News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Pemeriksaan, Siskaeee Ungkap Tarif, Alasan hingga Sekuel Film Kramat Tunggak

Usai menjalani pemeriksaan, Siskaeee mengaku dibayar Rp10 juta. Ia juga mengungkap ada sekuel film kramat tunggak serta alasan ia menerima tawaran shooting.
Selasa, 26 September 2023 - 07:19 WIB
Siskaeee saat mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (25/9/2023)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com - Usai menjalani pemeriksaan, Siskaeee mengaku dibayar Rp10 juta untuk memerankan film Kramat Tunggak.

"Siska dibayar 10 juta untuk satu film," kata Siskaeee saat diwawancarai wartawan usai jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (25/9/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Siska mengatakan bahwa dari bayaran film tersebut belum termasuk fasilitas makan para talent dan juga uang transport.

"Untuk soal fee Rp10 juta dari mereka tidak menanggung makan, hotel dan tiket pp (pergi pulang) Siska dari Jogja-Jakarta untuk pembuatan film itu," kata dia.

tvonenews

Siskaeee menceritakan bahwa awalnya ia mengira bahwa Kramat Tunggak adalah film bergenre religi. Ia ditawarkan untuk menjadi pelacur atau pekerja seks komersial (PSK) yang akhirnya tobat.

"Film religinya sinopsis nya itu seorang PSK atau pelacur yang bertobat di bulan ramadhan. Jadi kenapa saya mengambil film itu, karena saya pikir mungkin ada image yang akan saya rubah sedikit dengan saya berperan di film tersebut," jelas Siskaeee

"Jadi ya sudah saya ambil saja. Tapi ternyata setelah proses syuting itu selesai dan filmnya itu ditayangkan, tapi tidak melalui para talent," imbuhnya.

Siskaeee mengatakan, syuting film dilakukan saat bulan suci Ramadhan selama 3 hari.

"Itu kan juga saya ngambil kerjaan film itu karena skenario yang diberikan kepada siska saat itu memang berbentuk film religi. Dan kita juga syuting nya di bulan ramadhan dan juga keluar film nya itu pas lebaran," terang dia.

Siskaeee mengakui bahwa saat syuting, banyak adegan yang diluar naskah awal yang diberikan.

"Tidak tahu di script tidak ada, tidak tahu akan ada adegan syur atau dewasa yang lagi-lagi karena waktu kita adegan misal ada adegan fisik 36, tiba-tiba pak produser atau sutradara 'enggak-enggak kita akan rubah aja nanti begini-begini nanti kamu meranin ini gitu," tutur Siskaeee.

"Yaa dipaksa harus ngikutin skenario dari dia yang otodidak itu. Diancam sih enggak. Karena merasa uang sudah masuk di awal. Karena kita merasa aman adanya tanda tangan surat perjanjian awal dan ketemu tim legal mereka jadi kita oke," jelasnya.

Selain itu, ia juga diiming-imingi akan diberikan bonus jika film tersebut sudah tayang. 

Namun pada kenyataannya, kata Siska, dirinya mendapatkan bonus yang tak sesuai dengan yang dia harapkan.

"Iming-iming ada. Mereka mau kasih aku bonus soal komisi promosi. (Nominalnya) aku nggak tahu berapa tapi ujung-ujungnya dikasih Rp 500 ribu. Jadi nggak usah lah promo-promo," katanya. 

Kendati demikian, Siska enggan untuk menindak lebih lanjut perihal itu.

"Nggak sih kalau tindak lanjut. Aku sih jalanin hari-hari biasa-biasa saja aktivitas biasa aja," pungkasnya.

Sekuel Film Kramat Tunggak


Siskaeee Saat Akan Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya (tim tvOnenews/Rika)

Tak hanya tarif pemain film porno saja, Siskaeee bocorkan bakal ada sekuel film Kramat Tunggak. 

Siskaeee mengatakan dirinya juga ditawari untuk ikut berpartisipasi lagi dalam film Kramat Tunggak 2. 

Namun ia menolaknya karena tahu ada unsur pornografi dari film tersebut.

Hal ini lantaran Siskaeee menyadari bahwa film yang diperankannya itu cukup membahayakan. 

Sebab ia juga pernah berurusan dengan hukum. 

Maka dari itu, Siskaeee menolak tawaran film Kramat Tunggak 2 karena tidak mau lagi terlibat dengan urusan hukum akibat pornografi.

"Setelah adanya film Kramat Tunggak 1, mereka masih menghubungi saya dan memaksa saya untuk bikin film Kramat Tunggak part 2," pungkas Siskaeee.

"Saya ngga mau karena hasil Kramat Tunggak 1 aja membuat saya merasa terancam karena saya pernah kena kasus pornografi. Jadi saya harus hati-hati menerima pekerjaan selanjutnya," sambungnya menjelaskan. 

Alasan Menerima Tawaran Shooting, Siskaeee Bilang Karena Ini...


Tangkapan Layar Video saat Siskaee dalam Film Kramat Tunggak (Istimewa)

Siskaeee mengaku alasan ia menerima tawaran film itu karena menduga untuk genre religi.

"Jadi begini, sudah pada nonton filmnya belum? Pasti ada yang lihat cuplikan saya pakai mukena kan. Itu kan juga saya ngambil kerjaan film itu karena skenario yang diberikan kepada Siska saat itu memang berbentuk film religi," kata Siskaeee.

Ia mengatakan, syuting dilakukan selama tiga hari saja saat bulan suci Ramadhan. Yang kemudian tayang saat Lebaran.

Maka dari itu, dia pun mengambil tawaran Sutradara, Irwansyah yang kini jadi tersangka utama kasus tersebut.

"Dan kita juga syutingnya di bulan Ramadhan dan juga keluar filmnya itu pas Lebaran. Film religi, sinopsisnya itu seorang PSK atau pelacur yang bertobat di bulan Ramadhan," jelas Siskaeee.

"Jadi kenapa saya mengambil film itu, karena saya pikir mungkin ada image yang akan saya rubah sedikit dengan saya berperan di film tersebut. Jadi ya sudah saya ambil saja," tambahnya.

Pemilik nama asli Fransiska Candra Novitasari itu mengungkapkan bahwa proses penyelidikannya yang berjalan dengan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siskaeee mendapatkan sekitar 48 pertanyaan dari polisi seputar perannya dalam film Kramat Tunggak. 

"Lancar ya karena sudah pernah di BAP. Total 48 (pertanyaan), seputar peran saya di film Kramat Tunggak," ungkap Siskaeee. (rpi/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026 yang kini memasuki hari kedua di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026) dimana akan tersaji sesi kualifikasi dan juga Sprint Race.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral