News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Global Mewujudkan Tata Kelola Air yang Inklusif dan Berkelanjutan

Presiden Indonesia Joko “Jokowi” Widodo membuka Pertemuan Tingkat Tinggi Forum Air Dunia ke -10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, pada Senin pagi, 20 Mei.
Senin, 20 Mei 2024 - 17:37 WIB
Tangkapan layar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato pada Pertemuan Tingkat Tinggi KTT WWF Ke-10, seperti disaksikan dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, di Jakarta, Senin (20/5/2024).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Presiden Indonesia Joko “Jokowi” Widodo membuka Pertemuan Tingkat Tinggi Forum Air Dunia ke -10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, pada Senin pagi, 20 Mei.

Presiden Jokowi menyatakan negara-negara di seluruh dunia harus menjadikan forum air terbesar di dunia ini sebagai momentum untuk merevitalisasi aksi nyata dan komitmen bersama terhadap air dengan berbagi pengetahuan, mendorong solusi inovatif, dan menerapkan pengelolaan sumber daya air secara terpadu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hal ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan merumuskan aksi nyata terkait pengelolaan air yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Jokowi.

Presiden juga menekankan pentingnya peran air dalam kehidupan manusia. Begitu pentingnya air sehingga sering disebut sebagai minyak masa depan berikutnya.

Dari sisi ekonomi, Presiden Jokowi mengatakan kekurangan air dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen pada tahun 2050.

Oleh karena itu, di hadapan peserta World Water Forum ke-10, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, Indonesia telah memperkuat infrastruktur air dengan membangun 42 bendungan dan 1,18 juta hektar jaringan irigasi; merehabilitasi 43 juta hektar jaringan irigasi; dan membangun pengendalian banjir dan perlindungan pantai sepanjang 2.156 kilometer.

Indonesia juga memanfaatkan sumber daya air dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung (PLTS) Ciatra. PLTS tersebut merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

“Tetapi semua upaya ini tidak cukup. Masalah air dan sanitasi akan menjadi semakin serius di masa depan. Upaya-upaya ini harus diperkuat di tingkat global, yang melibatkan negara, sektor swasta, dan masyarakat sipil. World Water Forum ke-10 merupakan langkah strategis untuk mengambil tindakan nyata dan berkomitmen bersama untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi,” kata Presiden.

Menurut Presiden, Indonesia secara konsisten mendorong tiga hal dalam forum tersebut. Pertama, bertujuan untuk meningkatkan prinsip solidaritas dan inklusivitas untuk mengatasi tantangan bersama, terutama bagi negara kepulauan kecil yang mengalami kelangkaan air.

Kedua, memberdayakan hidro-diplomasi untuk kerja sama yang konkrit dan inovatif sesuai kebutuhan negara penerima sekaligus mencegah persaingan dalam pengelolaan sumber daya air lintas batas berdasarkan hukum internasional. 

Ketiga, penguatan kepemimpinan politik sebagai kunci keberhasilan berbagai bentuk kerja sama menuju ketahanan air berkelanjutan.

Oleh karena itu, Indonesia telah mengadopsi empat inisiatif baru, yaitu penetapan Hari Danau Sedunia; pembentukan Center of Excellence di Kawasan Asia Pasifik untuk keamanan air dan iklim; pengelolaan air berkelanjutan di negara-negara kepulauan kecil, dan promosi proyek air untuk memastikan komitmen politik, menerjemahkan kata-kata kami menjadi tindakan nyata.

“Air lebih dari sekedar sumber daya alam, air adalah kekuatan kolaboratif yang menyatukan dan mempersatukan kita. Melestarikan air adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Sebelumnya, Presiden Dewan Air Dunia Loïc Fauchon mendorong para kepala negara dan delegasi yang hadir untuk memasukkan hak atas air ke dalam konstitusi, undang-undang, dan peraturan negara masing-masing. Ia menegaskan, langkah ini akan mempercepat tercapainya keadilan atas akses air dan sanitasi di seluruh dunia.

“Jadi secara bertahap kita bisa mengadvokasi agar hak akses air ditegakkan bagi semua orang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Loïc Fauchon mengumumkan bahwa organisasinya akan memperkenalkan koalisi "Uang untuk Air" pada konferensi PBB mendatang dan menyampaikan undangan ke semua negara untuk bergabung. Koalisi ini bertujuan untuk mengatasi sub-kedaulatan dan penghapusan utang air di negara-negara termiskin di dunia.

“Kami bertujuan untuk memastikan bahwa mayoritas pendanaan iklim terutama didedikasikan untuk air, termasuk air limbah,” katanya.

tvonenews

Mengakhiri sambutannya, Loïc Fauchon juga menyerukan tindakan internasional untuk memastikan pemerintahan yang lebih aktif dan terdesentralisasi berdasarkan kerja sama multilateral.

“Seperti yang kami lakukan di forum ini, penting juga untuk memperkuat aturan mediasi sungai, danau, dan daerah aliran sungai. Diplomasi air membawa perdamaian ke tepian, bukan membawa perang ke sungai,” tambahnya .

Selain itu, diplomasi hidro merupakan pendekatan konkrit dan inovatif dalam mengelola sumber daya air lintas batas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai hasil dari forum tersebut, akan disahkan deklarasi menteri yang menggabungkan tiga kepentingan nasional Indonesia, yaitu pengusulan Hari Danau Sedunia, pembentukan Center of Excellence for Water and Climate Security, dan advokasi pengelolaan sumber daya air terpadu di pulau-pulau kecil .

Selain membuka Pertemuan Tingkat Tinggi tersebut, Presiden Jokowi juga dijadwalkan mengunjungi Tahura Ngurah Rai, Bali, didampingi para pemimpin negara dan delegasi World Water Forum ke -10.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pameran Foto Palestine Through the Lens di UMY Angkat Kesaksian Jurnalis dari Gaza

Pameran Foto Palestine Through the Lens di UMY Angkat Kesaksian Jurnalis dari Gaza

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pameran fotografi bertajuk "Palestine Through the Lens" di Gedung Pascasarjana UMY yang berlangsung mulai Senin (29/6/2026) hingga Rabu ( 1/7/2026).
Dua Pelaku Ditangkap, Satu DPO Kasus Pelempar Bom Molotov di Koja Jakarta Utara Masih Diburu

Dua Pelaku Ditangkap, Satu DPO Kasus Pelempar Bom Molotov di Koja Jakarta Utara Masih Diburu

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara masih memburu satu pelaku dalam kasus pelemparan bom molotov yang terjadi di kawasan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.
Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus Cunha yang 'Menghibur' Pemain Samurai Biru usai Pamer Gestur 5 Jari

Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus Cunha yang 'Menghibur' Pemain Samurai Biru usai Pamer Gestur 5 Jari

Kemenangan dramatis Brasil atas Jepang di Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan cerita menarik di luar hasil pertandingan. Aksi Matheus Cunha kini jadi sorotan.
Kumpulkan Kepala Daerah, Mendagri Gelar Rapat Digitalisasi Bansos di 43 Kabupaten/Kota

Kumpulkan Kepala Daerah, Mendagri Gelar Rapat Digitalisasi Bansos di 43 Kabupaten/Kota

Mendagri Tito Karnavian menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah kepala daerah dan kementerian/lembaga terkait digitalisasi bansos.
Prabowo Genjot Ratifikasi EAEU, 90 Persen Produk Indonesia Berpeluang Bebas Bea Masuk

Prabowo Genjot Ratifikasi EAEU, 90 Persen Produk Indonesia Berpeluang Bebas Bea Masuk

Pemerintah mempercepat langkah Indonesia bergabung dalam perjanjian dagang dengan Eurasian Economic Union (EAEU).
Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil Milik Puteri Indonesia Pariwisata Terkena Pelemparan Batu saat Melintas di Pondok Indah, Pelaku Diselidiki

Mobil milik Puteri Indonesia Pariwisata tahun 2022 Adinda Cresheilla diduga menjadi korban pelemparan batu saat melintas di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Trending

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Selengkapnya

Viral