News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa yang Salah dengan Havenu Shalom Aleichem? Bambang Noorsena Bela Panji Gumilang soal Si Dedengot Ajak Jemaah Al Zaytun Nyanyi Lagu Yahudi itu, Katanya...

Bambang Noorsena menyampaikan pendapatnya soal nyanyian lagu Yahudi, karena hal tersebut terkait dengan keimanannya. Ia juga menyampaikan bahwa yang dilakukan Panji Gumilang adalah luar biasa
Jumat, 21 Juli 2023 - 05:09 WIB
Apa yang Salah dengan Havenu Shalom Aleichem? Bambang Noorsena Bela Panji Gumilang soal Si Dedengot Ajak Jemaah Al Zaytun Nyanyi Lagu Yahudi itu, Katanya...
Sumber :
  • tvOnenews.com

tvOnenews.com - Beberapa waktu lalu, pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, sempat menghebohkan karena mengajak santrinya nyanyi Havenu Shalom Aleichem. 

Aksi ini sontak membuat banyak pihak menentang aksi Panji Gumilang tersebut karena menganggap nyanyain tersebut berkaitan dengan agama tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, ada juga pihak yang mendukung apa yang dilakukan pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

Berikut penjelasan terkait kontroversi Panji Gumilang yang mengajak para santri nyanyi lagu Yahudi, Havenu Shalom Aleichem.

Apa yang Salah dengan Havenu Shalom Aleichem? Bambang Noorsena Bela Panji Gumilang soal Si Dedengot Ajak Jemaah Al Zaytun Nyanyi Lagu Yahudi itu, Katanya...Source: YouTube Bambang Noorsena

Dilansir Kamis (20/07/23) dari tayangan YouTube channel Bambang Noorsena dengan judul "Hevenu Shalom Alekhem" : Kontroversi Panji Gumilang," yang diunggah pada 6 Juli 2023.

Bambang Noorsena awalnya menjelaskan terkait penggunaan bahasa utama pada masa kehidupan Yesus saat itu, yakni bahasa Ibrani, Aram, dan Yunani.

"Pada zaman Yesus itu minimal ada 3 bahasa," ujar Bambang Noorsena. 

Bahasa pertama yaitu bahasa Ibrani yang kerap digunakan orang Yahudi di zaman Yesus untuk membaca Al Kitab, Taurat, dan kitab nabi-nabi. 

Kemudian bahasa kedua adalah bahasa aram atau aramaic, yang merupakan bahasa sehari-hari yang digunakan Yesus dan para muridnya.

Selanjutnya bahasa ketiga yaitu bahasa Yunani yang kala itu digunakan sebagai bahasa umum di Kekaisaran Romawi seperti bahasa Inggris saat ini. 

Selain itu, ada juga bahasa latin yang hanya digunakan elit tertentu untuk keperluan administrasi kerajaan pada masa itu.

Menurut Bambang Noorsena, penjelasan soal ini menegaskan bahwasanya ada keserumpunan antara bahasa-bahasa yang digunakan dalam agama tertentu. 

Bambang Noorsena kemudian menyayangkan persoalan ribut-ribut terkait penggunaan bahasa tertentu di Indonesia.

Terutama soal kontroversi salam Yahudi yang diserukan oleh Panji Gumilang ke santrinya di Ponpes Al Zaytun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi kenapa di Indonesia jadi heboh, baru-baru ini ada pesantren besar pimpinannya Panji Gumilang, sekarang sedang dipanggil," terang Bambang Noorsena. 

"Sampai Pak Mahfud MD pun juga menyuruh segera menuntaskan kasus ini gara-gara dia dianggap menistakan agama, penodaan agama," lanjut Bambang menjelaskan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Minta Menteri Paparkan Data Positif Investasi Asing di RI pada Publik

Prabowo Minta Menteri Paparkan Data Positif Investasi Asing di RI pada Publik

Presiden Prabowo Subianto meminta berbagai data positif terkait perkembangan investasi di Indonesia disempaikan pada publik.
KPK Telusuri Aliran Uang Kasus Korupsi Sertifikasi K3 ke Pejabat Kemenaker

KPK Telusuri Aliran Uang Kasus Korupsi Sertifikasi K3 ke Pejabat Kemenaker

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemenaker.
Penguatan Kompolnas, Boni Hargens Nilai Kapolri Wujudkan Restorasi Fundamental Polri

Penguatan Kompolnas, Boni Hargens Nilai Kapolri Wujudkan Restorasi Fundamental Polri

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia atau UU Polri Baru dinilai memperkuat instrumen pengawasan sipil terhadap institusi Bhayangkara.
Ketum Kesthuri Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji, Sidang Digelar 19 Juni

Ketum Kesthuri Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji, Sidang Digelar 19 Juni

Ketua Umum (Ketum) Kesthuri, Asrul Azis Taba mengajukan gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Berdasarkan perhitungan neptu, berikut adalah prediksi nasib keuangan 10 weton pada tanggal 16 Juni 2026.
Namanya Disebut Sidang Kasus Suap Blueray Cargo, Pemerintah Diminta Evaluasi Dirjen Bea dan Cukai

Namanya Disebut Sidang Kasus Suap Blueray Cargo, Pemerintah Diminta Evaluasi Dirjen Bea dan Cukai

Nama Direktorat Jederal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama menjadi sorotan setelah disebut dalam persidangan dugaan aliran suap bernilai miliaran kasus Blueray Cargo.

Trending

Piala Dunia 2026 Baru 3 Hari, Jerman Sudah Cetak Rekor Baru sebagai Tim dengan Raihan Gol Terbanyak

Piala Dunia 2026 Baru 3 Hari, Jerman Sudah Cetak Rekor Baru sebagai Tim dengan Raihan Gol Terbanyak

Kemenangan luar biasa Jerman atas Curacao di babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 tak hanya membuahkan tiga poin, tapi mencetak rekor baru di edisi ini.
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.
Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal dugaan aliran dana Rp30 miliar kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Ahmad Dedi alias Dedi Congor.
Namanya Disebut Sidang Kasus Suap Blueray Cargo, Pemerintah Diminta Evaluasi Dirjen Bea dan Cukai

Namanya Disebut Sidang Kasus Suap Blueray Cargo, Pemerintah Diminta Evaluasi Dirjen Bea dan Cukai

Nama Direktorat Jederal (Dirjen) Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama menjadi sorotan setelah disebut dalam persidangan dugaan aliran suap bernilai miliaran kasus Blueray Cargo.
Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Berdasarkan perhitungan neptu, berikut adalah prediksi nasib keuangan 10 weton pada tanggal 16 Juni 2026.
Lakukan Pertemuan dengan Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Bahas Investasi Masuk ke Indonesia

Lakukan Pertemuan dengan Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Bahas Investasi Masuk ke Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto mendadak melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (14/6/2026).
Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Ikuti Kebutuhan Pokok, Harga Komoditas Bunga Mawar Naik Dua Kali Lipat

Harga komoditas bunga mawar di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat meroket berbarengan dengan kebutuhan pokok yang meningkat.
Selengkapnya

Viral