GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Hari Pencoblosan Pilpres 2024, Elektabilitas Anies-Muhaimin Perlahan Susul Prabowo-Gibran

Lembaga survei Archi Research and Strategy Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas atau tingkat keterpilihan terhadap Capres dan Cawapres 2024 jelang hari pencoblosan Pilpres 2024.
Senin, 5 Februari 2024 - 00:19 WIB
Direktur Eksekutif ARCHI Research and Strategy, Mukhradis Hadi Kusuma
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga survei Archi Research and Strategy Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas atau tingkat keterpilihan terhadap Capres dan Cawapres 2024 jelang hari pencoblosan Pilpres 2024. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Eksekutif ARCHI Research and Strategy, Mukhradis Hadi Kusuma menjelaskan elektabilitas Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran menempati urutan tertinggi dengan jumlah  44,85 persen. 

 

Kemudian di urutan kedua disusul Capres-Cawapres nomor urut 1, Anies-Muhaimin dengan elektabilitas 37,63 persen. 

 

Dan posisi terkahir Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud dengan angka 15,95 persen, sementara yang tidak memilih atau golput jumlahnya 0,19 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 1,39 persen. 

 

"Prabowo-Gibran memimpin dengan elektabilitas 44,85 persen, disusul pasangan Anies-Muhaimin dengan jumlah 37,63 persen, dan Ganjar-Mahfud 15,95 persen," kata Hadi Kusuma saat merilis hasil survei ini di Jakarta, Minggu (04/2/2024). 

 

Hadi menuturkan survei ini dilakukan dalam pada periode 26 Januari – 1 Februari 2024 dengan populasi warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih yakni berusi 17 tahun atau sudah menikah dengan total 2400 Responden di 38 provinsi seluruh Indonesia. 

 

Survei ini menggunakan metode sampling Stratified Multistage Random Sampling. Sementara tingkat margin of error sekitar 2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

 

 

Hadi Kusuma juga membeberkan, bahwa yang menarik dari hasil survei ini yakni elektabilitas Prabowo-Gibran. 

 

Pasalnya, meski memimpin namun terjadi penurunan dibandingkan dengan hasil survei lembaga yang pada periode sebelumnya. Pada survei yang dilakukan pada periode 8-13 Januari 2024 yang lalu. 

 

Saat itu elektabilitas Prabowo-Gibran berada di angka 45,9 persen dan kini berada di angka 44,85 persen walaupun pada survei periode 12-19 Desember yang lalu mengalami kenaikan tajam yaitu dari 37,9 persen menjadi 45.9 persen. 

 

"Justru Anies-Muhaimin mengalami kenaikan, pada survei sebelumnya 33,61 persen, dan sekarang berada di angka 37,63 persen. Pada periode sebelumnya lagi dari 20,17 lersen, menjadi 37.63 persen. Sementara Ganjar-Mahfud juga mengalami tren penurunan dimana pada periode sebelumnya 16,6 persen dan kini diangka 15.95 persen. Periode sebelumnya lagi dari 28,58 persen menjadi 16,6 persen," jelasnya. 

 

Hal lain yang juga terpotret dalam survei yaitu elektabilitas Capres-Cawapres berdasarkan tingkat pendidikan. 

 

Prabowo-Gibran unggul di pemilih dengan tingkat pendidikan dasar dengan angka 62,86 persen. Sementara itu Anies-Muhaimin 20 persen, serta Ganjar-Mahfud 17,14 persen. 

 

Untuk pemilih tingkat pendidikan menengah Prabowo-Gibran juga unggul dengan angka 44.49 persen sementara Anies-Muhaimin 13,51 persen, dan Ganjar-Mahfud 18,6 persen. 

 

Adapun yang golput atau tidak memilih 0,28 persen dan tidak menjawab atau tidak tahu 1,12 persen. 

 

"Pemilih dengan tingkat pendidikan tinggi yang unggul Anies-Muhaimin dengan angka 42,57 persen, Sementara Prabowo-Gibran di 38,81 persen, dan Ganjar-Mahfud dengan angka 16,61 persen," ungkapnya. 

 

Dalam survei ini juga terlihat elektabilitas capres-cawapres berdasarkan rentang usia pemilih dengan rata-rata usia antara 17-24 tahun, mereka lebih memilih Anies-Muhaimin ketimbang dua paslon lainnya. 

 

Sebab, Anies-Muhaimin unggul dengan elektabilitas sebesar 44,49 persen, disusul Prabowo-Gibran dengan angka 38,31 persen serta Ganjar-Mahfud 14,78 persen. Adapun yang golput atau tidak memilih 0,75 peesen dan tidak menjawab/tidak tahu 1.66 persen. 

 

Sementara itu, untuk pemilih dengan rata-rata usia antara 25-35 tahun dimennangkan Prabowo-Gibran dengan angka 44.33 persen. 

 

Kemudian diikuti Anies-Muhaimin dengan angka 36,58 persen serta Ganjar-Mahfud 18,89 persen. Adapun yang golput atau tidak memilih 0,05 persen dan tidak menjawab atau tidak tahu 1,27 persen. 

 

Pada pemilih dengan rata-rata usia antara 40-45 tahun juga dimenangkan Prabowo-Gibran dengan angka 43,32 persen. 

 

Kemudian diikuti Anies-Muhaimin dengan angka 35,79 persen serta Ganjar-Mahfud 18,56 persen . Adapun yang golput atau tidak memilih 0,1 persen dan tidak menjawab atau tidak tahu 1,11 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Berdasarkan rentang usia 56 tahun keatas juga dimenangkan Prabowo-Gibran dengan angka 39,47 persen. Kemudian ada Anies-Muhaimin dengan angka 38,6 persen, dan Ganjar-Mahfud 17,54 persen. Jumlah yang tidak menjawab atau tidak tahu 4,39 persen," jelasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral