News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Nataru, Petugas Gabungan di Blora Pantau Harga dan Peredaran Uang Palsu

Menjelang Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 yang tinggal hitungan hari, petugas gabungan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, aktif memantau ketersediaan pangan
Kamis, 2 Desember 2021 - 18:36 WIB
Jelang Nataru, petugas gabungan di Blora pantau stok pangan dan harga sembako, Kamis (2/12/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Blora, Jawa Tengah - Menjelang Perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) yang tinggal hitungan hari, jajaran Polres Blora bekerja sama dengan Kodim 0721 dan Pemerintah Kabupaten aktif memantau ketersediaan bahan pangan serta perkembangan kenaikan harga sembako dipasaran.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kenaikan harga maupun permainan para spekulan yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kelangkaan barang menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, petugas gabungan di Blora juga intensif mengingatkan warga agar waspada terhadap peredaran uang palsu menjelang Nataru.

Seperti yang dilakukan oleh petugas gabungan di wilayah kecamatan Blora yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman Polsek Blora, Bripka Achmad Nur Kholik, bersama Babinsa Koramil, Peltu Sunarto dan Kepala Kelurahan Kauman Uki Martin Andhana, yang melakukan pemantauan harga sembako di kawasan pertokoan di jalan Gatot Subroto Blora, Kamis, (02/12/2021).

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasi Humas Iptu Budi Yuwono mengatakan, pada dasarnya kegiatan tersebut untuk mengantisipasi pelanggaran maupun kejahatan yang terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Salah satu tugas Polri adalah menjamin Kamtibmas yang kondusif, menjelang, pada saat, hingga pasca Nataru. Pengecekan harga sembako dipasaran untuk memastikan bahwa tidak ada kelangkaan barang, serta aksi para spekulan yang dapat merugikan masyarakat.” ujar Iptu Budi Yuwono.

Lebih lanjut kata Iptu Budi Yuwono, Polres Blora tidak akan segan menindak tegas para spekulan yang sengaja menimbun sembako sehingga terjadi kenaikan harga untuk mengeruk keuntungan pribadi yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

Selain di kawasan kota Blora, di wilayah pedesaan pun, petugas TNI Polri aktif melakukan pemantauan. Seperti di kecamatan Jiken, Bhabinkamtibmas dan Babinsa pun ikut melakukan pemantauan stok sembako dan harga pangan di pertokoan tradisional. Salah satunya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Ketringan Polsek Jiken, Bripka Nyamat Ari Widodo dan Babinsa Serka Sutoyo.

Dari pantauan petugas di lapangan, harga sembako di Kabupaten Blora saat ini masih relatif stabil dan tidak ditemukan kenaikan harga yang signifikan.

Adapun pantauan harga seperti beras berada pada kisaran Rp 10.950, minyak goreng kisaran Rp.18.000, tepung terigu kisaran Rp7500, gula kisaran Rp. 11.900,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bawang merah kisaran Rp13.000, bawang putih kisaran Rp.20.000, cabai merah kisaran Rp 30.000 serta cabai rawit kisaran Rp.28.000 dan cabai ijo kisaran Rp13.000.

"Harapan kita semua, menjelang Nataru harga tetap stabil dan stok masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Dan kepada mereka, kita imbau agar waspada terhadap peredaran uang palsu menjelang Nataru," pungkas Iptu Budi Yuwono (Didiet Cordiaz/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.
Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Bagaimana ya hukumnya dalam Islam kalau naik Transportasi Umum (Transum) antara laki-laki dan perempuan berdesakan? simak penjelasannya
Reaksi Kiper Persib Adam Pryzbek saat Disinggung akan "Dikorbankan" Demi Masuknya Sergio Castel

Reaksi Kiper Persib Adam Pryzbek saat Disinggung akan "Dikorbankan" Demi Masuknya Sergio Castel

Dalam sebuah video yang direkam oleh Adam Alis di dalam kereta, terdengar candaan yang ditujukan kepada Adam Pryzbek, diduga kuat terkait masuknya Sergio Castel
Eyang Meri Istri Jenderal Hoegeng Mendapat Anugerah Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden Prabowo

Eyang Meri Istri Jenderal Hoegeng Mendapat Anugerah Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden Prabowo

Istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama oleh Prabowo Subianto.
Staf Khusus Menag RI Sambut Menlu Slovakia, Jajaki Kerja Sama Pendidikan: Pertukaran Pelajar, Beasiswa, hingga Riset

Staf Khusus Menag RI Sambut Menlu Slovakia, Jajaki Kerja Sama Pendidikan: Pertukaran Pelajar, Beasiswa, hingga Riset

Kementerian Agama (Kemenag) RI menerima kunjungan resmi Menteri Luar Negeri Slovakia di Kantor Kemenag, Jakarta pada Rabu (4/2/2026). 
Curhatan Emil Audero setelah Jadi Korban Pelemparan Petasan Suporter Inter Milan

Curhatan Emil Audero setelah Jadi Korban Pelemparan Petasan Suporter Inter Milan

Kiper Cremonese Emil Audero Mulyadi mengaku tidak habis pikir dengan aksi tidak terpuji yang dilakukan oknum suporter Inter Milan. Penjaga gawang Timnas Indonesia itu -

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT