News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ade Armando Vs Eks Wali Santri Al Zaytun Memanas di ILC: Sudah Tahu Menyimpang, Ibu kok Tetap Sekolahkan Anak Disitu?

Pegiat media sosial Indonesia, Ade Armando ikut berkomentar terkait dengan kontroversi yang terjadi di dalam Pondok Pesantren Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang.
Selasa, 18 Juli 2023 - 20:41 WIB
Kolase Ade Armando dan Leny Siregar
Sumber :
  • Kolase tvOneNews.com

tvOnenews.com - Pegiat media sosial Indonesia yakni Ade Armando ikut berkomentar terkait dengan kontroversi yang terjadi di dalam Pondok Pesantren Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang.

Hadir dalam acara diskusi Indonesia Lawyer Club Ade Armando mengatakan sebagai orang awam mengaku kalau dirinya tidak ingin bersikap tidak adil pada Ponpes Al Zaytun dengan minimnya informasi yang ia tahu saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu dalam kesempatan tersebut, Ade Armando pun meminta Leny Siregar yang merupakan salah satu narasumber yang juga hadir di ILC terkait apa yang terjadi didalam Ponpes Al Zaytun.

Diketahui kalau Leny merupakan mantan wali santri Al Zaytun dimana ia sempat menyekolahkan anaknya di Ponpes Al Zaytun dan ia juga mengaku pernah menjadi anggota organisasi Negara Islam Indonesia atau NII.

Pada diskusi tersebut Ade Armando mengaku kalau dirinya heran mengapa Leny mau memasukan anaknya untuk menimba ilmu di Ponpes AL Zaytun padahal dirinya sudah tau kalau ajaran di ponpes pimpinan Panji Gumilang itu tidak benar.

"Betapa beraninya ibu, maksud saya gini Ibu sadar sepenuhnya bahwa di sana diajarkan hal-hal yang sebetulnya menurut ibu itu bertentangan dengan Islam. Tapi, tetap ibu menyekolahkan anak ibu di sana buat saya itu apa ya amaze apa ada penjelasannya," tanya Ade Armando.

Sebagai orang awam yang tidak mengetahui seluk beluk Al Zaytun, Ade Armando berusaha menanyakan apakah kabar-kabar yang beredar di media terkait ajaran menyimpang yang dilakukan Panji Gumilang di Al Zaytun itu benar kepada Leny.

"Jadi gini Bu, saya yang berada di luar kan harus berusaha menafsirkan apakah benar yang terjadi di dalam Al Zaytu tersebut," tanya Ade Armando.

"Misalnya, apakah benar di situ anak-anaknya diajarkan untuk menjadi pecinta NII, Apakah benar di sana anak-anak tersebut diajarkan untuk percaya bahwa saat ini kita tidak perlu salat atau karena masih di era Mekkah belum di era Madinah, apakah benar bahwa anak-anak di sana diajarkan untuk mencuri demi kepentingan NII dan seterusnya," sambungnya.

Menurutnya jika hal tersebut memanglah benar berarti ini merupakan sebuah permasalahan yang sangatlah serius.

"Kalau sampai di Al Zaytun ini benar-benar mendoktrin para siswanya untuk membenci Indonesia misalnya dan lebih mencintai Negara Islam buat kami ini kan sebagai orang-orang yang berada di luar merasa ya kalau gitu ini serius persoalannya," tanyanya. 

Menanggapi pertanyaan tersebut, Leny pun membenarkan beberapa ajaran menyimpang yang dilakukan oleh sosok Panji Gumilang di Al Zaytun.

Ia mengatakan kalau semua yang dikatakannya berdasarkan pengalamannya selama menjadi wali santri dan juga anggota NII.

"Contoh yang fatal yang membuat saya termotivasi untuk angkat kaki dari sana (al Zaytun) cabut anak dari sana itu kan karena sudah mendengar contoh yang tidak baik di sana dan ini tidak pantas untuk menjadi teladan seorang pemimpin Pesantren," jawab Leny.

"Apalagi dia merupakan Imam kami pada saat itu ya Imam NII gitu, karena sudah saya tabayyun pun memang kami saya dan suami pada saat itu yakin bahwa memang itu terjadi kepada dia (Panji Gumilang).

Leny mengungkapkan kalau Pnaji Gumilang pernah dilaporkan oleh seorang perempuan karena tindakan pelecehan seksual dan itulah yang menjadi salah satu alasan Leny meninggalkan Al Zaytun.

"Selama bertahun-tahun itu dia tidak menikahi seseorang itu dia bergaul melewati batas gitu ya sampai dilaporkan oleh seorang perempuan ini ke Polda Jabar atas dugaan pelecehan seksual," ungkap Leny.

"Saya pikir sebelum terdengar oleh anak-anak gitu kan menjadi contoh yang tidak baik itu kan akhirnya itu yang menjadi alasan nomor satu gitu untuk keluar," sambungnya.

"Itu jadi contoh yang tidak baik untuk pegawai, untuk umat, untuk anak-anak santri seperti itu. Itu baru satu saja gitu dan hal-hal lain masih ada," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut Ade Armando merasa kalau sampai pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Panji Gumilang benar adanya, maka ini merupakan persoalan yang sangat serius.

Namun Leny juga merasa heran mengapa sampai saat ini laporan tersebut tidak ditindak lanjuti dan prosesnya pun berjalan dengan sangat lambat.

Mengingat ia sudah pernah memberikan berbagai bukti foto, video dan rekaman suara kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya heran kenapa belum ada yang bertanya mengenai bukti-bukti yang sudah saya saya teriakan di mobil komando saat itu. Kok nggak pernah ada yang minta ya padahal saya sudah bilang saya punya 20 buktinya voice note," tegas Leny.

"Kemudian saya juga punya satu video percakapan antara dia dan korban gitu yang memang itu adalah suatu kode atau tanda untuk mengajak berhubungan gitu," tutupnya. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.

Trending

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral