News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD Dorong Pemprov NTB Cari 'Utang' Atasi Keterbatasan APBD

DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong pemerintah provinsi mengambil langkah "creative financing" atau pembiayaan kreatif dengan cara mencari suntikan atau meminjam dana melalui pihak lain.
Selasa, 6 Juli 2021 - 03:46 WIB
DPRD Nusa Tenggara Barat
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong pemerintah provinsi mengambil langkah "creative financing" atau pembiayaan kreatif dengan cara mencari suntikan atau meminjam dana melalui pihak lain, guna mengatasi terbatasnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2021 akibat dampak pandemi COVID-19.

"Kami mendorong pemerintah untuk melakukan "creative financing". Pemprov NTB juga belum pernah melakukan pinjaman daerah, misalkan melalui BUMN yang ditugaskan negara untuk membantu pembiayaan. Kami dorong supaya APBD kita ini sehat dan bisa kembali normal," kata Ketua Komisi III yang juga Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB Sambirang Ahmadi, di Mataram, Senin.

Ia menilai, hantaman akibat pandemi COVID19 terbilang sangat terasa dan cukup luar biasa, terutama dari sisi perekonomian daerah. Betapa tidak, APBD NTB mengalami tekanan yang bukan main.

Terlebih masih banyaknya pekerjaan rumah atau PR yang harus ditangani, di antarannya soal perda tahun jamak untuk percepatan infrastruktur jalan dengan angka yang cukup fantastis, yaitu Rp750 miliar.

Belum lagi soal kebutuhan anggaran wajib yang harus terpenuhi sekitar Rp392,1 miliar di APBD-P 2021 untuk belanja gaji/tunjangan pegawai negeri, BPJS, jamkes dan lain sebagainya. Sementara, target pendapatan daerah yang harus terealisasi sesuai target Rp5,4 triliun dengan alokasi belanja Rp5,5 triliun.

Menurut dia, untuk APBD NTB benar-benar bisa sehat, diperkirakan pinjaman yang harus diperoleh sekitar Rp1 triliun.

"Kan banyak nih yang harus dituntaskan. APBD kita tekanannya cukup kencang. Untuk itu, kami dorong Pemprov NTB melakukan creative financing," ujarnya pula.

Karena itu, anggota DPRD NTB asal Dapil Sumbawa-Sumbawa Barat itu menilai, langkah pinjaman terhadap pihak luar adalah sebagai solusi dan sangat penting.

"Saya kira sangat penting, bagian cara kita beradaptasi dengan APBD kita yang bebannya cukup besar. Apalagi pendapatan kita masih seret kayak begini," katanya pula.

Anggota Banggar DPRD NTB Ruslan Turmuzi juga menyatakan hal yang sama seperti disampaikan Sambirang Ahmadi. Langkah dengan skema pinjaman menjadi salah satu solusi saat ini.

Pasalnya, dia menilai, pendapatan daerah masih sangat jauh meleset untuk membiayai kebutuhan belanja. Selain itu, realisasi pendapatan sampai saat ini hanya sebesar Rp186 miliar lebih.

"Pendapatan kita sekarang ini Rp186 miliar, tapi itu sifatnya earmark, yaitu tidak bisa diutak-atik lagi karena sudah ada peruntukannya. Sementara dari pendapatan itu kita masih defisit sebesar Rp11 miliar lebih," ujar dia pula.

Dia menyebutkan bahwa total defisit APBN perubahan mencapai Rp400 miliar lebih yang berasal dari kebutuhan belanja wajib untuk OPD sebesar Rp394 miliar lebih dan Rp11 miliar.

"Berdasarkan audit BPK kita masih defisit sebesar Rp11 miliar lebih, kemudian ditambah dengan kebutuhan belanja wajib OPD Rp394 miliar. Sehingga total keseluruhan defisit kita pada APBD perubahan ini sekitar Rp400 miliar lebih," katanya lagi.

Melihat kondisi tersebut, Ruslan pun menyarankan kepada Pemprov NTB untuk mengambil pinjaman untuk menutupi defisit tersebut. Jika tidak, maka keuangan pemerintah daerah terancam bangkrut.

Menurut dia, ada dua cara menutupi itu. Pertama meningkatkan asumsi pendapatan. Namun, ia menilai dengan kondisi sekarang, itu sangatlah sulit dan tidak memungkinkan.

"Cara kedua yakni yang kami sarankan untuk mencari pinjaman, dan itu dibolehkan oleh undang-undang kita dalam rangka menutupi kebutuhan kita," ujarnya.

Dia menyebutkan pula besaran kebutuhan pinjaman yang realistis yakni sebesar Rp750 miliar. Angka tersebut dia sebutkan sudah termasuk untuk pembiayaan program percepatan pembangunan jalan yang sudah mulai berjalan.

"Kalau ditambah dengan kebutuhan untuk penuntasan percepatan pembangunan jalan, yang paling pas kita pinjam itu sekitar Rp750 miliar. Kalau tidak pinjam APBD kita sekarat, karena ada belanja wajib yang harus dibiayai," katanya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka gelaran Festival Fulan Fehan IV yang berlangsung di Desa Dirun, Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6). 
Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap motif pria inisial FP, pelaku penganiayaan pada caddy golf di Tangerang karena cemburu.
Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Kabar kurang menyenangkan datang dari pedangdut Via Vallen. Istri Chevra Yolandi itu mengalami insiden terjatuh saat sedang menggendong sang buah hati.
Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral