GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Kebenaran soal Bekingi Al Zaytun, Moeldoko sebut Nama Buah-buahan

Akhir-akhir ini, nama Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko dikait-kaitkan dengan Ponpes Al Zaytun. Bahkan, Moeldoko dituding ikut membekingi Po
Minggu, 9 Juli 2023 - 12:51 WIB
Kolase Foto Moeldoko dan Panji Gumilang
Sumber :
  • tim tvone

Jakarta, tvOnenews.com - Akhir-akhir ini, nama Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko dikait-kaitkan dengan Ponpes Al Zaytun. Bahkan, Moeldoko dituding ikut membekingi Ponpes Al Zaytun. 

Sontak, hal kebanaran soal isu itu pun menjadi pertanyaan publik. Apakah benar seorang Moeldoko membekingi Ponpes Al Zaytun? Di mana saat ini diketahui, dedengkot Al Zaytun, Panji Gumilang sedang tersandung kasus dugaan pelecehan agama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui program tvOne 'Dua Sisi,' selaku pembawa acara, Dwi Anggia mempertanyakan kebenaran soal isu Moeldoko membekingi Ponpes Al Zaytun itu.

Hal itu pun langsung dijawab Moeldoko, dengan menyebutkan nama buah-buahan. 

"Ini biar jelas, dan publik biar mendengarkan dan biar ditanya langsung. Pak Mul, apakah benar anda satu di antara dua, satu pak kumis yang di antaranya anda juga yang membekingi Al Zaytun, silahkan dijawab," tanya pembawa acara Dua Sisi, Dwi Anggia kepada Moeldoko.

"Definisi mu itu tentang membekingi apa? melindungi. Apanya yang dilindungi? Loh jelaskan dahulu. Kalau orang membekingi itu mesti dapat sesuatu, apakah karena saya dapat mangga? dibilang membekingi, kan begitu aja," jawab Moeldoko. 

Sambungnya menegaskan, bila dirinya membekingi sesuatu, pasti mendapatkan sesuatu dari hasil membekingi itu. 

"Preman (contohnya) lo mesti setor sama gua, dia tak pernah setoran sama gue," ujar Moeldoko. 

Kemudian disinggung kembali soal iya atau tidak membekingi Al Zaytun, Moeldoko jawab tidak. 

"Apanya yang saya harus bekingi, apa kepentingan saya kepada mereka? harus jelas itu. Jadi, orang-orang yang ngomong itu, harus jelas itu! mendefinisikan kata beking," katanya.

"Jangan lagi ngaur lagi ngomong, itu Pak Moeldoko yang mengerahkan polisi. Itu dasarnya dari mana?" sambungnya mempertanyakan.

Lebih lanjut, ditanya dengan adanya tudingan tak berdasar, apakah seorang Moeldoko akan melakukan tindakan atau langkah hukum. 

Moeldoko pun akui dirinya bisa marah. Namun, ia katakan kemarahannya sampai mana, kedepannya lihat saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau sudah tak terukur, saya akan gila, gitua saja," ucap Moeldoko. 

Lalu disinggung soal bahwa tudingan yang menerpa dirinya masih terukur, Moeldoko akui masih bisa ditoleransi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral