Anies Baswedan dan Cak Imin Sepakat Jawab Begini ke Karni Ilyas: Cocok dan Cinta Terpendam yang Akhirnya Kesampaian
- Tangkapan Layar/tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sepakat menjawab pertanyaan Karni Ilyas soal jodoh.
Anies Baswedan mengatakan pemilihan Cak Imin sebagai pendampingnya karena faktor kecocokan.
Sementara Cak Imin mengatakan ini merupakan cinta lama yang terpendam akhirnya kesampaian.
Bagaimanakah kisah pasangan ini secara lengkap?
Berikut kisahnya yang dibagikan oleh keduanya dalam program Karni Ilyas dengan judul Anies-Imin, Benar Dijodohkan atau Kawin Paksa.
“Ini bukan berarti dipaksakan tapi karena ada kecocokan,” ujar Anies.
Sementara Cak Imin mengaku ini merupakan cinta terpendam.
“Bukan kawin paksa, ada cinta yang terpendam ternyata sampai,” kata Cak Imin dengan gaya khas guyonnya.
Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (2/9/2023), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendeklarasikan pasangan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Cak Imin untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Deklarasi ini sontak mengejutkan banyak pihak.
Pasalnya, selama ini keduanya berada di koalisi berbeda.
Anies diusung sebagai capres oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), sementara Cak Imin dan PKB berada di koalisi pendukung Prabowo atau yang kini disebut Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Lantas apakah pasangan Anies-Cak Imin benar dijodohkan atau kawin paksa?
![]()
Pasangan Bakal capres-cawapres, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (twitter@cakimiNOW)
Dalam awal wawancaranya, Karni Ilyas langsung menembak keduanya dengan pertanyaan yang menohok.
“Dijodohkan atau kawin paksa, kawin paksa tidak suka tapi harus kawin,” ujar Karni Ilyas dalam pertanyaan pembukanya.
Anies kemudian membeberkan apa yang selama ini terjadi di koalisi perubahan.
Anies mengungkap bahwa selama ini di koalisi perubahan selalu mentok dengan lekas dideklarasikan.
“Nasdem tidak menolak tapi tak mau diputuskan,” ujar Anies.
![]()
Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY (dok Demokrat)
“Di sisi demokrat jika sudah AHY kenapa tidak diputuskan, PKS tak memutuskan kapan,” sambung Anies.
Sementara pilihan baru satu yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Load more