News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Delapan Rumah dan Satu Mushola Rusak Akibat Tanah Bergerak di Banjarnegara

Intensitas hujan tinggi di Banjarnegara, mengakibatkan tanah bergerak di Desa Majalengka, Banjarnegara. Akibatnya, delapan rumah warga dan satu mushola rusak.
Jumat, 17 Desember 2021 - 14:16 WIB
Kondisi Rumah dan Mushola yang Rusak Akibat Tanah Gerak di Banjarnegara
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Banjarnegara, Jawa Tengah - Intensitas hujan tinggi yang menguyur wilayah Banjarnegara, mengakibatkan tanah bergerak. Akibatnya delapan rumah warga dan satu mushola di Desa Majalengka, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah, rusak.

Tanah bergerak mengakibatkan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan pada bagian lantai amblas, dinding mengalami retak-retak hingga kondisi bangunan miring. Menurut Sekretaris Desa, Desa Majalengka, Arif Heru Setyoko tingginya curah hujan mengakibatkan pergerakan tanah di Dusun Majalangu dan Dusun Wiradrana. Hal ini mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang sudah terdampak, ada delapan rumah warga. Lima rumah di Dusun Majalangu dan tiga rumah di Dusun Wiradrana,” ujarnya saat ditemui di kantor pemerintah Desa Majalengka, Kamis (16/12/2021).

Akibat pergerakan tanah ini, sekitar dua puluh rumah warga yang berada di sekitar lokasi tersebut ikut terancam mengalami kerusakan. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, pihaknya mengimbau agar warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Kami sudah menyarankan kepada warga, jika hujan untuk mengungsi dulu ke tempat yang lebih aman. Karena jika hujan lebat, tanah terus bergeser. Termasuk dua puluh rumah yang terancam untuk ikut waspada. Meskipun belum sampai terdampak,” imbaunya.

Salah satu pemilik rumah, Sangaji menuturkan tanah bergerak yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya membuat rumah dan mushola rusak. Bahkan, rumah yang ia tempati dinding di sisi depan sempat ambruk.

“Rumah saya pernah bagian tembok yang depan ini ambruk karena retaknya cukup lebar. Rata-rata memang karena bagian lantai ambles dan bergeser sehingga membuat tembok retak,” ungkapnya.

Ia menyebut, lebar keretakan dinding rumah terus bertambah jika terjadi hujan lebat. Kondisi ini membuat warga takut jika rumah yang ditempati roboh.

“Kalau hujan lebat pasti ada penambahan lebar dinding yang retak-retak ini. Sebenarnya takut,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi serupa juga terjadi di mushola yang rusak bagian lantai, dinding dan atap. Meskipun demikian, mushola tersebut hingga saat ini masih digunakan warga untuk ibadah.

“Sampai sekarang masih digunakan untuk ibadah. Termasuk juga kadang-kadang untuk berkumpul sama warga,” katanya. (Ronaldo Bramantyo/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Top Skor Liga Champions 2025-2026: Harry Kane Susul Kylian Mbappe usai Duel Dramatis Bayern Kontra PSG

Daftar Top Skor Liga Champions 2025-2026: Harry Kane Susul Kylian Mbappe usai Duel Dramatis Bayern Kontra PSG

Harry Kane berhasil menipiskan ketertinggalan dari Kylian Mbappe dalam daftar top skor sementara Liga Champions 2025-2026. Duel leg pertama semifinal berlangsung dengan dramatis.
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Dedi Mulyadi Segera Evaluasi Jalur Kereta usai Kecelakaan Maut KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Dedi Mulyadi Segera Evaluasi Jalur Kereta usai Kecelakaan Maut KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Dedi Mulyadi merespons tegas kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Belasi Bekasi Timur
Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Dinamika Timnas Indonesia kembali jadi perbincangan panas. Mulai dari pemain yang tersisih, keputusan pelatih tuai kritik, hingga kabar mengejutkan dari FIFA.
Gubernur Pramono Anung Umumkan Kabar Baik untuk Pelajar: Ada 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Ini Daftarnya!

Gubernur Pramono Anung Umumkan Kabar Baik untuk Pelajar: Ada 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Ini Daftarnya!

Bagaimana pembagian penerima subsidi tersebut dan sekolah-sekolah mana saja yang masuk dalam daftar sekolah swasta gratis di DKI Jakarta? Berikut penjelasannya.
Danantara Ungkap Proyek Elektrifikasi Tiga Jalur Strategis Kereta Jakarta Dimulai Bulan Depan

Danantara Ungkap Proyek Elektrifikasi Tiga Jalur Strategis Kereta Jakarta Dimulai Bulan Depan

Danantara bersama BP BUMN mengumumkan rencana groundbreaking proyek elektrifikasi jalur kereta api untuk tiga rute strategis, yakni Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Cilegon.

Trending

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kejutan! Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala Thomas 2026

Kejutan! Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala Thomas 2026

Indonesia harus puas finis di peringkat ketiga pada klasemen akhir Grup D Piala Thomas 2026.
Dedi Mulyadi Menahan Sedih, Dengarkan Perjuangan Suami Cari Istri dari Stasiun Bekasi Timur hingga Kamar Jenazah

Dedi Mulyadi Menahan Sedih, Dengarkan Perjuangan Suami Cari Istri dari Stasiun Bekasi Timur hingga Kamar Jenazah

​​​​​​​Dedi Mulyadi menahan sedih saat dengar kisah suami korban KRL yang mencari istrinya dari Stasiun Bekasi Timur hingga kamar jenazah, berujung duka mendalam.
Selengkapnya

Viral