News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Bahar bin Smith Tantang Ali Ngabalin Debat soal Al Zaytun di Podcast Uya Kuya: Kemarin di Telepon, Sekarang Tatap Muka!

tokoh keagamaan di Indonesia, Habib Bahar bin Smith baru-baru ini ikut menanggapi polemik serta berbagai kontroversi yang terjadi di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Selasa, 18 Juli 2023 - 17:13 WIB
Kolase Ali Mochtar Ngabalin dan Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Salah satu tokoh keagamaan di Indonesia yakni Habib Bahar bin Smith baru-baru ini ikut menanggapi polemik serta berbagai kontroversi yang terjadi di Pondok Pesantren Al Zaytun.

Bahkan secara terang-terangan Habib Bahar bin Smith meminta pihak berwajib untuk bisa menangkap pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang karena dianggap mengajarkan kesesatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga meminta pemerintah untuk tidak segan menutup pondok pesantren megah yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu. 

Beberapa waktu yang lalu, Habib Bahar bin Smith memimpin aksi unjuk rasa dan menyampaikan orasi pada aksi demo 266 Front Persaudaraan Islam (FPI) tepatnya hari Senin (26/6/2023).

Dalam orasi tersebut, Habib Bahar bin Smith dengan tegas mengatakan kalau dirinya menginginkan penutupan Ponpes Al Zaytun, serta menyatakan kalau dirinya menyanggupi santri-santri Al Zaytun pindah ke Ponpes miliknya jika Al Zaytun di tutup.

"Kami ini para pemimpin pondok pesantren, kami memiliki murid, kami sebagai Da'i dan kami sebagai putra bangsa Indonesia, kami tidak rela kami tidak ridha dengan segala macam mungkarat, dhalalat, sayiat, mukhalafat yang ada di Indonesia," terang Habib Bahar bin Smith.

Hal tersebutlah yang menjadi dasar mengapa Habib Bahar memimpin aksi unjuk rasa bersama Front Persaudaraan Islam (FPI) pada Senin (26/6/2023).

"Jadi karena ketidakrelaan dan ketidakadilan itulah sehingga hati menggerakkan langkahkan kaki kami untuk hadir pada acara kemarin. Yakni dengan agenda bubarkan Al Zaytun secara permanen dan tangkap Panji Gumilang," sambungnya. 

Ia juga mengatakan kalau aksi unjuk rasa tersebut merupakan salah satu cara yang menunjukan kalau dirinya masih taat pada hukum positif di Indonesia.

Lalu baru-baru ini, Habib Bahar bin Smith diundang oleh salah satu selebritis Indonesia Uya Kuya untuk berbincang di kanal Youtube Uya Kuya tv terkait kontroversi Al Zaytun.

Dalam kesempatan tersebut dengan tegas Habib Bahar bin Smith menantang orang-orang yang justru membela Panji Gumilang.

Tantangan ini berupa tantangan berdebat untuk membuktikan kalau apa yang dilakukan oleh Panji Gumilang merupakan kesesatan.

"Ini (Panji Gumilang) orang sesat yang ikut dia lebih sesat lagi, udah gitu dia dibelain lagi yang saya heran, sama si Ali Ngabalin. Kan dia pernah debat sama saya, jadi ayo Ali saya tantang kamu debat kalo kemarin lewat telpon, nah ayo sekarang ketemu langsung sama saya, siapapun yang membela Panji Gumilang ayo debat sama saya," tantang Habib Bahar pada Uya Kuya.

Diketahui sebelumnya kalau Tenaga Ahli Utama Kepala Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin dengan tegas menepis kabar terkait adanya penyimpangan yang terjadi di Pondok Pesantren Al Zaytun.

Menurut nya, segala tuduhan yang diarahkan kepada Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun hanya semata untuk merebut atau mengambil alih Al Zaytun. 

Ngabalin menilai kalau Panji Gumilang merupakan kader dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat bersekolah di Pesantren Gontor dan juga merupakan anak dari kader Majelis Syuro Muslim Indonesia (Masyumi). 

Hal tersebutlah yang membuat Ngabalin yakin kalau Panji Gumilang mustahil melakukan penyimpangan yang melawan syariat islam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan secara tegas, Ngabalin mengungkapkan kalau sampai dengan saat ini masih banyak orang tua yang menitipkan anaknya untuk belajar di Al Zaytun. 

Ngabalin juga mempertegas kalau beberapa keluarganya ada yang bersekolah atau menempuh pendidikan di Ponpes Al Zaytun dan ia tidak menemukan kejanggalan seperti yang dituduhkan. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral