GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Kencang Rusak Bangunan Sekolah SD Balong Gemek Jombang dan Puluhan Rumah Warga

Puluhan rumah di Jombang, Jawa Timur mengalami kerusakan mulai rusak ringan, sedang dan rusak berat. Kerusakan tersebut disebabkan disapu angin kencang pada Kamis (25/11/2021) sore. Selain rumah warga, angin juga merusak sebuah mushalla dan merobohkan bangunan gedung Sekolah Dasar. Petugas tengah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan secara rinci.
Jumat, 26 November 2021 - 01:04 WIB
Bangunan SD Balong Gemek yang Rusak
Sumber :
  • Umar Sanusi

Jombang, Jawa Timur - Puluhan rumah di Jombang, Jawa Timur mengalami kerusakan mulai rusak ringan, sedang dan rusak berat. Kerusakan tersebut disebabkan disapu angin kencang  pada Kamis (25/11/2021) sore. Selain rumah warga, angin juga merusak sebuah mushalla dan merobohkan bangunan gedung Sekolah Dasar. Petugas tengah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan secara rinci.

"Angin kencng sore tadi sekitar pukul empat, mengakibatkan atap gedung SD di Desa Balong Gemek roboh. Tapi bukan ruang kelas, hanya ruang kesenian.  Atapnya memang sudah lapuk karena sudah tua.  Kerugiannya sekitar 100 juta rupiah.  Kepastiannya masih dihtung kepala desa," ujar  AKP Susilo, Kapolsek Megaluh, Kamis (25/11/2021) dihubungi melalui telepon saat berada di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kapolsek. kerusakan bangunan akibat angin kencang di desa Balong Gemek yang bisa didata hanya gedung SD tersebut.  Naun saat ini perangkat desa masih mencari informasi  barangkali ada rumah warga di desanya juga tersapu angin kencang.

Selain di Desa Balong Gemek Kecamatan Megaluh, angin kencang juga menyapu Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan dalam waktu bersamaan.  Sebanyak 25 rumah warga mengalami kerusakan akibat disapu angin kencang tersebut.  Selain rumah warga angin juga merusakkan mushalla Darus Salam  di Dusun Puri.

"Data sementara yang kami kumpulkan 25 rumah warga dan satu mushalla yang megalami kerusakan. Kerusakannya mulai rusak ringan hingga rusak berat.  Namun kepastian kerusakannya masih menunggu  angka yang pasti , sebab saat ini dilakukan pemadaman listrik di area yang terdampak," jelas IPTU Pranan Edi, Kapolsek Plandaan.     

Dalam kejadian tersebut ditambahkan kapolsek,  terdapat satu korban, namun hanya luka ringan. karena jari tangannya berdarah.  "Yang luka ringan atas nama Samiyanto umur 42 tahun.  Hanya jarinya yang terluka dan saat ini telah menjalani pengobatan di RSUD Ploso," tambah kapolsek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk meringankan beban para korban, lanjut kapolsek. besok pagi akan dilakukan gotong-royong untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak.  

Huan deras melanda sejumlah kecamatan di Jombang Kamis siang hingga petang.  Derasnya hujan hingga mengakibatkan sejumlah ruas jalan dibanjiri air. Namun malam hari hujan telah reda dan genangan air di sejumlah lokasi telah hilang. (umar sanusi/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Komisi I DPR RI menilai Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai semakin mendesak untuk dapat segera disahkan.
Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral