GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Dua Kaki Diduga Pelaku Penikaman Seorang Wanita di Medan

Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil membekuk pelaku kurang dari 10 jam, Pelaku penikaman dan membawa lari mobil milik seorang wanita, Indah Khairani (26) warga Jl. Sekata Gg. Flamboyan, Kel. Sei Agul, Kec. Medan Barat.
Kamis, 23 Desember 2021 - 02:10 WIB
Rilis Pelaku Penikaman di Medan
Sumber :
  • Bahana Situmorang
Medan, Sumatera Utara - Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil membekuk pelaku kurang dari 10 jam, Pelaku penikaman dan membawa lari mobil milik seorang wanita, Indah Khairani (26) warga Jl. Sekata Gg. Flamboyan, Kel. Sei Agul, Kec. Medan Barat.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari kejadian itu, petugas mengamankan pelaku Muhammad Faris (26) warga Jalan Marelan Pasar III Timur, Kecamatan Medan Marelan. Kedua kaki tersangka pun jebol ditembak polisi karena melakukan perlawanan pada saat ditangkap.
 
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr. Muhammad Firdaus mengatakan aksi pelaku berawal, Senin (20/12/2021). Pelaku yang bekerja di bagian keuangan Kantor Cabang WIKA Jalan Sibiru-biru, Kecamatan Delitua saat itu chattingan melalui WhatsApp kepada korban untuk janjian makan malam.
 
Selanjutnya sekira pukul 21.30 WIB, pelaku pun bertemu dengan Korban di depan Pajak USU Jalan Jamin Ginting, Medan, yang mana Korban membawa Mobil Honda Brio warna merah BK 1273 ZA. Setelah bertemu, korban menyuruh pelaku untuk menyetir mobil milik korban. Kemudian keduanya pun jalan-jalan keliling Kota Medan dan berhenti untuk makan kerang rebus di daerah Jalan Bambu kecamatan Medan Timur.
 
“Setelah selesai makan, korban dan pelaku kembali berkeliling Kota Medan dan berhenti di Indomaret Jalan Gatot Subroto hendak membeli air mineral. Korban menyuruh tersangka untuk membeli dimsum udang dan kepiting, namun pelaku hanya membeli dimsum udang,” kata Muhammad Firdaus didampingi Wakasat Reskrim AKP Adrian Rizky Lubis dan Kanit Pidum AKP Muhammad Reza, di Mapolrestabes Medan, Rabu (22/12/2021) sore.
 
Lanjut dikatakan Firdaus, korban lalu marah-marah kepada pelaku dengan mengatakan kenapa hanya membeli dimsum udang saja. Pelaku menjawab hanya dimsum udang saja yang masih ada. Selanjutnya, keduanya pun cekcok mulut di dalam mobil yang saat itu sedang dikemudikan pelaku.
 
Sesampainya di Jalan Marelan, pelaku memberhentikan mobil korban di pinggir jalan. Lalu pelaku keluar mobil untuk merokok. Setelah selesai merokok, pelaku kembali membawa korban jalan-jalan mengarah ke Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat. Sambil memeluk dan mencium, korban mengatakan kepada pelaku berapa uang yang bisa pelaku berikan untuk korban.
 
“Pelaku kemudian mulai emosi dan memukul wajah korban dan memberhentikan mobil sebelum halte bus Kampus Dharmawangsa Jalan Yos Sudarso. Itu terjadi Selasa (21/12/2021) sekira pukul 02.30 WIB. Selanjutnya pelaku menikam leher, perut serta paha korban dengan sebilah pisau hingga 10 kali, yang mana pisau tersebut baru dibelinya di salah satu toko grosir,” papar firdaus.
 
Setelah korban terluka parah, korban sempat merebut pisau dari pelaku sehingga melukai tangan sebelah kanan pelaku. Kemudian membuka pintu mobil untuk menyelamatkan diri.
 
Setelah mendapat laporan dari keluarga korban, tim gabungan Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut melakukan penyelidikan. Dalam tempo 9 jam saja, pelaku ditangkap petugas di Jalan Yos Sudarso, Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (22/12/2021) sekira pukul 12.30 WIB. Pada saat ditangkap, seorang teman pelaku berinisial S juga turut diamankan. Kemudian terhadap pelaku diinterogasi terkait mobil korban yang dilarikannya.
 
“Nah, pada saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti mobil korban, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Dengan sigap petugas memberikan tindakan tegas terukur (menembak) yang mengenai bagian kedua kaki pelaku,” terangnya.
 
”Untuk motifnya karena tersangka merasa sakit hati, dimaki-maki oleh korban,” tambahnya.
 
Saat disinggung apakah pelaku merencanakan aksinya karena telah menyiapkan pisau untuk menikam korban, Firdaus mengatakan pihaknya masih mendalami pemeriksaan terhadap pelaku.
 
“Pelaku membeli pisau tersebut dari salah satu toko di Jalan HM. Jhoni, Medan. Saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk karyawan toko di mana pelaku membeli pisau tersebut,” jelasnya, seraya menambahkan saat ini kondisi korban masih dirawat di RS Putri Hijau, Medan.
 
Sebagai barang bukti, petugas mengamankan 1 unit mobil Brio warna merah BK 1273 ZA milik korban dan sebilau pisau yang digunakan pelaku menikam korban.
 
Sementara, pelaku mengaku kerap sakit hati karena kerap dimintai uang sepanjang perjalanan.
 
“Saya sakit hati karena selalu dimintai uang sama dia (korban). Sebelumnya saya pernah kasih uang ke dia Rp. 1 juta dan Rp. 1,5 juta,” akunya.
 
Saat disingung hubungan pelaku dengan korban, ia mengatakan hanya berteman saja alias teman tapi mesra (TTM).
 
"Cuma teman (sama korban). TTM aja. Sudah lama kami kenal sejak pakai Blackberry Messenger (BBM) sekitar kurang lebih 3 tahun,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 ayat 2 KUPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (bahana/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ressa Masih Dingin Meski Denada Ingin Bertemu, Kuasa Hukum Heran: Kan Aneh!

Ressa Masih Dingin Meski Denada Ingin Bertemu, Kuasa Hukum Heran: Kan Aneh!

Kuasa hukum Denada ungkap keheranannya terhadap sikap dingin Ressa meski sang ibu sudah berulang kali mencoba menghubungi untuk bertemu dan berdamai.
PDIP Sebut Pengiriman 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza Harus Melalui PBB

PDIP Sebut Pengiriman 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza Harus Melalui PBB

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pengiriman 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza harus melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Conor McGregor Siap Comeback? Pengamat Sebut Mantan Rival Khabib Nurmagomedov Bakal Turun di UFC White House

Conor McGregor Siap Comeback? Pengamat Sebut Mantan Rival Khabib Nurmagomedov Bakal Turun di UFC White House

Analis UFC Din Thomas yakin Conor McGregor bakal kembali bertarung di UFC White House, meski harus menegosiasikan ulang kontrak dan menghadapi Michael Chandler
Respon Santai Chivu soal Kartu Merah Kalulu di Laga Inter Milan vs Juventus: Pemain Saya Merasakan Sentuhan

Respon Santai Chivu soal Kartu Merah Kalulu di Laga Inter Milan vs Juventus: Pemain Saya Merasakan Sentuhan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan respon santai soal kartu merah yang didapat Pierre Kalulu di laga Inter Milan vs Juventus. Apa katanya Chivu?
Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 Putri: Perebutan Tiket Final Four Makin Ketat, Bandung BJB Tandamata Semakin di Ujung Tanduk

Klasemen Proliga 2026 putri, di mana perebutan tiket final four makin ketat termasuk untuk Bandung BJB Tandamata yang nasibnya masih di ujung tanduk.
Dari Jakarta Hingga Bali, BMKG Beri Peringatan Serius Wilayah-Wilayah Ini Terancam Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan Buntut Monsun Asia Menguat

Dari Jakarta Hingga Bali, BMKG Beri Peringatan Serius Wilayah-Wilayah Ini Terancam Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan Buntut Monsun Asia Menguat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di berbagai penjuru tanah air untuk memperketat kewaspadaan, buntut Monsun Asia menguat.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT