News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus Cunha yang 'Menghibur' Pemain Samurai Biru usai Pamer Gestur 5 Jari

Kemenangan dramatis Brasil atas Jepang di Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan cerita menarik di luar hasil pertandingan. Aksi Matheus Cunha kini jadi sorotan.
Selasa, 30 Juni 2026 - 13:21 WIB
Reaksi Media Jepang soal Matheus Cunha Hampiri Pemain Samurai Biru Usai Pamer Gestur '5 Jari'
Sumber :
  • Instagram @sportcorner_indonesia - @footra_

tvOnenews.com - Kemenangan dramatis Brasil atas Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan cerita menarik di luar hasil pertandingan.

Bukan hanya comeback Selecao yang menjadi sorotan, tetapi juga aksi penyerang Matheus Cunha yang memperlihatkan gestur lima jari setelah peluit panjang dibunyikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut langsung mendapat perhatian media Jepang. Soccer King mengulas secara khusus tindakan Cunha sekaligus mengungkap alasan sebenarnya di balik gestur yang sempat memancing berbagai spekulasi di kalangan suporter.

Penyerang Brasil, Matheus Cunha, di laga lawan Jepang di Piala Dunia 2026
Penyerang Brasil, Matheus Cunha, di laga lawan Jepang di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @agrandejogada

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit itu, Jepang sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Kaishu Sano pada babak pertama. Namun, pengalaman Brasil berbicara setelah turun minum.

Casemiro berhasil menyamakan kedudukan sebelum Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol kemenangan pada masa injury time sehingga membawa Selecao menang 2-1 dan melaju ke babak 16 besar.

Tak lama setelah pertandingan berakhir, kamera menangkap Matheus Cunha mengangkat tangan sambil membentuk angka lima dengan jari-jarinya.

Menanggapi peristiwa itu, media Jepang, Soccer King memberikan reaksi tak terduga.

Menurut laporan Soccer King, isyarat lima jari itu merujuk pada lima gelar Piala Dunia yang telah dimiliki Brasil.

Cunha sengaja melakukannya sebagai respons terhadap komentar penyerang Jepang, Kento Shiogai, yang sebelum pertandingan sempat mempertanyakan apakah Brasil masih memiliki kekuatan seperti era kejayaannya.

Dalam wawancara seusai laga, Cunha tidak menampik bahwa aksinya memang ditujukan kepada Shiogai.

"Saya mencoba memprovokasinya. Dia tahu betapa bersejarahnya seragam ini bagi kami, dan betapa banyak usaha dan kesulitan yang telah kami lalui untuk mengenakannya. Jika orang Brasil yang mengatakannya, saya menerimanya. Tetapi ketika seseorang yang bukan orang Brasil yang mengatakannya, itu lebih menyakitkan," ujar Cunha, seperti dikutip Soccer King.

Meski sempat menunjukkan emosinya melalui gestur tersebut, sikap Cunha berubah total begitu pertandingan benar-benar usai.

Pemain Brasil Matheus Cunha dan Pemain Jepang, Ao Tanaka
Pemain Brasil Matheus Cunha dan Pemain Jepang, Ao Tanaka
Sumber :
  • Instagram @voguehongkong

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih larut dalam selebrasi kemenangan, striker Brasil itu justru menghampiri para pemain Jepang yang tampak terpukul akibat kekalahan menyakitkan tersebut.

Perhatian khusus diberikan kepada gelandang Ao Tanaka, yang melakukan kesalahan pada menit-menit akhir sehingga berujung pada gol kemenangan Brasil.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT