News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peran Strategis Ditjen Hubdat dalam Mendukung Pengendalian Perubahan Iklim

Wujud komitmen Indonesia dalam NCD untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca secara unconditional sebesar 29% terhadap skenario Bussiness As Usual pada tahun 2030.
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 22:49 WIB
Peran Strategis Ditjen Hubdat dalam Mendukung Pengendalian Perubahan Iklim
Sumber :
  • Istimewa

Surakarta, tvOnenews.com - Sebagai wujud komitmen Indonesia dalam Nationally Determined Contribution (NCD) untuk menurunkan emisi GRK (Gas Rumah Kaca) secara unconditional sebesar 29% terhadap skenario Bussiness As Usual (BAU) pada tahun 2030. Berkenaan dengan pengendalian perubahan iklim, pada sektor transportasi khususnya darat terus gencar melakukan konversi energi serta mengkampanyekan sumber energi bersih dan terbarukan.

“Sesuai Perpres 98 Tahun 2021 mitigasi perubahan iklim merupakan usaha pengendalian untuk mengurangi risiko akibat perubahan iklim melalui kegiatan yang dapat menurunkan emisi atau meningkatkan penyerapan Gas Rumah Kaca (GRK) serta penyimpanan maupun penguatan cadangan karbon dari berbagai sumber emisi,” ujar Bapak Joko Kusnanto sebagai pembicara dalam Talk Show Konversi Motor dan Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat berdasarkan data Kementerian ESDM pada tahun 2020 konsumsi bahan bakar untuk kategori transportasi pada tahun 2019 adalah 415 juta BOE dengan pangsa BBM paling besar yaitu 99,97% dimana konsumsi tersebut cenderung mengalami peningkatan sejalan dengan peningkatan jumlah kendaraan setiap tahunnya.

Dengan adanya persoalan tersebut, Joko menerangkan dengan terbitnya PP Nomor 5 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi jalan menjadi solusi dari permasalahan subsidi energi dan emisi C02 dari transportasi.

tvonenews

Di sisi lain, Joko menerangkan percepatan penggunaan kendaraan listrik dapat juga dilakukan dengan melakukan konversi kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). "Caranya masyarakat datang langsung ke bengkel konversi yang telah tersertifikasi oleh Ditjen Hubdat, di sana masyarakat dapat melakukan konversi serta menguji kendaraan yang telah dikonversi," ujar Joko.

Dalam paparannya, Joko menjelaskan 4 (empat) langkah mengubah kendaraan berbahan bakar menjadi kendaraan listrik di bengkel bersertifikat : 

1. Melakukan proses konversi di Bengkel bersertifikat;

2. Membuat pengajuan motor listrik konversi;

3. Melakukan pengujian pada Item uji konversi sepeda motor di BPLJSKB (Balai Pengujian Laik Jalan & Sertifikasi Kendaraan Bermotor);

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Mengubah Surat Tanda Nomor Kendaraan(STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB)

“Dengan meningkatkan efisiensi energi, ketahanan energi, dan konservasi energi sektor transportasi diharapkan ke depannya dapat mewujudkan kualitas udara bersih, ramah lingkungan, serta menurunkan emisi gas rumah kaca,” terang Joko.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Yeum Hye-seon mengaku ingin kembali bermain bersama Megawati Hangestri, meski kesempatan itu tertunda karena fokus pemulihan cedera lutut sang pemain. (2/4).
5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

Paspoortgate di Liga Belanda berdampak serius untuk Timnas Indonesia. Mulai pemain dibekukan, naturalisasi bisa terhambat, hingga reputasi PSSI ikut tercoreng.
Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) murka saat Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang ogah dinasihati soal menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Berita Foto: Penampakan SPBE Cimuning Bekasi Usai Terbakar, 17 Korban Alami Luka Bakar Serius

Berita Foto: Penampakan SPBE Cimuning Bekasi Usai Terbakar, 17 Korban Alami Luka Bakar Serius

Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026). Begini penampakannya.
Sanksi untuk Persib Selesai? AFC Malah Beri Hukuman Larangan Aktivitas Sepak Bola pada Sosok Ini Karena Skandal Doping

Sanksi untuk Persib Selesai? AFC Malah Beri Hukuman Larangan Aktivitas Sepak Bola pada Sosok Ini Karena Skandal Doping

AFC hanya memberikan sanksi pada pemain Persib, Uilliam Barros yang mendapatkan kartu merah langsung di pertandingan melawan Ratchaburi FC, Februari 2026 lalu. 
Bung Harpa Mulai Curiga, kok John Herdman Tak Pilih Dony Tri Pamungkas Jadi Starter Timnas Indonesia Lawan Bulgaria

Bung Harpa Mulai Curiga, kok John Herdman Tak Pilih Dony Tri Pamungkas Jadi Starter Timnas Indonesia Lawan Bulgaria

Bung Harpa mencoba menebak apa yang membuat John Herdman tidak memilih Dony Tri Pamungkas sebagai starter saat Timnas Indonesia melawan Bulgaria di FIFA Series.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral