News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rentetan Peristiwa Rempang, Mulai Konflik Relokasi hingga Revisi Peraturan Proyek

Rempang, bila mendengar nama wilayah itu, sebagian masyakarat tak melepaskan perhatiannya. Hal ini lantaran, karena adanya konflik argraria di wilayah tersebut,
Senin, 25 September 2023 - 04:35 WIB
Rentetan Peristiwa Rempang, Mulai Konflik Relokasi hingga Revisi Peraturan Proyek
Sumber :
  • tim tvOne

Batam, tvOnenews.com - Rempang, bila mendengar nama wilayah itu, sebagian masyakarat tak melepaskan perhatiannya. Hal ini lantaran, karena adanya konflik argraria di wilayah tersebut, akibat proyek Rempang Eco City.

Lantas, bagaimana rentetan peristiwa di Rempang? Dalam hal ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pada tahun 2004 ada MoU bersama antara BP Batam, Wali Kota Batam, rekomendasi ketua DPRD, dan PT MEG. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahwa mereka (PT MEG) akan berinvestasi di Pulau Rempang yang luasnya lebih kurang 17.600 hektare," ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kepada tim Fakta tvOnenews. 

Sementara di tahun 2023, Muhammad Rudi katakan, PT MEG ingin hal itu diinvestasikan. Maka dari itu, pihaknya mulai bekerja sampai hari ini. 

"Bagaimana lahan tersebut bisa kita berikan. Namun informasi di lapangan menjadi simpang siur, bahwa 17 ribu hektare akan digusur semua, oh tidak!" pungkas Muhammad Rudi. 

Lanjutnya menjelaskan, bahwa saat ini, hanya 2.000 hektare saja diselesaikan dan diserahkan ke perusahaan CIMB.  

Sementara dilansir dari berbagai sumber, pada tanggal 13 Agustus 2023, Polda Riau menjemput tokoh adat Melayu Pulau Rempang, Gerisman Ahmad.

Dalam hal itu, Gerisman Ahmad dituding menolak keras relokasi warga, bahkan ia dituding terlibat kasus pungutan liar.

Kemudian dilansir dari Majalah Tempo, pada tanggal 28 Agustus 2023, Airlangga Hartarto menerbitkan reivisi peraturan soal daftar proyek strategi nasional Rempang Eco city. 

Selanjutnya pada 7 September 2023, terjadi bentrok antara warga Rempang dengan pihak aparat serta polisi pamong peraja yang mengawal pengukuran lahan dan pemasangan patok.

Seusai itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad temui tokoh masyarakat. Lalu, mirisnya pada tanggal 9 September 2023 Ketua Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau Abdul Razak meminta pemerintah membatalkan relokasi 16 kampung tua.

Tak hanya sampai situ saja, pada 11 September masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Adat Melayu lakukan unjuk rasa di depan BP Batam. 

Mirisnya, unjuk rasa itu berakhir ricuh hingga polisi menahan 43 orang dan pada 15 September mereka ditetapkan sebagai tersangka kericuhan.

Selanjutnya, saat tim Fakta tvOnenews, mempertanyakan legalitas warga Rempang yang menduduki kediamannya saat ini.

Sementara diketahui, bahwa warga Rempang sejak 1834 sudah menduduki wilayah Rempang itu sendiri.

"Ini takutnya keliru ya, mereka itu tinggal di Pesisir yang dari dahulu turun menurun, proses administrasinya tak pernah selesai-selesai," kata Muhammad Rudi. 

Hal ini lantaran wewenanganya bukan di BP Batam, dan Pemko Batam. Sebab, dia katakan warga yang tinggal di bibir pantai ke darat itu urusan ke pihaknya. 

Sementara, untuk titik 0 sampai 12 itu urusannya ada di provinsi. Namun dia katakan juga bahwa Batam itu berbeda, maka izinnya ada di KKP. 

"Sebetulnya tahun ini lagi kita proses, bagaiamana mereka yang tinggal di bibir pantai ini bisa punya sertifikat, jadi ini sambil berjalan," ungkap Muhammad Rudi. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026, Sebut Kekalahan di Asian Games Jadi Motivasi

Fajar/Fikri Juara Denmark Open 2026, Sebut Kekalahan di Asian Games Jadi Motivasi

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 setelah menghajar pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Fajar/Fikri pun menyebut bahwa kegagalan di Asian Games 2026 menjadi motivasi meraih gelar juara.
Cek Jadwalnya! Tujuh Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Hari Ini Senin 19 Oktober 2026

Cek Jadwalnya! Tujuh Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Hari Ini Senin 19 Oktober 2026

Untuk hari ini, Senin, 19 Oktober 2026, ada tujuh perjalanan KRL Commuter Line lintas Bogor yang terpaksa dibatalkan menyusul adanya perawatan sarana kereta api
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Dominasi Berawan, Wilayah Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Dominasi Berawan, Wilayah Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Senin (19/10). 
Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta 19 Oktober 2026: Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta 19 Oktober 2026: Berawan Sepanjang Hari

Menurut laporan yang dirilis BMKG, prakiraan cuaca wilayah administratif DKI Jakarta pada hari ini, Senin, 19 Oktober 2026 adalah berawan dengan suhu 26-34°C.
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Lihat Kejanggalan Luka di Tubuh Bharatu Valdo, Pengacara Curiga Pelaku Lebih dari Satu Orang

Lihat Kejanggalan Luka di Tubuh Bharatu Valdo, Pengacara Curiga Pelaku Lebih dari Satu Orang

Pihak keluarga mendiang Bharatu Valdo, anggota Ditpoludara yang tewas dalam penembakan di Mako Polairud Tangerang Selatan minta polisi usut kasus secara tuntas.

Trending

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan jelang Piala Asia 2027. Ayase Ueda, ujung tombak Jepang yang berada satu grup dengan Skuad Garuda, harus absen.
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo di Mako Polairud Tangerang Selatan (Tangsel), menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga. 
Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Kondisi penerbangan nasional saat ini tengah berada dalam tekanan berat menyusul meluasnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Selengkapnya

Viral