News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menohok, Rekomendasi Komnas HAM Soal Konflik Pulau Rempang: Pindahkan Lokasi Pabriknya Bukan Relokasi Warga!

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merekomendasikan pemerintah agar merelokasi pabrik, bukan warganya di Pulau Rempang. Ini delapan rekomendasinya.
Sabtu, 23 September 2023 - 05:05 WIB
Komnas HAM: Pindahkan Lokasi Pabriknya, Bukan Relokasi Warganya dari Pulau Rempang
Sumber :
  • Tangkapan Layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merekomendasikan pemerintah agar merelokasi pabrik, bukan warga di Pulau Rempang.

Menurut Komnas HAM warga Rempang bukannya menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City melainkan menolak direlokasi dari Pulau Rempang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tegaskan pada rekomendasi Komnas yang tadi disampaikan Komnas HAM tidak merekomendasikan untuk menghentikan PSN. Tetapi yang kami rekomendasikan agar rencana pembangunan Rempang Eco City yang sudah menjadi salah satu PSN itu bisa ditinjau kembali," tutur Komisioner Komnas HAM Prabianto Mukti Wibowo, Jumat (22/9/2023).

Komisioner Komnas HAM Prabianto Mukti Wibowo, di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (tvOne)

Peninjaun kembali yang dimaksud Komnas HAM adalah rencana pembangunan lokasi pabrik solar yang akan dilakukan oleh investor China PT Xinyi.

"Jadi posisi Komnas HAM saat ini adalah meminta pemerintah untuk tidak melakukan relokasi warga. Tetapi sebaliknya, pemerintah bisa memindahkan lokasi pabrik yang akan dibangun oleh Xinyi. Itu posisi kami," katanya.

Karena kata Prabianto sudah terkonfirmasi di lapangan, bahwa masyarakat tidak menolak PSN, justru masyarakat mendukung adanya pembangunan PSN di Pulau Rempang.

"Tetapi yang mereka tidak inginkan adalah pembangunan ini, kemudian mengorbankan kehidupan mereka, dengan melakukan relokasi atau penggusuran dari tempat yang selama ini telah mereka diami secara turun-temurun," katanya.

"Komnas HAM tidak menolak keberadaan PSN, tetapi kita mendukung PSN," pungkasnya.

Delapan Rekomendasi Komnas HAM untuk Polemik Rempang

Sebelumnya, Komnas HAM menyampaikan delapan rekomendasi terkait polemik di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Delapan rekomendasi itu disampaikan oleh Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM Uli Parulian Sihombing di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (22/9/2023).

"Pertama, meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian agar meninjau kembali pengembangan kawasan Pulau Rempang Eco City sebagai PSN (Proyek Strategis Nasional) berdasarkan Permenko RI Nomor 7 Tahun 2023," katanya. 

Rekomendasi kedua Komnas HAM, lanjut Uli,  meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk tidak menerbitkan hak pengelolaan lahan (HPL) di lokasi Pulau Rempang, mengingat lokasi belum jelas dan bersih (clear and clean).

Ketiga, Komnas HAM meminta agar penggusuran harus sesuai dengan prinsip-prinsip HAM seperti diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2005 tentang Pengesahan International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights (Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya).

Dalam UU tersebut, disebutkan bahwa kebijakan penggusuran paksa hanya dilakukan sebagai upaya terakhir setelah mempertimbangkan upaya-upaya lain. 

Kemudian, apabila terpaksa melakukan penggusuran paksa, maka pemerintah dan/atau korporasi wajib melakukan asesmen dampak penggusuran paksa dan kebijakan pemulihan kepada warga terdampak.

Selain itu, UU tersebut juga mengatur bahwa Pemerintah dan/atau korporasi wajib memberikan kompensasi dan pemulihan yang layak kepada warga terdampak sesuai prinsip-prinsip HAM. Proses penggusuran juga harus sesuai standar HAM.

Beberapa hal juga harus diperhatikan ketika proses penggusuran dilakukan, seperti amanat UU Nomor 11 Tahun 2005, yaitu perlindungan prosedural, tanpa intimidasi dan tanpa kekerasan, serta mengerahkan aparat secara proporsional.

Selanjutnya, rekomendasi ke empat, Komnas HAM meminta Pemerintah melakukan dialog dan sosialisasi secara memadai dengan cara pendekatan kultural dan humanis atas rencana pengembangan dan relokasi, sebagai dampak pembangunan PSN.

Rekomendasi kelima, Komnas HAM meminta negara tidak melanggar hak atas tempat tinggal layak, baik melalui tindakan maupun kebijakan yang diambil di tingkat lokal maupun nasional.

Rekomendasi keenam, lanjut Uli, Komnas HAM meminta negara tidak melibatkan aparat dengan jumlah berlebih dalam proses relokasi dan proses pembangunan Kawasan Pulau Rempang Eco City.

Ketujuh, Komnas HAM meminta polisi mempertimbangkan penggunaan prinsip keadilan restoratif dalam penanganan proses pidana kasus Pulau Rempang.

"Kedelapan, kelompok rentan, seperti anak-anak, perempuan, disabilitas, dan masyarakat adat, harus dilindungi dari kekerasan dan lainnya di Pulau Rempang," pungkas Uli. (ant/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diwarnai Kartu Merah, Persis Solo Ambil Poin Penuh di Kandang Usai Taklukkan Persik

Diwarnai Kartu Merah, Persis Solo Ambil Poin Penuh di Kandang Usai Taklukkan Persik

Hasil ini membuat Persis Solo akhirnya naik dari dasar klasemen dengan menyalip Semen Padang atas 16 poin. Sementara Persik Kediri tetap berada di peringkat 12 dengan 26 poin. 
Tampil Gemilang di Belanda, Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Jadi Tembok Kokoh Ajax

Tampil Gemilang di Belanda, Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Jadi Tembok Kokoh Ajax

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya mencatatkan clean sheet perdananya bersama AFC Ajax saat bermain imbang tanpa gol melawan PEC Zwolle pada pekan ke-25 Liga Belanda.
Dari Final Dramatis hingga Rekor Penonton: Bukti Besar Pengaruh Megawati Hangestri di V-League Korea

Dari Final Dramatis hingga Rekor Penonton: Bukti Besar Pengaruh Megawati Hangestri di V-League Korea

Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi memberi dampak signifikan bagi Jung Kwan Jang Red Sparks dan kompetisi V-League. Tak hanya membawa timnya menembus final.
Hasil Proliga 2026 Putri: Yolla Yuliana Kalah Dramatis, Jakarta Electric PLN Resmi Melaju ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Yolla Yuliana Kalah Dramatis, Jakarta Electric PLN Resmi Melaju ke Final Four

Hasil Proliga 2026, di mana Jakarta Electric PLN resmi lolos ke final four usai berhasil mengalahkan Jakarta Livin Mandiri lewat duel ketat dalam tiga set langsung.
Kabar Besar Jelang Lawan Juventus: Dybala Masuk Skuad, Roma Krisis Pemain!

Kabar Besar Jelang Lawan Juventus: Dybala Masuk Skuad, Roma Krisis Pemain!

AS Roma memastikan akan kehilangan dua pemainnya saat menghadapi laga krusial kontra Juventus dalam lanjutan Serie A, Senin (2/3/2026).
Konflik Militer AS-Israel dan Iran Memanas, Imigrasi Siaga di Seluruh Tempat Keimigrasian

Konflik Militer AS-Israel dan Iran Memanas, Imigrasi Siaga di Seluruh Tempat Keimigrasian

Pihak Imigrasi Indonesia bersiap siaga merespons situasi penerbangan di tengah konflik militer yang terjadi antara AS-Israel dan Iran yang masih berlangsung.

Trending

Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Benarkah Timnas Indonesia bisa langsung lolos Piala Dunia 2026 menggantikan Iran? Cek ulasan selengkapnya berikut ini.
AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

Mencuat kabar terkait mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra sudah dipecat, tetapi malah dimutasi ke Yanma Polri. Sontak, hal ini menuai reaksi warganet
Sebut Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei Tewas, Israel Beberkan Kronologinya

Sebut Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei Tewas, Israel Beberkan Kronologinya

Baru-baru ini Israel sebut pemimpin agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. 
Pemimpin Iran Ali Khamenei Dikonfirmasi Tewas, Putri, Menantu, dan Cucu Turut Jadi Korban

Pemimpin Iran Ali Khamenei Dikonfirmasi Tewas, Putri, Menantu, dan Cucu Turut Jadi Korban

Pemimpin Iran Ali Khamenei dikonfirmasi tewas, sejumlah anggota keluarga seperti putri, menantu dan cucunya dilaporkan turut menjadi korban.
Ini yang Bakal Terjadi Kala Ali Khamenei Wafat, Iran Tidak Langsung Runtuh—Tapi Dunia Bisa Guncang

Ini yang Bakal Terjadi Kala Ali Khamenei Wafat, Iran Tidak Langsung Runtuh—Tapi Dunia Bisa Guncang

Jika Ali Khamenei wafat, Iran tak langsung runtuh. Namun sistem militer, suksesi, dan energi global berisiko memicu guncangan besar dunia.
Ribuan Jemaah Umrah Tertahan, Imbas Serangan AS–Israel ke Iran: Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan ke Wilayah Udara Timur Tengah

Ribuan Jemaah Umrah Tertahan, Imbas Serangan AS–Israel ke Iran: Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan ke Wilayah Udara Timur Tengah

Ribuan jemaah umrah mengalami gangguan perjalanan setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu penutupan wilayah udara di sejumlah
Dampak Menakutkan bagi Indonesia Setelah Iran Tutup Selat Hormuz

Dampak Menakutkan bagi Indonesia Setelah Iran Tutup Selat Hormuz

Situasi memanas di Kawasan Timur Tengah, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan menutup Selat Hormuz di tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT