News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Pertama Kerja, Mentan Amran Tinjau Lahan Pertanian di Merauke Papua Selatan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Desa Nggu Mutibbob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Rabu, 17 April 2024 - 14:09 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Desa Nggu Mutibbob , Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Sumber :
  • Humas Kementan

“Dan ini kami serahkan dan ini menjadi percontohan nanti. misi kami kedepanm adalah, kita mentranspormasi pertanian tradisional menuju pertanian modern. Artinya apa, yang dulu dengan mekanisasi menggunakan sapi, sekarang mekanisasi menggunakan traktor mesin,” sambungnya.

“Sehingga tujuannya adalah, meningkatkan kesejahteraan petani karena biaya kita bisa tekan 60 persen sampe 50 persen,  artinya tiga kali pendapatannya, tetapi biayanya hanya separuh. dan semua menggunakan teknologi. kita uji coba disini, 20.000 Ha, kalau ini berhasil, insyaAlla 3 bulan kedepan, 6 bulan kita langsung lanjutkan untuk 500.000 Ha. Karena 10.000 yang dulu yang kita muali 2016 sudah berhasil,” tutup Mentan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Desa Nggu Mutibbob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Ditempat yang sama, Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menyampaikan bahwa kunjungan Mentan Andi Amran Sulaiman tepat pada hari pertama kerja setelah libur lebaran ke Merauke tepatnya distrik tanah miring tersebut untuk meninjau penanaman dan panen padi.

Menurut Suwandi secara keseluruhan luas baku sawah di Kabupaten Merauke sekitar 63 ribu hektar untuk pertanian tanaman pangan. “Itu akan terus tingkatkan perluasan areal tanam dan peningkatan indeks tanam dengan pompanisasi dan pemanfaatan mekanisasi karena tenaga kerja terbatas sedangkan lahan sangat luas. Dan kita harap Merauke jadi Cadangan Pangan Nasional,” kata Suwandi.

Sebagai Informasi, kunjungan Mentan Andi Amran Sulaiman pada hari pertama kerja dalam rangka meninjau Program Pengembangan Pertanian Modern Skala Luas di Kabupaten Merauke dengan luar 20.000 Hektar dengan didukung mekanisasi. 

Selain meninjau penanaman padi, dengan guyuran hujan lebat, Mentan Andi Amran Sulaiman juga melakukan panen padi di lahan hasil rintisan seluar 10.000 hektar dengan varietas padi inpari 32.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Timnas futsal Indonesia mencetak sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026 setelah berhasil melangkah ke babak semifinal.
Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Jeffrey Epstein belakangan ini jadi sorotan dunia setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat merilis arsip sebanyak 3 juta halaman dengan nama Epstein File
Tantangan Adik Denada Soal Ayah Biologis Ressa Dibalas Pedas: Ibunya Aja Nggak Ngakuin!

Tantangan Adik Denada Soal Ayah Biologis Ressa Dibalas Pedas: Ibunya Aja Nggak Ngakuin!

Tantangan adik Denada, Enrico Tambunam kepada pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologis dibalas pedas oleh kuasa hukumnya, Ronald Armada.
Resmi! Fenerbahce Amankan N’Golo Kante, Presiden Turki Turut Disorot

Resmi! Fenerbahce Amankan N’Golo Kante, Presiden Turki Turut Disorot

Fenerbahce akhirnya merampungkan proses perekrutan gelandang bintang N’Golo Kante dari klub Liga Arab Saudi, Al Ittihad.
4 Alasan Mengapa Allah Terkadang Menunda Apa yang Kita Minta

4 Alasan Mengapa Allah Terkadang Menunda Apa yang Kita Minta

Sering berdoa tapi belum juga dikabulkan? Inilah 4 alasan mengapa Allah SWT terkadang menunda apa yang kita minta.
Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT