalam setiap rumah. Ustaz Adi Hidayat sarankan agar ada di setiap rumah minimal satu.
Terungkap, Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Sedari Awal Tak Ditangani Polres Cirebon

Terungkap, Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Sedari Awal Tak Ditangani Polres Cirebon

Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat pada 2016 silam terus menyita perhatian publik usai pengungkapannya bak benang kusut.
Peran Ayah Pegi di Kasus Vina Cirebon Terungkap, Pengamat Desak Panglima TNI Tarik Anggota Puspom dari Kejagung

Peran Ayah Pegi di Kasus Vina Cirebon Terungkap, Pengamat Desak Panglima TNI Tarik Anggota Puspom dari Kejagung

Peran ayah Pegi di kasus Vina Cirebon terungkap dan pengamat desak Panglima TNI menarik anggota Puspom dari Kejagung adalah dua berita paling banyak dibaca.
Ayah Pemain Keturunan Ini Takjub dengan Suporter Timnas Indonesia: Tidak Ada di Negara Lain

Ayah Pemain Keturunan Ini Takjub dengan Suporter Timnas Indonesia: Tidak Ada di Negara Lain

Pada pertandingan ini, Timnas Putri Indonesia menang dengan skor akhir 5-1 dan Claudia mencetak brace di pertandingan tersebut. 
Habis Adzan Nunggu Iqomat Sambil Sholawatan, Memangnya Boleh? Ternyata Kata Buya Yahya Kebiasaan Justru Itu...

Habis Adzan Nunggu Iqomat Sambil Sholawatan, Memangnya Boleh? Ternyata Kata Buya Yahya Kebiasaan Justru Itu...

Apakah boleh menunggu waktu antara adzan dengan iqomat diisi dengan sholawatan? Simak penjelasan Buya Yahya tentang sholawatan di waktu antara adzan dan iqomat.
2 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Hadapi Manchester United di Liga Europa Musim Depan

2 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Hadapi Manchester United di Liga Europa Musim Depan

Ada dua pemain Timnas Indonesia yang berpotensi menghadapi Manchester United jika jadi pindah ke klub-klub yang bakal bermain di Liga Europa pada musim depan.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Siang
13:00 - 15:00
Apa Kabar Indonesia Siang
15:00 - 15:30
Kabar Pemilu
15:30 - 16:00
Kabar Haji
16:00 - 18:00
Kabar Petang
18:00 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
Selengkapnya