News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Risma Beri Bantuan Usaha dan Tempat Tinggal Layak Kepada Pemulung di Menteng Jakarta Pusat

Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan bantuan modal usaha dan tempat tinggal layak kepada para pemulung di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis pagi (20/6).
Jumat, 21 Juni 2024 - 15:14 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan bantuan modal usaha dan tempat tinggal layak kepada para pemulung di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis pagi (20/6).
Sumber :
  • Humas Kemensos

tvOnenews.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan bantuan modal usaha dan tempat tinggal layak kepada para pemulung di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis pagi (20/6). Sebanyak 12 orang pemulung diberikan bantuan modal usaha dan tempat tinggal layak. Mereka di antaranya berasal dari berbagai daerah seperti Sukabumi hingga Manado. 

"Mau pulang ke kampungnya? nanti saya bantu modal usaha dan rumah," ucap Mensos Risma kepada Siti Fatimah (47), salah seorang yang ditemuinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mensos Risma berdialog dengan Fatimah dan menawarkan bantuan modal usaha serta pembangunan rumah di daerah asalnya, Sukabumi. Hal ini dilakukan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik, terlebih Fatimah juga membawa serta ketiga anaknya bekerja sebagai pemulung di Jakarta. Fatimah memiliki 5 orang anak, dan 3 di antaranya ikut membantu Fatimah menjadi pemulung di sekitar wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Saat ini ketiga anak Fatimah sudah putus sekolah karena terkendala biaya. 

Fatimah mengungkapkan harapannya untuk bisa pulang ke Sukabumi dan melanjutkan sekolah ketiga anaknya tersebut. Fatimah juga mengaku ingin memiliki usaha berjualan makanan dan minuman di kampungnya. 

"Kamu nanti saya buatkan rumah dan usaha dagang ya di Sukabumi, nanti juga anaknya lanjut sekolah di sana," kata Mensos Risma kala mendengar harapan yang dilontarkan oleh Fatimah pada pagi hari itu.

Tim dari Kemensos kemudian mengajak para pemulung tersebut ke Sentra Mulya Jaya di Jakarta untuk dilakukan asesmen mendalam terkait kebutuhan 12 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tersebut. Dari hasil asesmen ditemukan berbagai kebutuhan masing masing PPKS. Kebutuhan mendasar yang muncul adalah bantuan pemberian modal usaha seperti usaha warung kopi dan makanan ringan. 

Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan bantuan modal usaha dan tempat tinggal layak kepada para pemulung di Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis pagi (20/6).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, beberapa PPKS tidak memiliki tempat tinggal tetap sehingga membutuhkan bantuan tempat tinggal layak. Kemensos menawarkan PPKS untuk tinggal di rumah susun Mulya Jaya dan bersedia untuk tinggal di sana. Terdapat tiga orang PPKS yang belum memiliki KTP elektronik, tim dari Kemensos akan mendampingi proses perekaman biometrik hingga KTP elektroniknya selesai dibuat.

Kehadiran Mensos Risma di Kamis pagi hari itu merupakan respon cepat yang diambil ketika mengetahui viralnya berita terkait kondisi pemulung yang tinggal di sekitar kolong jembatan Jalan Sukabumi Menteng, Jakarta Pusat. Mensos Risma langsung menyambangi lokasi dan menurunkan tim untuk melakukan asesmen dan pemberian bantuan. Upaya ini dilakukan untuk menjangkau seluas-luasnya para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), terutama yang berada di sekitar kantor pusat Kementerian Sosial yang berada di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Tudingan Terhadap Maia Estianty, Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Hilang, Dhani: Innalillahi

Buntut Tudingan Terhadap Maia Estianty, Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Hilang, Dhani: Innalillahi

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali memanas setelah acara pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju. Ketika Ahmad Dhani menuding perselingkuhan Maia
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Kemenkeu Pastikan Menteri Keuangan Purbaya Sehat

Kemenkeu Pastikan Menteri Keuangan Purbaya Sehat

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi resmi terkait kabar burung yang menyebutkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menjalani perawatan medis. 
Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Keberangkatan haji dua orang tersebut merupakan akhir dari kesabaran mereka menanti antrean selama 12 tahun sejak mendaftar pada 2014 silam.
KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) meminta para rektor berkumpul dan merumuskan konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' terpadu.
Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Upaya pemberantasan mafia percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja di Provinsi Banten memasuki babak baru. 

Trending

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) memulai penataan wilayah Jatinangor sebagai kawasan pendidikan terpadu.
Selengkapnya

Viral