GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terdakwa Kasus Penggelapan Modus Spare Part yang Rugikan Korban Ratusan Juta Bacakan Eksepsi

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali gelar sidang lanjutan terhadap dua terdakwa kasus penggelapan modus spare part yang rugikan korbannya hingga Rp500 juta.
Jumat, 1 September 2023 - 15:52 WIB
Persidangan kasus kasus penggelapan modus spare part yang rugikan korbannya mencapai Rp500 juta di PN Jakpus
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali menggelar sidang lanjutan terhadap dua terdakwa kasus penggelapan modus spare part yang rugikan korbannya hingga Rp500 juta.

Sidang lanjutan kasus penggelapan dengan modus kerja sama spare part dengan beragendakan pembacaan eksepsi yang dibacakan oleh kuasa hukum terdakwa di depan kedua terdakwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pembacaan esepsi kuasa hukum terdakwa meminta kepada Jaksa Penuntut Umum agar menggugurkan status terdakwa karena dianggap banyak kerancuan dalam proses kerja sama antara terdakwa dengan korban.

Sidang Perdana Kasus Penggelapan Modus Spare Part Senilai Rp500 Digelar

Dua terdakwa yakni HBJ dan AON kasus penggelapan modus spare part yang merugikan korbannya hingga Rp500 juta menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Senin (28/8/2023).

Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan dakwaan terhadap kedua terdakwa terkait kasus penggelapan modus spare part kendaraannya itu. 

Sebelumnya, Tan Kok Eng selaku korban penipuan dan penggelapan modus bisnis spare part mobil kini dapat bernapas lega. 

Pasalnya, Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan dan menahan 2 tersangka yang telah merugikan korban pada aksi penipuan tersebut dengan nominal Rp500 juta.

"Sekarang saya merasa lega karena Polres Jakarta Pusat telah menahan kedua tersangka karena selama ini saya merasa mendapatkan tekanan luar biasa dari para tersangka," ujar Tan Kok Eng kepada awak media, Jakarta, Selasa (8/8/2023). 

"Terimakasih kepada Kepolisian, terutama untuk Kasat Reskrim AKBP Hady Siagian yang sudah mengayomi masyarakat dengan penanganan perkara yang semakin baik," tambahnya.

Tan Kok Eng menuturkan kasus yang dialaminya itu berawal dari kedua tersangka yakni HBJ dan AON pada awal tahun 2020 itu mengajak bisnis spare part mobil dan meminta modal kepada dirinya senilai Rp500 juta.

Korban kala itu menyanggupinya hingga setelah beberapa tahun uang yabg diberikan korban tidak dikembalikan oleh kedua tersangka. 

"Awalnya saya diajak bisnis dan diminta untuk mengeluarkan modal usaha sebesar 500 juta. Sampai akhirnya sudah berjalan berapa tahun saya minta kembalikan, tapi mereka tidak mengembalikan. Saya juga tidak pernah dapat transparansi dan keuntungan. Hingga kerugiannya itu mencapai 500 juta lebih," katanya.

Akibat merasa ditipu, korban lalu melaporkan HBJ dan AON ke Polres Metro Jakarta Pusat yang tercatat bernomor LP/B/130/1/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Pusat tentang pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP.

Berdasarkan penelusuran, selanjutnya perkara ini akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum. (raa/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Tragis Polisi Muda Bripda DP Tewas di Tangan Senior: Bripda P Jadi Tersangka, Kapolda Sulsel Turun Tangan

Nasib Tragis Polisi Muda Bripda DP Tewas di Tangan Senior: Bripda P Jadi Tersangka, Kapolda Sulsel Turun Tangan

Polisi muda, Bripda DP meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di dalam Asrama Polisi (Aspol), Markas Polda Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), Kota Makassar.
Ekonom Indef Sebut Whoosh Butuh 100 Tahun untuk Balik Modal, Jumlah Utang dan Okupansi Disorot

Ekonom Indef Sebut Whoosh Butuh 100 Tahun untuk Balik Modal, Jumlah Utang dan Okupansi Disorot

Indef menyebut dengan tingkat okupansi Whoosh saat ini, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas diperkirakan bisa mencapai 100 tahun.
Singgung Peluang Indonesia Keluar Middle Income Trap, SBY Ajak Peserta Didik Lemhanas Kunjungi Museumnya di Pacitan

Singgung Peluang Indonesia Keluar Middle Income Trap, SBY Ajak Peserta Didik Lemhanas Kunjungi Museumnya di Pacitan

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak peserta didik Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) mengunjungi Museum dan Galeri SBY ANI di Pacitan.
Pramono Sebut Cadangan Daging di Jakarta Capai 1.000 Ton, Jamin Tak Ada Kelangkaan hingga Lebaran

Pramono Sebut Cadangan Daging di Jakarta Capai 1.000 Ton, Jamin Tak Ada Kelangkaan hingga Lebaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan cadangan daging di Jakarta saat ini sebanyak 1.000 ton. Ia yakin tak ada kelangkaan hingga Lebaran 2026.
Carter Pesawat, KDM Terbang ke NTT Jemput 12 Warga Jabar yang Dipaksa Jadi Pemandu Karaoke

Carter Pesawat, KDM Terbang ke NTT Jemput 12 Warga Jabar yang Dipaksa Jadi Pemandu Karaoke

Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialami 12 warga Jawa Barat yang bekerja di Kabupaten Sikka, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Galian Ilegal di Boyolali dan Kendal, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Galian Ilegal di Boyolali dan Kendal, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polda Jawa Tengah mengungkap praktik dua lokasi tambang ilegal golong C yang terletak di Kabupaten Boyolali dan Kendal. Tambang ini dikhawatirkan merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak bencana alam.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT