GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Magister Ilmu Komunikasi Telkom University Bandung Gelar Kuliah Tamu Buka Potensi Penulisan Jurnal Bereputasi

Peran kampus dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi menghasilkan karya-karya ilmiah yang cukup bagus dan layak untuk dipublikasikan.
Senin, 14 Oktober 2024 - 03:02 WIB
Magister Ilmu Komunikasi Telkom University Bandung Gelar Kuliah Tamu Buka Potensi Penulisan Jurnal Bereputasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Peran kampus dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi menghasilkan karya-karya ilmiah yang cukup bagus dan layak untuk dipublikasikan. 

Penelitian dosen dan tugas akhir mahasiswa (tesis) pada Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Telkom University cukup banyak dengan tema dan beragam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tidak semua artikel hasil penelitian tersebut dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional yang bereputasi. 

Untuk mendorong publikasi artikel jurnal dari penelitian tesis mahasiswa S2, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Telkom University menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Bereputasi, Sabtu (11/10/2024).

Kegiatan yang diikuti 23 orang mahasiswa semester 1 dan semesteri 3 ini menghadirkan pembicara Dr. M Nastain yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Mercubuana Yogyakarta dan memiliki keahlian dalam penulisan artikel jurnal internasional bereputasi. 

M Nastain ialah doktor Ilmu Politik Islam UMY yang telah mempublikasikan artikel jurnal di jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus dalam dua tahun terakhir. 

Dalam kegiatan ini, Nastain menyampaikan tips dan trik bagi para mahasiswa yang akan melakukan penulisan artikel ilmiah untuk jurnal, mulai dari pemilihan jurnal yang sesuai scope kajiannya, pencarian literature review, hingga bagaimana susunan isi artikel ilmiah dengan standard jurnal nasional dan internasional yang memiliki reputasi baik. 

Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Dr Martha Tri Lestari menyampaikan kegiatan pelatihan dengan menghadirkan dosen tamu ini ialah upaya pihaknya mendorong mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi agar lebih produktif dan kreatif dalam melakukan riset dan publikasi.

"Dengan pelatihan ini diharapkan pula akan muncul artikel-artikel ilmiah yang bagus secara kualitas dan layak untuk dipublikasikan kepada khalayak umum," kata dia dalam keterangan yang diterima, Minggu (12/10/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selama ini mayoritas mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi masih mempublikasikan artikel hasil penelitian tesisnya di jurnal nasional terakreditasi Sinta 4 dan Sinta 3, dan belum cukup banyak mahasiswa yang berhasil mempublikasikan artikel jurnal di jurnal nasional Sinta 2 atau jurnal Internasional bereputasi dan terindeks Scopus atau WOS," tambahnya.

Dengan kegiatan seperti ini diharapkan akan terjadi peningkatan secara kualitas dan kuantitas artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional bereputasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Mengingat masuk bulan ramadhan 2026, bakal ada shalat tarawih. Bagaimana hukum mengenakan pakai mukena?
Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Tes pramusim F1 2026 di Bahrain makin panas jelang seri pembuka. Max Verstappen menuding Mercedes melakukan sandbagging atau menyembunyikan performa aslinya.
Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

KPK menemukan dugaan setoran rutin dari pihak perusahaan kepada sejumlah oknum pada Ditjen Bea dan Cukai untuk mempertahankan pengaturan jalur impor.
Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.
Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Bersamaan dengan Indonesia, Malaysia telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dalam pengumuman yang keluar Selasa (17/2/2026).
Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT