News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Jagung Anjlok, Puluhan Massa Gelar Aksi Demo Tuntut Pemda Lakukan Penyerapan Jagung di Petani

Serikat Tani Mandiri Sumbawa (Sektimas) dan Lembaga Pemerhati Desa (LPD) menuntut agar pemerintah dan Bulog dapat mengatasi anjloknya harga jagung yang berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). 
Rabu, 10 Juli 2024 - 15:51 WIB
Aksi massa tuntut pemda dan Bulog serap jagung petani Sumbawa.
Sumber :
  • Irwansyah

Sumbawa, tvOnenews.com - Serikat Tani Mandiri Sumbawa (Sektimas) dan Lembaga Pemerhati Desa (LPD) menggelar aksi demo di Kantor Bupati Sumbawa dan di Kantor Perum Bulog, Rabu (10/7/2024).

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Aji Rusdianto, menuntut agar pemerintah dan Bulog dapat mengatasi anjloknya harga jagung yang berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini kami menuntut pemerintah daerah untuk bisa melakulan penyerapan jagung di petani dari ujung timur sampai barat kerena saat ini petani sedang menjerit,” tegas Raja, sapaan akrab Aji, dalam orasinya.

Saat ini ungkap Raja, penyerapan tidak dilakukan. Petani juga enggan menjual ke pengusaha karena harganya di bawah HAP (Harga Acuan Pembelian).

“Harga sekarang ini hanya Rp 3.100 per kilogram di gudang swasta, sedangkan harga di Bulog lumayan bagus jauh daripada harga pengusaha. Harga inilah yang coba kami tuntut supaya petani bisa membayar hutang di bank. Hari ini petani ditagih oleh bank,” tukasnya.

Raja pun mendesak pemerintah daerah mengeluarkan rekomendasi terkait penyerapan jagung. Dan meminta mitra Bulog untuk mengambil jagung-jagung petani.

Menanggapi tuntutan massa, Pemimpin Cabang Perum Bulog Sumbawa, Zuhri Hanafi mengaku sejak 1 Juli pihaknya belum bisa menyerap jagung petani. Pasalnya belum ada LC (Letter of Credit) atau anggaran.

“Bagaimana kami bisa menyerap jagung sedangkan LC belum ada,” ucapnya di Kantor Bulog usai menerima massa aksi. 

Namun dengan adanya tuntutan dari massa aksi ini, lanjut Zuhri, menjadi bahan laporannya. “Insya Allah hari ini kita laporkan semoga besok ada jawaban. Tapi saya yakin anggaran akan diturunkan,” ujarnya. 

Dengan adanya LC nanti, Bulog Sumbawa akan mengawali pembelian jagung petani melalui mitra sebanyak 4.000 ton. Untuk harga dari mitra ke Bulog sebesar Rp 5.000 per kilogram dengan kadar air 15 persen. Dan mitra akan membeli jagung petani tidak diperkenankan di bawah harga Rp 4.000

. “Kami tidak bisa langsung membeli jagung ke petani, mekanismenya harus melalui mitra Bulog,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyerapan jagung ini ungkap Zuhri, tidak berpengaruh terhadap penyerapan gabah sebagai kegiatan utama Bulog. Untuk menampung serapan jagung petani, pihaknya akan menyiapkan gudang-gudang swasta. Dan akan ditambah ketika serapan juga bertambah. 

Aksi massa ini dikawal ketat oleh puluhan personel Polsek Kota Sumbawa dan Polres Sumbawa. (irw/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral