GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Isu Negatif yang Harus Diwaspadai Para Kandidat Walikota Bogor

Para kandidat yang ingin berkontestasi di pemilihan walikota Bogor pada November 2024 mendatang, harus mewaspadai, setidaknya, lima isu negatif yang berpotensi merontokan elektabilitas. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Kota Bogor, Kamis (25/7/2024).
Kamis, 25 Juli 2024 - 11:45 WIB
Ilusrasi
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Para kandidat yang ingin berkontestasi di pemilihan walikota Bogor pada November 2024 mendatang, harus mewaspadai, setidaknya, lima isu negatif yang berpotensi merontokan elektabilitas.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Kota Bogor, Kamis (25/7/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia merespon pertanyaan sejumlah wartawan soal isu-isu negatif yang sempat dipublis lembaga survei lain dalam kaitan dengan preferensi pemilih warga Kota Bogor.

Menurut Toto, dari temuan survei terbarunya, yang dilakukan mulai tanggal 11- 16 Juli 2024 lalu, setidaknya ada lima isu negatif yang penting diwaspadai, karena potensial ditolak oleh mayoritas publik di Kota Bogor.

Toto menyebutkan, kelima isu tersebut adalah: Narkoba (99,8%), Judi (99,5%), Korupsi (99,3%), LGBT (99,3%) dan terakhir poligami atau beristri lebih dari satu (88,6%). Sementara, isu negatif lainnya yang menjadi pertimbangan memilih seperti latar belakang suku, gender, putra daerah, bahkan agama tak terlalu dipermasalahkan.

Saat ditanya soal isu dinasti dan nepotisme, Toto menjelaskan, sejauh ini isu itu tidak terlalu membumi yang berefek pada kemerosotan elektabilitas. Karena isu tersebut lebih bersifat elitis, hanya menjadi wacana kalangan elit.

Dicontohkannya, isu tentang dinasti pada Pilpres kemarin. Sejumlah kalangan akademisi dan civil society mengkritisi keras isu tersebut yang dialamatkan kepada Gibran Rakabuming. Namun, faktanya, mayoritas dibawah tetap saja memilihnya.

Yang menarik, kata Toto, dari lima isu penting diatas, isu poligami itu cukup mendapat respon publik yang negatif. Ditolak oleh 88,6%. Meskipun, kandidat yang melakukan itu menikah dengan istri keduanya secara sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kenapa menarik? karena di hampir setiap melakukan survei dimana saja, temuan data seperti itu selalu muncul dengan tingkat penolakan yang cukup tinggi. Apalagi, yang sudah jelas-jelas dianggap melanggar hukum seperti korupsi, LGBT, Judi dan Narkoba,” ungkapnya.

Masalahnya, lanjut Toto, seberapa besar isu-isu negatif itu berpengaruh kepada anjloknya elektabilitas, kembali kepada hukum prilaku pemilih. Yaitu, seberapa publik tahu dan seberapa publik percaya. Sebab, bisa saja publik tahu, tapi publik tak percaya terhadap isu tersebut, maka otomatis tak berefek elektoral buruk.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri-OJK Geledah Kantor PT MA di Kawasan Jaksel, Terkait Beli Saham dari Orang Dalam

Bareskrim Polri-OJK Geledah Kantor PT MA di Kawasan Jaksel, Terkait Beli Saham dari Orang Dalam

Bareskrim Polri bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggeledah kantor sekuritas PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MA) terkait dugaan tindak pidana di bidang pasar modal yaitu beli saham dari orang dalam.
Bobotoh Memang Kecewa, Tapi AFC Justru Puji Persib Bantu Lonjakan Prestasi Indonesia

Bobotoh Memang Kecewa, Tapi AFC Justru Puji Persib Bantu Lonjakan Prestasi Indonesia

Suporter Persib Bandung Bobotoh memang kecewa setelah timnya harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar AFC Champions League Two, usai tak mampu membalikkan
Hasil All England 2026: Gilas Wakil Jerman Straight Game, Amri/ Nita Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil All England 2026: Gilas Wakil Jerman Straight Game, Amri/ Nita Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil All England 2026 di babak kedua sektor ganda campuran yang menyajikan duel wakil Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melawan pasangan Jerman.
6 Potensi Hukuman untuk Persib Gegara Ricuh usai Laga Lawan Ratchaburi, Nasib Persib di Tangan AFC

6 Potensi Hukuman untuk Persib Gegara Ricuh usai Laga Lawan Ratchaburi, Nasib Persib di Tangan AFC

Dalam dokumen resmi tersebut, belum tercantum sanksi untuk Persib Bandung terkait insiden keributan saat menghadapi Ratchaburi FC di ajang AFC Champions League
Hasil All England 2026: Gugur di Babak Kedua, Sabar/Reza Akui Kesulitan Beradaptasi dengan Shuttlecock yang Digunakan

Hasil All England 2026: Gugur di Babak Kedua, Sabar/Reza Akui Kesulitan Beradaptasi dengan Shuttlecock yang Digunakan

Hasil All England 2026 antara wakil Indonesia di sektor ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang melawan wakil Prancis di babak kedua.
Regulasi Baru F1 2026 Kembali Dikritik, Kali Ini Giliran Mantan Bos Formula 1 yang Beri Peringatan Keras

Regulasi Baru F1 2026 Kembali Dikritik, Kali Ini Giliran Mantan Bos Formula 1 yang Beri Peringatan Keras

Regulasi baru F1 2026 kembali menuai sorotan tajam jelang seri pembuka di Australia pada akhir pekan ini.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyayangkan timnya kembali kehilangan poin penuh di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta
Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Lantas, siapa yang dipilih oleh pelatih Jorge Jesus untuk menggantikan Cristiano Ronaldo dalam laga pekan ke-25 antara Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?
Selengkapnya

Viral