Prabowo Raih Skor Tinggi Tingkat Kepuasan Publik di Survei Terbaru, Mensesneg Ungkap 'Musuh Terbesar' yang Sebenarnya
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, memberikan tanggapan terkait rilis terbaru Indikator Politik Indonesia yang menempatkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto di angka 79,9 persen.
Meski angka tersebut tergolong sangat tinggi, Prasetyo menegaskan bahwa pencapaian di atas kertas bukanlah target utama yang dikejar oleh jajaran kabinet.Â
Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memilih untuk fokus pada percepatan program-program strategis, seperti renovasi 300.000 gedung sekolah di seluruh Indonesia.
"Tiap ada hasil survei, bagi kami sesungguhnya bukan itu yang kami kejar, bukan hasil survei. Yang kami kejar adalah mempercepat program-program yang memang kami yakini itu bisa mengurangi beban-beban dan masalah-masalah yang ada di masyarakat," tutur Prasetyo Hadi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2).
Sosok yang akrab disapa Pras ini menjelaskan bahwa prioritas utama Presiden Prabowo adalah memerangi kemiskinan dan meningkatkan standar pendidikan nasional.Â
Baginya, kepuasan masyarakat yang tercermin dalam survei hanyalah dampak sampingan, bukan tujuan akhir.
"Musuh kita hari ini itu (kemiskinan). Jadi, kami ingin bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai itu. Kalau kemudian itu diterima oleh masyarakat dalam bentuk hasil polling itu kami serahkan ke masyarakat, tetapi kami tidak mengejar itu, karena sesungguhnya juga masih banyak yang kami belum puas terhadap program-program yang kami inginkan cepat bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, cepat bisa mengurangi kesulitan-kesulitan masyarakat, dan itu juga belum semuanya, masih butuh waktu," jelas Prasetyo.
Berdasarkan data dari Indikator Politik Indonesia, dari total 79,9 persen responden yang merasa puas, sebanyak 13 persen menyatakan "sangat puas" sementara 66,9 persen lainnya menyatakan "puas". Survei ini melibatkan 1.220 responden sebagai sampel.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, memberikan catatan menarik bahwa angka approval rating Presiden Prabowo kali ini cukup signifikan.Â
Jika ditarik ke belakang, angka tersebut bahkan melampaui tingkat kepuasan publik yang diraih Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada awal masa jabatannya di tahun 2004, serta Presiden ke-7 Joko Widodo saat memulai periode pertamanya pada tahun 2014. (ant/dpi)
Load more