News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Menilai Kualitas Udara Tanpa Alat? Ini Kata Pakar

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan sekaligus pakar paru Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR membagikan cara menilai kualitas udara tanpa menggunakan alat dan hanya mengandalkan visual penglihatan semata.
Rabu, 23 Agustus 2023 - 13:38 WIB
Polusi udara sudah jadi masalah kesehatan yang berbahaya
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com-Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan sekaligus pakar paru Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR membagikan cara menilai kualitas udara tanpa menggunakan alat dan hanya mengandalkan visual penglihatan semata.

"Kalau tidak punya akses atau jaringan (internet) sebenarnya kita bisa memberikan cara menilai sederhana. Kalau bisa melihat dari jarak lebih dari 15 km maka kita katakan itu baik," ujar dia dalam konferensi pers terkait polusi udara yang digelar daring, Rabu.
 
Apabila seseorang bisa melihat sampai sejauh 10 km ke depan maka menandakan kualitas udara di lingkungannya berada pada kategori sedang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Agus mengatakan kondisi kualitas udara yang tak sehat ditandai dengan seseorang yang hanya memiliki jarak pandang sejauh 2,5 km hingga 4 km.
 
Sementara kualitas udara di kawasan itu dapat dikatakan sangat tidak sehat bila jarak pandang seseorang sekitar 1,5 - 2,4 km.

tvonenews


 
"Kalau kurang dari 1,4 km itu tidak baik. Tidak sehat itu kalau hanya 2,5 km sudah tidak kelihatan atau buram. Ini cara sederhana menilai kualitas udara tanpa alat," kata Agus.
 
Agus menuturkan polusi merupakan akumulasi berbagai bahan berbahaya di dalam udara yang dapat menimbulkan efek buruk bagi manusia, hewan, dan vegetasi dengan nilai polutan di atas nilai normal.
 
Menurut dia, ada beberapa parameter untuk mengukur kualitas udara, menggunakan indeks kualitas udara atau air quality index (AQI) misalnya.

 
Indeks kualitas udara apabila di atas 500 menunjukkan tingkat polusi udara berbahaya yang lebih tinggi. Sementara kualitas udara yang baik berkisar dari 0 hingga 50.
 
"Sebagai contoh kalau tidak sehat itu 151-200, nilai particulate matter (PM) 2.5 itu 55,5 - 150," kata Agus.
 
Dia menganjurkan masyarakat rutin memantau kualitas udara, sebagai salah satu upaya yang bisa mereka lakukan saat polusi udara tinggi.

Selain itu, masyarakat juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kalau kualitas udara tidak sehat dan menghindari aktivitas fisik berat termasuk berolahraga saat kualitas udara tidak baik.
 
Kemudian, apabila mereka beraktivitas di luar ruangan sebaiknya hindari kawasan berpolusi udara dan memakai masker atau respirator apabila beraktivitas di luar ruangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendagri Paparkan Intruksi Strategis di Musrenbang Aceh

Kemendagri Paparkan Intruksi Strategis di Musrenbang Aceh

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan sejumlah intruksi dalam kegiatan Musrenbang RKPD Aceh Tahun 2027 pada Kamis (23/4/2026).
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Spanyol 2026: Bisakah Ducati Rebut Kembali Dominasi dari Tangan Aprilia di Awal Musim?

Jadwal Siaran Langsung MotoGP Spanyol 2026: Bisakah Ducati Rebut Kembali Dominasi dari Tangan Aprilia di Awal Musim?

Jadwal Siaran Langsung MotoGP Spanyol 2026 yang kini mulai memasuki seri Eropa yang akan dibuka dengan rangkaian balapan di Sirkuit Jerez pada akhir pekan ini.
5 Alasan Taisei Marukawa Layak Dinaturalisasi ke Timnas Indonesia, Nomor 3 Sesuai Kriteria John Herdman?

5 Alasan Taisei Marukawa Layak Dinaturalisasi ke Timnas Indonesia, Nomor 3 Sesuai Kriteria John Herdman?

Jika proses naturalisasi Taisei Marukawa benar-benar terjadi, pemain lincah ini bisa menjadi bagian penting revolusi taktik Timnas Indonesia, bahkan berpeluang debut
Surabaya Samator Amankan Juara Ketiga Proliga 2026, Taklukkan Garuda Jaya Straight Game di Leg Ketiga

Surabaya Samator Amankan Juara Ketiga Proliga 2026, Taklukkan Garuda Jaya Straight Game di Leg Ketiga

Atas pencapaian tersebut, Surabaya Samator berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp150 juta, sementara Garuda Jaya sebagai peringkat keempat memperoleh Rp100 juta.
Minta Perencanaan Lebih Efektif, Kemendagri Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dalam Musrenbang RKPD 2027 DIY

Minta Perencanaan Lebih Efektif, Kemendagri Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dalam Musrenbang RKPD 2027 DIY

Sebelum penetapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan penyusunan APBD Tahun 2027, Kemendagri minta daerah melakukan menajaman dan sinkronisasi dengan pusat.
Ramalan Shio Besok, 24 April 2026: peluang cinta tak terduga menghampiri, naga siap melangkah lebih serius

Ramalan Shio Besok, 24 April 2026: peluang cinta tak terduga menghampiri, naga siap melangkah lebih serius

​​​​​​​Ramalan shio besok 24 April 2026 ungkap peruntungan cinta tiap shio, Kerbau dan Naga paling bersinar dengan peluang asmara terbaik dan hubungan makin harmonis.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia akan Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa di FIFA Matchday?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia akan Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa di FIFA Matchday?

Timnas Indonesia berpotensi diperkuat raja assist asal Jepang yang pernah memperkuat tim kasta teratas Eropa pada FIFA Matchday mendatang.
Selengkapnya

Viral