News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkas Perkara Bullying di Cilacap Telah Dilimpahkan Polres ke Kejaksaan Negeri

Polres Kota Cilacap, melimpahkan berkas perkara perundungan ke Kejaksaan Negeri Cilacap, seiring dengan pemeriksaan saksi, korban, pelaku, dan alat bukti lengap
Senin, 2 Oktober 2023 - 13:21 WIB
Penyidik Satreskrim Polresta Cilacap mendatangi Kejari Cilacap, Senin (2/10/2023), untuk melimpahkan berkas perkara tahap 1 terkait dengan kasus perundungan yang dilakukan oleh dua pelajar SMP.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Polresta Cilacap

Cilacap, tvOnenews.com - Polres Kota Cilacap, melimpahkan berkas perkara perundungan ke Kejaksaan Negeri Cilacap.

Hal itu seiring dengan pemeriksaan para saksi, korban, pelaku, dan pemenuhan alat bukti yang telah dilengkapi penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Polresta Cilacap Komisaris Besar Polisi Fannky Ani Sugiarto mengatakan pihaknya telah melaksanakan tahapan-tahapan proses penyidikan, baik memedomani Undang-Undang Perlindungan Anak maupun Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

"Hari ini, Senin, 2 Oktober 2023, berkas perkara kami limpahkan tahap 1 ke tingkat Kejaksaan," tegasnya, Senin (2/10/2023).

Menurut dia, mekanisme perundang-undangan, baik pendampingan perawatan maupun psikologis korban, saksi, pelaku, dan hak-hak pelaku anak yang berhadapan dengan hukum, mulai tahap pemeriksaan didampingi orang tuanya, Balai Pemasyarakatan (Bapas), dan proses diversi telah dilaksanakan sesuai SPPA.

Selain penyerahan berkas perkara ke jaksa penuntut umum (JPU) di Kejari Cilacap, kata dia, Polresta Cilacap secara serentak melaksanakan "Program Go To School" sejak Rabu (27/9/2023).

Ia mengatakan program tersebut menyasar pada pembinaan siswa berkarakter dan berakhlak di lingkungan sekolah tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas sebagai upaya pencegahan kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

"Sebenarnya program pembinaan dan penilaian sekolah khususnya sudah mulai dinilai di tingkat SMA sejak Juli 2023 dan pada bulan November 2023 akan diumumkan hasilnya," kata Kapolresta.

Dalam hal ini, kata dia, Program Pembentukan Sekolah yang Berkarakter dan Berakhlak menjadi program unggulan Polresta Cilacap dengan melibatkan pemangku kepentingan lainnya seperti TNI dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Menurut dia, tim penilai telah melakukan penilaian untuk jenjang SMA sejak bulan Juli yang menyasar karakter dan akhlak siswa dengan tujuan agar sekolah dapat mencegah adanya kelompok-kelompok siswa melakukan perbuatan tercela serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seperti ikut geng sepeda motor.

Jika pihak sekolah tidak bisa melakukan upaya pencegahan, lanjut dia, tim penilai akan langsung mengurangi nilai awal yang telah diberikan.

"Alhamdulillah untuk hal tersebut efektif dan bisa menekan anak-anak kita yang di SMA ikut geng motor. Di lain sisi, justru kejadian baik geng motor, pelaku perundungan bergeser ke tingkat SMP," ungkapnya.

Oleh karena itu, kata dia, Polresta Cilacap dengan didukung pemangku kepentingan lainnya ke depan akan melakukan penilaian ke tingkat SMP guna menyikapi permasalahan tersebut.

Bahkan, lanjut dia, Penjabat Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar juga mengumpulkan seluruh kepala sekolah tingkat SMP dan SMA di Pendopo Kabupaten Cilacap, Senin (2/10), dengan dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap.

Menurut dia, kegiatan tersebut ditujukan untuk mendukung Program Pembentukan Siswa Berkarakter dan Bermoral di Kabupaten Cilacap dengan melibatkan perangkat desa setempat.

Ia mengatakan setiap SMP dan SMA termasuk tingkat sekolah dasar (SD) harus bersama-sama untuk melakukan pencegahan dengan melibatkan siswa, misalnya melalui kegiatan ekstrakurikuler, bersih desa, atau kegiatan positif lainnya.

Dengan demikian, kata dia, semua pihak berkontribusi untuk saling mengenal dan bersama mencegah kejadian kekerasan anak anak sekolah di luar lingkungan sekolah.

Terkait dengan hal itu, Kapolresta mengatakan peran serta masyarakat mutlak diperlukan untuk membantu pihak sekolah dalam menjaga dan mengawasi anak-anak supaya lebih baik.

"Kalau melihat ada anak-anak yang berkumpul di jam sekolah dan di luar sekolah, aparat desa, RT, RW, maupun masyarakat setempat harus peduli dengan membubarkan mereka dan memberi nasihat untuk kembali ke rumah," tegasnya.

Kasus perundungan yang terjadi menimpa seorang siswa salah satu SMP negeri di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, berinisial FF (13) itu dilakukakan oleh dua kakak kelasnya, yakni MK (15) dan WS (14) yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka serta dijerat Pasal 80 Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak yang ancaman hukumannya 3,5 tahun penjara dan Pasal 170 KHUP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara korban perundungan hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, meskipun kondisinya makin membaik.(ant/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudaryono Bocorkan Penyebab Utama BGN Pecat 261 Pegawai Non-ASN: Kami Coba Bersih-bersih

Sudaryono Bocorkan Penyebab Utama BGN Pecat 261 Pegawai Non-ASN: Kami Coba Bersih-bersih

Kepala BGN, Sudaryono bocorkan penyebab utama BGN pecat 261 pegawai non-ASN. Untuk diketahui, sebanyak 224 orang merupakan pegawai non-ASN, sementara 37 orang
Kronologi Asli Tawuran Berdarah di Matraman Menteng

Kronologi Asli Tawuran Berdarah di Matraman Menteng

Bentrokan berdarah yang melibatkan dua kelompok pemuda meluas dari kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026) lalu -
Media Vietnam Lebih 'Berpihak' pada Timnas Indonesia, Sebut Garuda Bakal Menang Telak atas Kamboja

Media Vietnam Lebih 'Berpihak' pada Timnas Indonesia, Sebut Garuda Bakal Menang Telak atas Kamboja

Media Vietnam justru lebih mengunggulkan Timnas Indonesia jelang laga kontra Kamboja di Piala AFF 2026. Skuad Garuda diprediksi menang telak berkat hal ini.
BGN larang Dapur MBG Pakai Gas Melon dan Beras Subsidi

BGN larang Dapur MBG Pakai Gas Melon dan Beras Subsidi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menyalahgunakan komoditas bersubsidi dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Imbauan Tegas Kepala BGN: Masak MBG Tak Boleh Pakai Gas Melon dan Beras SPHP

Imbauan Tegas Kepala BGN: Masak MBG Tak Boleh Pakai Gas Melon dan Beras SPHP

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengimbau tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait dilarang menggunakan barang-barang bersubsidi
Pecah Sejarah di ASEAN, Vietnam Susul Timnas Voli Indonesia ke AVC Cup 2026

Pecah Sejarah di ASEAN, Vietnam Susul Timnas Voli Indonesia ke AVC Cup 2026

Tampil di babak final leg kedua SEA V Cup 2026, Vietnam berhasil menaklukkan Thailand dengan skor 3-1 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu (27/7/2026). 

Trending

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak tabir kasus tewasnya dokter internship cantik, Siti Zahra Maghfira, pada Minggu (26/7/2026), pasalnya penyebab tewasnya dokter tersebut masih misteri.
Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Heboh kabar dokter meninggal dunia. Dokter yang ditemukan meninggal dunia ini, merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).
Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Dari 17 bentrokan dengan Kamboja sejak tahun 1995, Timnas Indonesia berhasil mengemas 16 kemenangan dan hanya mencatatkan satu hasil imbang di ajang Piala AFF.
Termasuk Mitchell Baker, Ini 5 Pemain yang Berpeluang Debut Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Termasuk Mitchell Baker, Ini 5 Pemain yang Berpeluang Debut Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadirkan wajah-wajah baru di Piala AFF 2026. Sedikitnya lima pemain berkesempatan menjalani debut bersama skuad senior Garuda.
Dijadikan Barang Bukti, Camat Menteng Pastikan Gerobak Nasi Uduk Korban Bentrokan Diganti

Dijadikan Barang Bukti, Camat Menteng Pastikan Gerobak Nasi Uduk Korban Bentrokan Diganti

Camat Menteng Nurhelmi Savitri memastikan gerobak pedagang nasi uduk yang rusak akibat bentrokan di Jalan Matraman Dalam segera diganti.
Selengkapnya

Viral