News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Sekolah di Madina yang Porak poranda akibat Banjir dan Longsor Masih Belum Diperbaiki

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal jumlah sekolah terdampak banjir dan longsor adalah 36 sekolah SD dan SMP. 
Rabu, 5 Januari 2022 - 07:46 WIB
Kadisdik Madina meninjau SMP Negri 3 Batang Natal yang rusak parah akibat longsor
Sumber :
  • Romulo Siregar

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Banjir besar yang melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara pada Desember lalu menyisakan kerusakan parah untuk fasilitas pendidikan. Selain merusak puluhan sekolah, banjir tersebut juga merusak perabotan sekolah dan buku-buku pelajaran.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal jumlah sekolah terdampak banjir dan longsor adalah 36 sekolah SD dan SMP. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu sekolah terparah adalah SMP 3 Batang Natal Mandailing Natal. Dua ruang belajar hampir rata dengan tanah karena longsor.

Selain dua ruang belajar yang ambruk, terdapat empat ruangan lagi yang terancam karena tanahnya yang retak sudah mencapai teras sekolah.

Wakil kepala sekolah SMP 3 Batang Natal, Juraidah Nasution, Selasa (4/1/2022) mengungkapkan, bencana banjir dan longsor terjadi pada Sabtu (18/12/2021) malam setelah daerah Mandailing Natal diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut.

Menurut Juraidah pada Sabtu siang masih sempat membagi rapor untuk 139 siswa di sekolah, tetapi malamnya sekolah sudah ambruk karena longsor.

"Hujan, Pak, dari hari Kamis tidak berhenti, pas bagi rapor juga dalam keadaan hujan. Pada Sabtu malam sekolah ini roboh. Langsung kita laporkan, kita berharap sekolah ini segera dilakukan penyelamatan agar ruang kelas lainnya tidak ikut longsor," ujar Juraidah Nasution.

Meski kehilangan dua ruang belajar, proses belajar mengajar di sekolah tersebut masih terus berjalan dengan menjadikan satu ruangan menjadi dua kelas.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Arbiuddin Syahputra Harahap, bersama staf Dinas Pendidikan sudah mulai menginventarisasi dampak bencana alam itu.

Puluhan sekolah tersebut berada di Kecamatan Batang Natal, Ranto Baek, Lingga Bayu, Sinunukan, Batahan, Natal, dan Muara Batang Gadis.

Selain kerusakan fisik, dari 36 sekolah yang terdampak, banyak di antaranya kehilangan perabotan, buku pelajaran, rapor yang belum sempat dibagikan, dan dokumen sekolah.

Untuk sementara waktu Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal sudah mendistribusikan ribuan buku pelajaran agar proses belajar mengajar tidak terganggu.

Sementara untuk kerusakan yang terjadi dan biaya perbaikan, Kepala Dinas Pendidikan mengungkapkan telah menyurati Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Mandailing Natal agar dilaksakan perhitungan.

"Kita sudah surati Dinas BPBD Madina untuk dilakukan monitoring terhadap sekolah yang terdampak rusak berat, dan dalam akhir bulan ini kita akan mengajukan proposal tentang penggantian lokal ini ke Kementerian Pendidikan ataupun melalui dana R-APBD," ucap Arbiuddin.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Pendidikan akan segera mengajukan permohonan perbaikan dan pembangunan ruang kelas baru kepada Kementerian Pendidikan agar proses belajar mengajar di sekolah tersebut bisa berjalan normal.

Lebih lanjut Arbiuddin menjelaskan bahwa proses belajar mengajar saat ini masih berjalan dengan baik meski tidak seperti biasanya yaitu dengan menggunakan ruang kelas yang ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini proses belajar masih berjalan dengan baik, ruangan satu kelas kita bagi 2 dan kita sekat untuk sementara ini" paparnya.

Arbiuddin menuturkan pasca-bencana banjir kemarin total 36 sekolah yang terdampak banjir dan longsor, dua sekolah yang rusak parah dan memang hancur bangunannya. Direncanakan perbaikan keseluruhan akan dilakukan pada triwulan pertama. (Romulo Siregar/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.
Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Samsung Intelligent Eyewear dikabarkan meluncur Desember 2026. Kacamata pintar berbasis Android XR dan Gemini ini bisa menerjemahkan bahasa hingga merangkum
Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Tampil konsisten di Liga Malaysia membuat pemain lokal kelahiran Bontang mendapat sorotan media sosial Negeri Jiran dan dianggap layak ke Timnas Indonesia.
Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra dalam laga LaLiga 2 itu.
Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

vivo X500 Ultra dikabarkan membawa kamera telefoto 200MP, sedangkan vivo X500s menguji sensor selfie 68MP berbentuk persegi. Simak bocoran spesifikasinya.
Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Said Aalim Brkic, pemain keturunan Indonesia, kembali masuk skuad Jerman U-17 untuk kualifikasi Euro 2027 di Frankfurt, melawan tiga negara Eropa pada November.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral