News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Dukun Pengganda Uang, Mbah Karang Racuni Korbannya Dengan Sianida

Seorang dukun, warga lereng Gunung Sumbing, Dusun Karang Tengah, Sutopati, Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, membunuh dua korbannya dengan racun sianida
Jumat, 19 November 2021 - 18:08 WIB
Polres Magelang gelar konfrensi pers kasus pembunuhan dukun dengan racun sianida, Jumat (19/11/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Suryana

Magelang, Jawa Tengah - Seorang dukun, warga lereng Gunung Sumbing, Dusun Karang Tengah, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, nekat membunuh dua orang tetangga desanya dengan motif menguasai uang milik korban senilai
dua puluh lima juta rupiah.

Sang dukun, Iswanto (57) atau yang biasa dikenal sebagai Mbah Karang sengaja memasukkan potasium sianida ke dalam minuman yang dibungkus plastik, sebagai syarat dalam ritual penggandaan uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pembunuhan ini terkuak setelah ditemukan dua orang tewas di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan masuk desa korban pada Rabu malam (10/11/2021) pekan kemarin. Dari identifikasi pihak Kepolisian Resort Magelang korban diketahui bernama Wasdiyanto dan Lasman, warga Dusun Marongan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Kajoran, yang merupakan tetangga desa tersangka.

Wakapolres Magelang, Kompol Aron Sebastian mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal adanya penemuan orang meninggal di dalam mobil mobil yang berhenti di pinggir jalan Dusun Sukoyoso Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran, Rabu (10/11/2021)
pukul 20.30 WIB. Korban adalah Lasman dan Wasdiyanto yang merupakan saudara ipar Lasman.

Saat ditemukan korban Lasman berada di kursi supir dengan kaca mobil terbuka sudah tergeletak ke arah kiri, lalu korban Wasdiyanto tergeletak di luar mobil sebelah kiri depan. 

"Saksi yang menemukan kemudian melaporkan kejadian ke pemilik rental yang dipakai korban, kemudian pemilik rentalmelaporkan kepada keluarga dan perangkat desa, kemudian perangkat desa melaporkan kejadian ke Polsek Kajoran." Kata Kompol Aron, dalam keterangan pers di Mapolres magelang, Jumat (19/11/2021).

"Dari hasil otopsi yang dilakukan oleh Puslabfor Polda Jawa Tengah, diketahui dua korban meninggal akibat keracunan potasium sianida," jelas Aron. 

Tersangka yang dikenal dengan nama lain Mbah Karang ini berhasil dibekuk oleh Satreskrim Polres Magelang di rumahnya di kawasan Lereng Gunung Sumbing, Dusun Karang Tengah, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran,  Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Di hadapan polisi, Mbah Karang mengaku nekat meracuni kedua korban yang masih tetangga desanya itu karena tergiur memiliki uang milik korban karena terdesak kebutuhan hidup. Ia meracik racun tersebut di rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diracik dirumah saya, butuh uang karena terdesak kebutuhan " kata Iswanto alias Mbah Karang.

Di hadapan petugas Mbah Karang memperagakan bagaimana Ia meracik air putih yang dicampur potasium sianida di rumahnya, kemudian diberikan kepada korban. Saat diberikan Mbah Karang berpesan agar minuman tersebut diminum sebelum korban tiba di rumah. (Edi Suryana/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

PT KAI Daop 8 Surabaya menghias tiga stasiun besar di wilayahnya dengan ornamen maupun pernik khas Imlek.
Pemain Ratchaburi FC Minta Suporter Beri Tekanan pada Persib Bandung

Pemain Ratchaburi FC Minta Suporter Beri Tekanan pada Persib Bandung

Tampil di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026, Ratchaburi FC akan lebih dahulu menjadi tuan rumah untuk Persib Bandung. Kedua tim akan bertemu di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu (10/2/2026).
Sumatera Utara Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19 2026

Sumatera Utara Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19 2026

Indonesia telah dipastikan menjadi tuan rumah untuk kedua turnamen tersebut. Piala AFF U-17 dijadwalkan berlangsung pada 11–23 April 2026, sementara Piala AFF U-19 akan digelar pada 1–14 Juni 2026. Namun hingga kini, penetapan daerah penyelenggara masih dalam tahap pembahasan.
Usai Dituntut 12 Tahun, Tujuh Terdakwa Penganiayaan Anak Diduga Klitih di Mlati Sleman Divonis Beragam

Usai Dituntut 12 Tahun, Tujuh Terdakwa Penganiayaan Anak Diduga Klitih di Mlati Sleman Divonis Beragam

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman akhirnya menjatuhkan vonis beragam bagi tujuh terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap dua orang anak yang diduga terkait aksi klitih di wilayah Mlati. 
Baru Saja Raih Gelar Juara Dunia Formula 1 Pertamanya, Lando Norris Akui Tak Merasakan Perubahan jelang F1 2026

Baru Saja Raih Gelar Juara Dunia Formula 1 Pertamanya, Lando Norris Akui Tak Merasakan Perubahan jelang F1 2026

Pembalap asal Inggris, Lando Norris, menyambut F1 2026 tanpa euforia berlebihan meski baru merebut gelar juara dunia Formula 1 pertamanya.
Pelatih Ratchaburi Minta Tim Tak Buat Kesalahan Demi Amankan Poin Penuh dari Persib

Pelatih Ratchaburi Minta Tim Tak Buat Kesalahan Demi Amankan Poin Penuh dari Persib

Pelatih kepala Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka memastikan timnya akan menyambut klub asal Indonesia tersebut. Dia pun meminta tim untuk tak membuat kesalahan demi mengamankan poin penuh dari Persib. 

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT