News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Starlink, Elon Musk: Antara Ancaman dan Keuntungan

Dalam beberapa tahun terakhir nama Elon Musk memenuhi jagat maya dan pemberitaan, lantaran gebrakannya yang unik, maju beberapa langkah, berdampak global.
Selasa, 21 Mei 2024 - 14:08 WIB
Starlink
Sumber :
  • X @starlink

tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir nama Elon Musk memenuhi jagat maya dan pemberitaan, lantaran gebrakannya yang unik, maju beberapa langkah, berdampak global. Gagasan untuk membuat mobil listrik, Tesla, di saat dunia masih terpaku dengan mobil berbahan bakar fosil. Akibatnya,  pasar otomotif terguncang. Hasil nyatanya Tesla menempati posisi terdepan dalam industri mobil listrik. 

Dr. Adiwarman yang merupakan dosen di Ilmu Administrasi Fiskal FIA UI mengatakan, tidak puas dengan Tesla, kemudian Musk mengambil alih Twitter dan mengubahnya menjadi X. Tentu langkah Musk ini amat berani dengan mengambil alih Twitter yang telah memiliki reputasi di netizen global dan mengubahnya menjadi X. Musk seakan ingin menghapus signature Jack Dorsey sebagai pembuat dan mempersonalisasi ke Musk. Kedua, Musk mengubah perilaku pengguna Twitter untuk mendorong kesadaran akan perubahan iklim misalnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musk pun ikut meramaikan perjalanan ke ruang angkasa dengan membentuk maskapai Space X. Langkah Musk ini tentu mengundang spekulasi dan pembacaan tujuannya. Bagaimana Musk akan menggerakkan maskapainya meraih kedudukan di pasar penerbangan ke ruang angkasa. Ini tidak dapat dilepaskan dari konsep ruang udara dan ruang angkasa. Artinya boleh jadi perjalanan ke ruang angkasa hanya beberapa “mil” dari batas ruang udara 110-130 km. Jika penerbangan mencapai ketinggian 131 km, maka ia sudah dapat disebut dengan perjalanan ke ruang angkasa. Musk tidak berpikir demikian, melainkan maskapainya akan mengantarkan orang untuk tiba di Mars, Bulan misalnya. Maksudnya tentu tidak hanya soal itu, tetapi adalah untuk memberikan pengalaman empiris mengenai kemungkinan hidup di planet lain selain Bumi. 

Musk amat menjaga kedekatannya dengan teknologi dengan  membentuk Open Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) dan sistem pembayaran digital, Paypal. Teknologi merupakan satu kekuatan yang dapat memberikan penguasaan secara global, tanpa perlu menjadi pemimpin formal. Hari ini, Musk, bagai George Soros dulu, amat berpengaruh pada dunia. Ia diundang dan diajak beraudensi oleh pemimpin formal seperti Presiden atau Perdana Menteri. 

Beberapa waktu belakangan, Musk kembali memenuhi ruang publik dan komunikasi massa Indonesia berkenaan dengan Starlink, yakni penyedia jasa internet. Berbeda dengan penyedia lain, Musk akan mengorbitkan satelit kira-kira di ruang angkasa yang paling dekat dengan ruang udara. Jumlahnya pun banyak. Tentu hal ini mengguncangkan pasar internet. Apakah kedatangan Starlink merupakan ancaman atau keuntungan bagi Indonesia? 

Untuk yang pertama, ada beberapa hal yang perlu didiskusikan seperti apakah Starlink akan melanggar hukum persaingan? Jika kemudian Starlink berhasil masuk dengan tawaran harga jasa internet yang lebih murah dari siapapun dan dengan kecepatan dua kali dari yang ada saat ini, maka ancaman ada pada pesaing. Dalam hukum persaingan usaha melarang monopoli dan persaingan curang. 

Starlink boleh jadi akan memonopoli pasar jasa internet dengan dua kelebihan pokok tersebut. Dalam hukum persaingan dikenal monopoli yang natural, yakni dominasi pasar karena kekuatan jasa dan harga yang kompetitif lebih murah. Apakah Musk sudah gila dengan menurunkan tarif internet? Jika dikira-kira, Musk melakukan hal itu dengan menginvestasikan uang besar dalam satelit dan sistem yang dikandungnya, tetapi Musk menyadari angka pengguna internet secara global begitu besar. 

tvonenews

Dengan tawaran harga yang lebih murah dan kecepatan aksesnya, maka pasti pengguna akan beralih ke Starlink. Jika kemudian hal itu ditembak dengan tuduhan dumping oleh pesaing, maka Musk akan bicara dengan angka atau perhitungan ekonomi-keuangan. Pasti angkanya rasional. Pembuktian pelanggaran hukum persaingan mengacu pada dua pendekatan  per se illegal dan rule of reason. Masuknya Starlink pasti mengikuti persyaratan yang ditentukan oleh Pemerintah, maka mustahil Starlink dapat dijatuhkan dengan tuduhan yang bersifat per se illegal. Jika dituduh melakukan monopoli dan atau dumping, maka pendekatan rule of reason diterapkan, perbuatan tidak dapat dikualifikasi sebagai pelanggaran hukum persaingan jika tidak menimbulkan dampak pada pasar bersangkutan. Cukup rumit pembuktian soal ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunggulan teknologi informasi Starlink merupakan keuntungan bagi pengguna, atau dalam bahasa hukum persaingan usaha disebut dengan  kemakmuran konsumer (consumer wealth). Keuntungan lainnya adalah demokratisasi dan liberalisasi akan kian marak dalam pengertian  positif dan negatif. Isu yang penting adalah perlindungan data pribadi, kendati Indonesia sudah mengatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Sebagai konsekuensinya, pengguna atau masyarakat Indonesia harus memiliki pengetahuan yang memadai berkenaan dengan komunikasi dengan teknologi informasi ini. Tidak cukup dengan itu, masyarakat pun perlu memandirikan dirinya untuk dapat melindungi diri dari jebakan dan  atau tipu daya melalui pemahaman terhadap content yang diunggah di dunia maya. 

Keberlimpahan data, informasi dan ilmu pengetahuan  sudah sangat eksesif dan cepat kemudian membentuk arus pikiran yang sama. Boleh jadi  infiltrasi informasi merupakan agenda setting global yang merugikan Indonesia. Perlu berpikir dan bersikap kritis untuk menilai Starlink dan Musk agar ancamannya dapat dinetralkan dan keuntungannya dapat dioptimalkan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Terima kedatangan Starlink, tetapi tetap waspada untuk menghindari dampak negatifnya, termasuk agenda terselubungnya yang menyusup. Ini tugas pemerintah dan masyarakat dengan bidang dan peran yang berbeda.(chm) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Megatron, Red Sparks Terancam Kehilangan Bestie Megawati Hangestri: Akan Pindah ke Tim Tival

Bukan Cuma Megatron, Red Sparks Terancam Kehilangan Bestie Megawati Hangestri: Akan Pindah ke Tim Tival

Setelah Megawati Hangestri batal comeback, Red Sparks kembali menghadapi masalah: Jung Ho-young, andalan Middle Blocker musim ini, dirumorkan hampir pindah.
Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi

Polisi gerak cepat menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap seorang warga yang terjadi di Perumahan Bumisani Permai, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
KPK Masih Kaji Soal Penerapan Kebijakan WFH Setiap Jumat

KPK Masih Kaji Soal Penerapan Kebijakan WFH Setiap Jumat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pengkajian terkait penerapan Work From Home atau WFH setiap hari Jumat.
Tampil di Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Datangkan Pemain Timnas Rusia

Tampil di Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Datangkan Pemain Timnas Rusia

Kehadiran outside hitter berpengalaman ini menjadi bagian dari strategi tim dalam menghadapi babak krusial Final Four Proliga 2026 sekaligus menjaga peluang Jakarta Pertamina Enduro untuk meraih gelar juara musim ini.
PSSI Dilaporkan Tengah Cari Solusi Agar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Lepas Status WNI

PSSI Dilaporkan Tengah Cari Solusi Agar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Lepas Status WNI

Saat ini, sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia kehilangan posisi di Liga Belanda karena skandal paspor yang tengah menimpa pemain kelahiran Belanda yang dinaturalisasi.
Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Proses penanganan pascakebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, masih terus berlangsung, Kamis (2/4/2026). Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, sisa-sisa asap masih terlihat di sejumlah titik.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral