News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampai Sebut Nama Tomy Winata, Habib Rizieq Shihab Naik Pitam soal Kisruh Rempang: Jangan Mentang-mentang Banyak Duit

Kisruh di Pulau Rempang mendapat sorotan dari banyak pihak, tak terkecuali dari Habib Rizieq Shihab yang naik pitam sampai menyebut-nyebut nama Tomy Winata.
Minggu, 24 September 2023 - 10:44 WIB
Habib Rizieq Shihab bicara soal kisruh di Pulau Rempang dan Tomy Winata
Sumber :
  • kolase

tvOnenews.com - Habib Rizieq Shihab ikut naik pitam dengan kisruh di Pulau Rempang, sampai dirinya menyebut-nyebut nama Tomy Winata.

Kisruh di Pulau Rempang sendiri memang menarik perhatian banyak pihak, tidak terkecuali pendakwah terkenal seperti Ustaz Abdul Somad, Habib Rizieq Shihab, hingga Habib Bahar bin Smith.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rentetan masalah di Pulau Rempang ini bermula dari proyek Rempang Eco City garapan PT Makmur Elok Graha (MEG) yang akan menjadikan pulau tersebut sebagai kawasan industri, jasa hingga pariwisata.

Singkat cerita, PT MEG berhasil menggandeng sebuah perusahaan besar asal Tiongkok, Xinyi International Investmen Limited untuk berinvestasi dan membangun pabrik kaca di Pulau Rempang.

Kabar masuknya investasi besar-besaran ini ditolak keras oleh 16 kampung adat melayu di Pulau Rempang.

Bukan tanpa alasan, masyarakat adat sudah menghuni Pulau Rempang secara turun temurun sejak tahun 1834 sehingga tak mau jika terusir dari tempat tinggal mereka.

Akibat ribut-ribut ini, nama Tomy Winata pun ikut terseret karena PT MEG miliknya memegang hak eklusif dalam pengelolaan Rempang Eco City.

Hingga akhirnya kisruh di Pulau Rempang ini turut dibahas oleh Habib Rizieq Shihab.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Qolbu Aswaja, berikut pandangan Habib Rizieq Shihab tentang kisruh Rempang.

Dalam sebuah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, Habib Rizieq Shihab berbicara di hadapan jemaah tentang kisruh di Pulau Rempang yang kini sedang hangat diperbincangkan.

Bahkan Habib Rizieq Shihab sampai membawa dan membacakan salinan Undang-Undang sembari menegaskan bahwa negara tidak boleh mengusir rakyat dari rumahnya secara paksa.

"Ini kita bicara Undang-Undang, jangan mau dibodohi, tidak boleh siapa pun, negara sekali pun, mau presiden, mau menteri, mau jenderal yang mana pun, enggak boleh mengusir seorang rakyat dari rumah tinggalnya dengan paksa, haram," tegas Habib Rizieq Shihab.

"Dan ini pelanggaran HAM berat," lanjutnya.

Khusus untuk kasus di Pulau Rempang, Habib Rizieq Shihab juga menunjukkan bukti bahwa ada Keputusan Walikota Batam yang telah menetapkan serta menjamin masyarakat Pulau Rempang sebagai cagar budaya karena bernilai historis tinggi.

"Itu sudah ada Keputusan Walikota Batam, saya tunjukkan," ungkap Habib Rizieq Shihab.

"Semua nama desa yang ditulis di sini dinyatakan dilindungi, budayanya tidak boleh diubah, tidak boleh diganggu, ini Keputusan Walikota Batam tahun 2004 baru kemarin, dia dapat cagar budaya," lanjutnya.

Habib Rizieq Shihab kemudian menjelaskan tentang akar sejarah terbentuknya pemukiman di Pulau Rempang, terutama di Perkampungan Tua.

Menurut Habib Rizieq Shihab, dalam beberapa catatan sejarah disebutkan bahwa sejak tahun 1720-an, Raja Ali Haji, seorang sastrawan dan juga raja melayu memerintahkan rakyatnya untuk menghuni Pulau Rempang.

Salah satu alasannya adalah untuk menjadi benteng yang mencegah kapal asing, terutama Belanda datang dan menguasai daerah tersebut.

Apa yang dikhawatirkan Raja Ali Haji akhirnya terbukti, pasukan Belanda datang dan mencoba merebut Pulau Rempang hingga terjadilah pertempuran di sana.

Maka kata Habib Rizieq Shihab, kakek moyang masyarakat Rempang saat inilah yang dahulu menjadi pejuang melawan datangnya penjajah.

Melihat akar sejarah yang begitu dalam melawan penjajah, Habib Rizieq Shihab menyayangkan kenapa sekarang masyarakat Rempang justru diusir dari tempat tinggalnya.

"Terus sekarang anak cucunya mau diusir, dari mana ceritanya," ujar Habib Rizieq Shihab.

Sampai akhirnya Habib Rizieq Shihab menyebut nama Tomy Winata sembari menegaskan bahwa tidak boleh sembarangan mengusir masyarakat Pulau Rempang.

"Terus mau dikasih sama orang yang namanya Tomy Winata, yee, siapa dia" tegas Habib Rizieq Shihab.

"Mentang-mentang banyak duitnya, mentang-mentang banyak hartanya terus mau jadi jagoan di negeri ini," sambungnya.

Dalam acara tersebut Habib Rizieq Shihab tidak sendiri, terlihat juga ada Habib Bahar bin Smith di belakangnya yang juga dalam beberapa kesempatan menunjukkan dukungannya untuk masyarakat Pulau Rempang.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Oleh: Temmy Satya Permana, Deputi Usaha Kecil, Kementerian UMKM
Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Berikut ramalan lima weton yang diprediksi akan mendulang hoki besar, serta lima weton yang harus waspada terhadap potensi kerugian keuangan pada 28 Juni 2026.
3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral