Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah.
Taufik menegaskan dugaan korupsi tersebut tidak hanya terkait "jual beli" kursi Fakultas Kedokteran (FK) jalur mandiri, tapi ada juga fakultas lainnya yaitu..
KPK menyebut proses penawaran "kursi" mahasiswa baru dilakukan guru yang bertugas sebagai pengepul atau koordinator lewat jalur mandiri Unsoed seharga minimal..
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proses penerimaan mahasiswa baru.
Berikut rekam jejak sosok Akhmad Sodiq, rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto yang apes terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Budi mengungkapkan, bahwa kampus seharusnya menjadi ruang intelektual untuk penanaman nilai dan karakter. Namun justru tercoreng atas kejadian di Unsoed.
Budi juga mengatakan KPK sempat menangkap 12 orang di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dan dua orang di Jakarta pada Kamis 20 Agustus 2026 kemarin
Dalam OTT tersebut KPK menangkap 14 orang di Jakarta dan Purworejo, salah satunya Rektor Unsoed Akhmad Sodiq pada Kamis (20/8/2026). Berikut profil Akhmad Sodiq
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq hingga dua Wakil Rektor Noor Farid menjadi salah satu pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.
Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Red Sparks tengah menjadi sorotan volimania usai muncul spekulasi bahwa nampaknya klub telah menemukan pelatih baru usai Ko Hee-jin memutuskan mundur dari jabatannya jelang Liga Voli Korea 2026-2027.