GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPBD Garut Siapkan Jalan Darurat di Jalur Utama Peundeuy-Cibalong

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mempersiapkan jalan darurat di jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Peundeuy-Cibalong agar masyarakat bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan aman.
Minggu, 15 September 2024 - 19:48 WIB
BPBD Garut Siapkan Jalan Darurat di Jalur Utama Peundeuy-Cibalong
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mempersiapkan jalan darurat di jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Peundeuy-Cibalong agar masyarakat bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan aman.

"Kita akan membuat jalan darurat dalam artian yang penting bisa dilalui orang, akses orang, kendaraan bermotor untuk mobilisasi orang, terutama anak sekolah," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu (15/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menuturkan BPBD Garut sudah meninjau daerah terdampak bencana tanah longsor yang menggerus badan jalan utama di Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy.

Menurutnya, badan jalan yang tergerus longsoran tanah itu diperkirakan sepanjang 30 meter, dan sekitar 40 meter dengan kondisi jalan yang sudah terdapat retakan, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun empat.

"Jalan di Peundeuy yang terputus itu berdasarkan hasil asesmen itu putus kurang lebih 30 meter dan retakan sepanjang 40 meter," katanya.

 

Dia menyampaikan bahwa jalan alternatif yang ada berdasarkan hasil peninjauan cukup berisiko apabila dilintasi kendaraan roda empat, sehingga harus memutar arah menghindari jalur yang rawan longsor.

 

BPBD Garut bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut, kata Aah, sudah membahas rencana perbaikan dan pembangunan jalan untuk akses sementara masyarakat.

 

"Harus ada pembuatan akses jalan setapak untuk memudahkan penghubung sementara, nanti kita akan diusulkan, saat ini sedang merencanakan untuk pembuatan jalan," katanya.

 

Dia menjelaskan pembuatan jalan darurat itu karena untuk membangun kembali maupun memperbaiki jalan yang tergerus longsor itu akan berlangsung lama.

 

Perkiraan jalan yang harus diperbaiki itu, kata dia, sekitar 100 meter, kemudian tingginya 19 meter, belum lagi harus ada pemasangan fondasi, sehingga waktunya akan lama dan direncanakan dengan matang.

 

"Harus direncanakan betul-betul, hampir 20 meter ke bawah karena tidak bisa diperbaiki langsung, tidak ada badan tanah lagi selain pijakan di bawah," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Solusi alternatif lainnya, kata dia, membuat jalan baru, dan konstruksi jembatan yang diperkirakan membutuhkan waktu yang juga cukup lama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Skuad Garuda disebut bisa jadi batu sandungan dan ancaman berbahaya di fase grup.
Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen terkaget-kaget melihat gebrakan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, yang tiba-tiba kunjungi suku Togutil, sebuah suku pedalaman di Maluku Utara Apa katanya?
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan mulai curiga dengan jalannya round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang diikuti Timnas Indonesia. Sebut Garuda dapat perlakuan tak adil.
16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

Kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara antara bus ALS dan mobil tangki BBM milik PT Seleraya yang mengakibatkan 16 korban meninggal dunia, polisi melakuk
Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Polres Trenggalek Polda Jatim bersama masyarakat membangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Marc Klok Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Ajakan Away Bobotoh ke Samarinda untuk Laga Persija Vs Persib, Akui Cuma Bercanda

Marc Klok Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Ajakan Away Bobotoh ke Samarinda untuk Laga Persija Vs Persib, Akui Cuma Bercanda

Marc Klok akhirnya buka suara soal kontroversi ajakan away Bobotoh ke Samarinda. Kapten Persib minta maaf dan ungkap fakta sebenarnya!

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Selengkapnya

Viral