Survei LPMM: Elektabilitas Rudy Mas'ud-Seno Aji 58,7% Kalahkan Petahana di Pilkada Kaltim
- IST
Rinciannya, 32,4% responden merasa puas dan 7,9% merasa sangat puas, sementara yang tidak puas mencapai 51,4%, dan yang sangat tidak puas hanya 2,7%. Dalam survei tersebut, responden juga ditanya apakah Isran Noor dan Hadi Mulyadi layak untuk dicalonkan kembali selama lima tahun ke depan. Hasilnya, 61,8% responden menjawab tidak layak, sedangkan 31,9% menjawab layak.
LPMM mencatat beberapa faktor berkontribusi terhadap potensi kekalahan Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai petahana. Pertama, ketidakmampuan calon petahana untuk memberikan inovasi atau perubahan yang signifikan selama masa jabatannya.
Hal itu, membuat masyarakat merasa bahwa di bawah pemerintahan mereka, Kalimantan Timur, yang kaya dengan sumber daya alam, tidak berkembang secara optimal dan tidak memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
"Jika calon petahana gagal menunjukkan proyek-proyek yang berhasil atau gagasan segar untuk masa depan Kalimantan Timur, yang akan menjadi Ibu Kota Negara, pemilih mungkin lebih memilih calon baru yang dianggap memiliki visi yang lebih baik," ucapnya.
Kedua, gaya kepemimpinan yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat juga dapat menyebabkan kekalahan calon petahana. Jika calon petahana tidak memperhatikan aspirasi masyarakat atau tidak responsif terhadap kebutuhan mereka, pemilih cenderung mencari perubahan dengan memilih calon baru yang menawarkan pendekatan kepemimpinan yang lebih sesuai.
Padahal, sambungnya, salah satu kelebihan seorang petahana agar dapat terpilih kembali adalah memiliki waktu yang lebih lama untuk menyosialisasikan diri dan menunjukkan kinerja serta hasil kerja mereka selama menjabat.
Dijelaskan, survei yang dilakukan oleh LPMM ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 20 Oktober 2024, dengan mengambil sampel sebanyak 1.200 responden dari populasi daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Kaltim 2024.
Responden tersebar secara proporsional di tujuh kabupaten dan tiga kota di Kalimantan Timur. "Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan survei ini mencapai 95% dengan margin of error sebesar +/- 2,89%," tuntasnya. (ebs)
Load more