News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agar Tidak Jadi Korban, Kenali Jenis Cyberbullying di Dunia Maya

Perundungan dunia maya (cyberbullying) terus terjadi seiring dengan berkembangnya pemanfaatan media digital. Korbannya bisa siapa saja, tak memandang usia maupun latar belakang.
Senin, 13 Mei 2024 - 18:42 WIB
Perundungan dunia maya (cyberbullying) terus terjadi seiring dengan berkembangnya pemanfaatan media digital.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Perundungan dunia maya (cyberbullying) terus terjadi seiring dengan berkembangnya pemanfaatan media digital. Korbannya bisa siapa saja, tak memandang usia maupun latar belakang. Cyberbullying muncul karena tidak bijaknya seseorang dalam menggunakan atau memanfaatkan teknologi.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai Ahmad Faisal Lubis mengungkapkan hal itu saat menjadi pembicara dalam webinar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau untuk segmen pendidikan di Kota Dumai, Senin (13/5).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Faisal mengatakan, perundungan (bullying) merupakan sebuah bentuk perilaku agresif yang dilakukan secara berulang dan disengaja untuk menimbulkan perasaan tidak nyaman maupun cedera bagi korban. ”Bedanya dengan cyberbullying, yakni pada penggunaan perangkat dan teknologi digital. Hal ini dapat terjadi di media sosial, platform chatting, platform bermain game, dan ponsel,” ujarnya dalam webinar yang dipandu moderator Azka Said.

Cyberbullying, lanjut Ahmad Faisal, jauh lebih berbahaya dibanding dengan bullying yang dilakukan dengan menggunakan kekerasan verbal atau fisik terhadap anak yang jauh lebih lemah dan kecil. Meskipun tindakan penindasan ini tidak terjadi secara fisik, namun memiliki efek yang lebih menghancurkan dan tahan lama. 

”Perundungan siber dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa perlu adanya tatap muka. Hal ini dapat memberikan keberanian tersendiri bagi anak– anak untuk melakukan hal yang tidak mungkin mereka lakukan di dunia nyata. Apalagi, mereka dapat membuat fake account hanya untuk mem-bully seseorang di media sosial,” jelas Ahmad Faisal Lubis dalam diskusi virtual bertajuk ”Kenali Jenis Cyberbullying di Dunia Maya”. 

Adapun bentuk cyberbullying, menurut Ahmad Faisal, bisa berupa flaming harassment denigration atau perilaku mengirim pesan teks, gangguan, kegelisahan atau pencemaran nama baik dengan kata-kata kasar dan frontal, maupun impersonation atau peniruan dan penyamaran dengan berpura-pura menjadi orang lain.

”Untuk mencegah terjadinya bullying: tunjukkan prestasi, jalin pertemanan dengan banyak orang, tumbuhkan rasa percaya diri, tidak terpancing untuk melawan, jadikan pembulian sebagai penyemangat untuk sukses, tidak menunjukkan sikap takut atau sedih, dan laporkan pada pihak berwenang,” pungkas Ahmad Faisal Lubis di depan para pendidik dan siswa sekolah menengah yang mengikuti diskusi online dengan menggelar nonton bareng (nobar) di sekolah masing-masing.

Beberapa sekolah menengah yang menggelar nobar diskusi online di Kota Dumai, di antaranya: SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5 Dumai, SMPN 2, SMPN 5, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 11, SMPN 13, SMPN 14 Dumai, dan SMAN 2 Dumai Timur. 

Dari perspektif berbeda, Chief Operating Regional East Java Asia Council for Small Business Eko Pamuji menegaskan, perkembangan penggunaan media sosial makin menyuburkan perundungan dunia maya. 

”Pemicu perundungan bisa berawal dari pelaku atau korban, faktor keluarga (sering bertengkar), ada ’kompor’ penyulut, maupun faktor eksternal seperti media massa, penampilan fisik, beda kelas sosial, tradisi senioritas, dan karakter buruk pelaku,” rinci Eko Pamuji.

tvonenews

Sementara, drummer kelompok musik Hijau Daun Rio Aries Kusnanto yang bertindak sebagai key opinion leader diskusi menyebut pentingnya pemahaman keamanan saat berada di dunia digital. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Aktifkan F2A (autentifikasi 2 faktor), ganti password secara berkala, hati-hati bertransaksi menggunakan Wifi publik. Jangan lupa saring sebelum sharing, dan waspada modus penipuan online agar tidak jadi korban,” jelas Rio Aries Kusnanto.
 
Untuk diketahui, webinar seperti dihelat di Kota Dumai ini, merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dilaksanakan sejak 2017. Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini mulai bergulir pada Februari 2024, berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring. 

Meningkatkan kecakapan warga masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 jiwa penduduk Indonesia.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Utama Performanya Menurun pada Lap-lap Terakhir MotoGP Amerika Serikat 2026

Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Utama Performanya Menurun pada Lap-lap Terakhir MotoGP Amerika Serikat 2026

Performa rider Ducati, Francesco Bagnaia, terlihat merosot cukup tajam pada lap-lap akhir MotoGP Amerika Serikat di Circuit of the Americas akhir pekan kemarin.
Sempat Diveto Presiden Corinthians, AC Milan Tancap Gas Lagi Demi Boyong Jelmaan Kaka ke San Siro Musim Panas

Sempat Diveto Presiden Corinthians, AC Milan Tancap Gas Lagi Demi Boyong Jelmaan Kaka ke San Siro Musim Panas

AC Milan kembali menghidupkan upaya untuk mendatangkan gelandang muda Corinthians, Andre. Klub asal Italia tersebut dilaporkan telah meningkatkan nilai tawaran.
BPKH Ungkap Strategi Kelola Dana Haji Ratusan Triliun untuk Jadi Motor Ekonomi Syariah Baru

BPKH Ungkap Strategi Kelola Dana Haji Ratusan Triliun untuk Jadi Motor Ekonomi Syariah Baru

BPKH juga mendorong integrasi berbagai potensi dalam ekosistem haji dan umrah, mulai dari sektor keuangan, logistik, akomodasi, konsumsi, farmasi, hingga UMKM halal.
Sepakat dengan Banyak Pembalap, Francesco Bagnaia Akui Aprilia Terlalu Kuat di MotoGP 2026

Sepakat dengan Banyak Pembalap, Francesco Bagnaia Akui Aprilia Terlalu Kuat di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia hanya finis ke-10 saat tampil di MotoGP Amerika 2026, akhir pekan kemarin.
Timnas Indonesia Gagal, Super League Berpeluang Punya Wakil di Piala Dunia 2026 Lewat Bintang Persib Bandung

Timnas Indonesia Gagal, Super League Berpeluang Punya Wakil di Piala Dunia 2026 Lewat Bintang Persib Bandung

Frans Putros berpeluang bawa Irak ke Piala Dunia 2026 lewat laga play-off kontra Bolivia di Meksiko. Bek Persib jadi sorotan usai tampil konsisten musim ini.
Kembali Diperiksa KPK, Eks Menag Yaqut Masih Mengaku Tak Terima Uang Korupsi Kuota Haji

Kembali Diperiksa KPK, Eks Menag Yaqut Masih Mengaku Tak Terima Uang Korupsi Kuota Haji

Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas kembali dilakukan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (31/3/2026).

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral