News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Anak Jual Perabot Rumah, Paliyem: Saya Lapor Polisi Untuk Pembelajaran

Paliyem (53) warga Bantul, Yogyakarta mengaku sengaja jebloskan anaknya DRS (24) ke penjara untuk pembelajaran atas perbuatannya menjual seluruh perabot rumah
Rabu, 24 November 2021 - 10:18 WIB
Paliyem (53), melaporkan anaknya ke polisi karena menjual semua perabot rumahnya
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, Yogyakarta - Paliyem (53) warga Paten Srihardono Pundong, Bantul, Yogyakarta mengaku sengaja menjebloskan anaknya DRS (24) ke penjara sebagai bentuk pembelajaran atas perbuatan anaknya yang telah menjual seluruh perabot rumahnya dengan total senilai 24 juta rupiah.

" Ya saya tetap dengan keputusan saya melaporkan anak saya kepolisi agar dihukum sesuai dengan perbuatannya. Hal ini saya lakukan untuk pembelajaran anak saya agar sadar dan dimasa mendatang tidak melakukan lagi," ujar Paliyem saat ditemui di rumahnya di Bantul Yogyakarta yang telah kosong karena tidak ada satupun perabot rumah yang tersisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paliyem mengaku sudah kewalahan menasihati anaknya. Oleh karena itu dengan kejadian ini Ia terpaksa laporkan anaknya DRS ke polisi agar diproses hukum akibat perbuatannya telah menjual barang - barang yang bukan miliknya. 

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Paliyem melaporkan anak tunggalnya DRS (24) ke Polisi karena telah menjual seluruh perabot rumah, termasuk semua pintu dan jendela rumah dan terakhir menjual genteng rumah hanya untuk foya - foya dengan teman perempuannya.

Paliyem mengatakan ketika bertemu anaknya di polsek Pundong anaknya menangis dan meminta maaf kepada dirinya. Tetapi Paliyem mengaku tidak goyah dan tetap meminta agar proses hukum berlanjut dan anaknya menjalani hukuman.

" Didepan saya nangis - nangis dan minta maaf. Tapi saya tetap pada pendiriannya saya proses hukum tetap lanjut karena perbuatannya sudah keterlaluan. Bagaimana tidak puluhan tahun saya menabung sedikit demi sedikit untuk membeli perabot rumah tangga, almari, kulkas dan lain sebagainya. Tapi kini ludes habis semua," ujar Paliyem sembari mengelus dada.

https://www.tvonenews.com/berita/15295-anak-jual-seluruh-perabot-rumah-untuk-pacaran-ibu-lapor-polisi

Paliyem mengaku sudah berupaya menasihati anaknya semata wayang tersebut tetapi tidak digubris. Bahkan para tetangga dan tokoh masyarakat serta kerabat keluarga  sudah menasihati DRS tetapi tidak mempan.

" Semua sudah menasihati anak saya itu. Tetapi memang anaknya keterlaluan. Anak saya seperti ini sejak kenal dengan seorang perempuan  di terminal Giwangan. Kayaknya perempuan gak baik itu. Sebab hanya minta uang terus pada anak saya. Sampai - sampai sepeda motor yang digunakan untuk bekerja sebagai ojek online digadaikan," terang Paliyem.

Janda yang bekerja sebagai asisten rumah tangga ini menceritakan sejak suaminya meninggal bulan April 2021 lalu dirinya bekerja serabutan untuk menyambung hidup. Kemudian satu setengah bulan terakhir ini dirinya bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kasihan Bantul Yogyakarta dan tinggal di rumah majikannya. 

" Sejak saya tinggal kerja di Kasihan bantul itu anak saya menjual satu persatu perabot rumah yang saya beli dengan menabunng puluhan tahun. Almari ada 4 yang dijual, kulkas, springbed, pintu rumah ada 7 dan alat - alat dapur juga dijual. Semua dijual untuk memenuhi " Wedokan ra nggenah itu " ( Perempuan tak baik )," tuturnya. 

Paliyem menyatakan dirinya pasti akan memaafkan anaknya setelah anaknya menjalani hukumannya agar jera dan dimasa mendatang menjadi anak yang baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Saya pasti memaafkan karena dia anak saya satu - satunya. Bahkan saya juga akan menjenguknya dipenjara dan setelah menjalani hukuman bisa sadar dan tinggal bersama saya di rumah ini lagi," kata Payem.

Atas perbuatannya yang telah menjual seluruh perabot rumah milik ibunya,  DRS dijerat dengan  pasal 367 KUHP tentang Pencurian Dalam Keluarga, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun. Kasus ini sekarang masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Santosa Suparman/Buz )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Evaluasi akan dilakukan terhadap kepengurusan sebelumnya dengan tetap mempertahankan hal-hal yang dinilai sudah berjalan baik.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Rabu (30/9/2026). Tim Indonesia berpotensi menambah medali terutama dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing yang akan kembali beraksi.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selengkapnya

Viral