GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Namanya Dicatut sebagai Penerima Bansos, Sejumlah Penyandang Disabilitas di Kota Surabaya Lapor Polisi

Surabaya, Jawa Timur - Merasa namanya dicatut untuk pengajuan bantuan dari berbagai instansi, sejumlah penyandang disabilitas mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya, Kamis (2/12/2021).
Jumat, 3 Desember 2021 - 14:01 WIB
Salah satu penyandang disabilitas sedang mengajukan laporan ke Polrestabes Surabaya
Sumber :
  • tvone - zainal azhari

Surabaya, Jawa Timur - Merasa namanya dicatut untuk pengajuan bantuan dari berbagai instansi, sejumlah penyandang disabilitas mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya, Kamis (2/12/2021).

Hendro, salah satu anggota komunitas Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) mengungkapkan, dia baru tahu namanya dicatut setelah mendapatkan informasi adanya acara bansos di Kaca Piring. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendro yang merasa penyandang disabilitas tidak mendapatkan undangan, memutuskan datang ke tempat acara tersebut dengan tujuan memeriksa kebenaran informasi. Dia terkejut karena meski tidak diundang, namun namanya ada dalam daftar proposal bansos acara tersebut.

"Setelah saya cek, ternyata nama saya ada dan pihak penyelenggara tidak konfirmasi. Di proposal bantuan, tertulis pengajuan kursi roda dan komputer. Padahal, saya tidak diundang. Selain itu juga saya difabel tangan, kaki saya sehat," ungkap Hendro saat ditemui di Polrestabes Surabaya. 

Hendro berharap, dengan adanya laporan ke polisi, tidak terulang lagi kejadian seperti ini. Dia juga berharap agar namanya tidak dipakai lagi untuk pengajuan bansos. 

"Ada 10 yang namanya diajukan. Tidak tahu jika dari komunitas difabel di Surabaya yang lainnya," jelas Hendro.

Sementara itu, Hari Kurniawan, kuasa hukum Hendro mengatakan, ada sekitar sepuluh orang  yang mulai berani membuka tabir pecatutan nama dan pemalsuaan data penerima manfaat yang selama ini kerap terjadi di lingkungan organisasi atau komunitas disabilitas.

"Ini adalah bentuk keberanian dari teman-teman penyandang disabilitas yang merasa dirugikan. Karena namanya tercatut dalam penerima manfaat, namun tidak ada sama sekali manfaat yang selama ini turun ke mereka atau nama-nama yang disebut," ungkap Hari. 

Hari juga memastikan laporan tersebut bakal berbuah menjadi efek jera bagi para pelaku yang masih melakukan praktik pemalsuan data atau pencatutan nama untuk meminta sumbangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapan kami laporan ini bisa menjadi efek jera bagi siapa yang berbuat. Selain itu juga laporan ini bisa diproses hukum agar menjadi pembelajaran buat kedepannya," imbuh Hari.

Hari menyebut, yang bakal dilaporkan oleh pihak korban adalah sebuah organisasi Forum Komunikasi Disabilitas Indonesia (Forkadi), yang secara terang - terangan mencatut beberapa nama penyandang disabilitas dalam kegiatan bakti sosial, namun tidak menyerahkan bantuan apapun kepada nama yang dicatut. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer Musim Panas, Satu Masalah Akhirnya Segera Terselesaikan

Juventus tampaknya akan menerima kabar bahagia di bursa transfer musim panas mendatang. Sebab, satu masalah mereka berpotensi terselesaikan.
Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

Terima Kasih Persib dan Dewa United, AFC Umumkan Indonesia Naik 7 Peringkat Atas Kerja Keras di Liga Champions Asia

AFC mengumumkan peringkat terbaru dari peringkat paruh musim AFC Men's Club Competition 2025-2026 pada Senin (23/2/2026). 
Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie 18 Tahun Park Yeo-reum Bawa Red Sparks Menang atas Pink Spiders, Ini Rahasianya

Rookie Park Yeo-reum tampil gemilang dan membawa Red Sparks mengakhiri rentetan 11 kekalahan beruntun di V-League musim 2025/2026, menungkapkan rasa bahagia.
Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Opsi Gila Oknum Guru PPPK Batam: Pilih Dikeluarkan dari Sekolah atau Dicabuli? Kini Terancam Dipecat Tidak Hormat

Karier MJ (33), oknum guru di SMKN 1 Kota Batam, berada di ujung tanduk. Guru PPPK itu terancam dipecat usai terjerat kasus dugaan pencabulan terhadap siswanya.
Polda Jabar Dampingi KDM Jemput 12 Perempuan Korban Perdagangan Orang di Sikka NTT

Polda Jabar Dampingi KDM Jemput 12 Perempuan Korban Perdagangan Orang di Sikka NTT

Polda Jabar dampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jemput 12 perempuan asal Jabar yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di NTT.
John Herdman Gigit Jari, 3 Pemain Keturunan Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

John Herdman Gigit Jari, 3 Pemain Keturunan Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan kompak menolak bela Timnas Indonesia. John Herdman harus memutar strategi naturalisasi jelang 2026?

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT