GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, 80,3% Pemilih Ingin Mahyeldi Kembali Jadi Gubernur Sumbar

Masyarakat Sumatra Barat sangat rasional. Mereka mayoritas menginginkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) dan nomor 1, Mahyeldi Ansharullah - Vasco Ruseimy melanjutkan pembangunan di Tanah Minang.
Selasa, 22 Oktober 2024 - 20:55 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Tinjau Lokasi Terdampak Banjir.
Sumber :
  • Wahyudi Agus

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Sumatra Barat sangat rasional. Mereka mayoritas menginginkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) dan nomor 1, Mahyeldi Ansharullah - Vasco Ruseimy melanjutkan pembangunan di Tanah Minang.

“Dalam pertanyaan terbuka responden ditanya masih menginginkan Mahyeldi Ansharullah melanjutkan kepemimpinan sebagai Gubernur Sumatera Barat Periode 2024-2029, sebanyak 80,3% menginginkannya, dengan rincian sangat setuju 26,3% dan setuju 54,0%,” kata CEO Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago saat memaparkan survei preferensi pemilih bertajuk Meneropong Peta Elektoral Terkini Pemilihan Gubernur Sumatera Barat pada Pilkada 2024, Selasa (22/10/2024). 
 
Ia menambahkan mayoritas responden (74,8%) menganggap program pemerintah provinsi Sumatera Barat layak untuk dilanjutkan, hanya 17,8% responden menganggap tidak layak untuk dilanjutkan. Mayoritas responden adalah pemilih rasional dan pemilih Psikologis yang menekankan pada kapasitas dan karakter personal kandidat sehingga para kandidat semestinya lebih memfokuskan diri untuk memperkenalkan dan menunjukkan kualitas personal dari pada memainkan isu dan sentimen primordial yang cenderung rasial, Pendekatan politik identitas semacam ini sudah semestinya ditinggalkan,”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan mayoritas responden sudah mantap dengan pilihan calon gubernur, namun sebagian responden masih mungkin berubah pilihannya, perubahan pilihan ini dipengaruhi oleh Kinerja calon yang tidak memenuhi harapan, perubahan sikap/kebijakan dari calon yang sebelumnya didukung dan kinerja yang tidak memenuhi harapan.

Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah daerah sangat baik, sebagian besar masyarakat merasa puas terhadap kinerja gubernur-wakil gubernur saat ini meskipun masih ada sebagian warga yang merasa tidak puas, namun secara umum mayoritas masyarakat menganggap program-program pemerintah daerah layak untuk dilanjutkan dibawah kepemimpinan Mahyeldi Anshorullah sebagai gubernur Sumatera Barat.

“Di sisi lain mayoritas masyarakat masih sangat menginginkan Mahyeldi Anaharullah untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai gubernur Sumatera Barat untuk periode 2024-2029,” tegasnya.

Sementara mengenai elektabilitas, kata dia, dalam pertanyaan terbuka, pasangan Mahyeldi Ansharullah-Vasco Ruseimy unggul dengan elektabilitas 66,9% mengalahkan (calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dan nomor 2) Epyardi Asda – Ekos Albar dengan elektabilitas 14,9%,” katanya.

Dia menambahkan dalam pertanyaan tertutup simulasi 2 nama, Mahyeldi Ansharullah unggul dengan elektabilitas 70,6% mengalahkan Epyardi Asda dengan elektabilitas 16,3%. Dari sisi popularitas, Mahyeldi Ansharullah menempati peringkat pertama dengan angka popularitas 88,8%, disusul oleh Vasco Ruseimy (61,4%) di posisi kedua dan Epyardi Asda (51,1%) di posisi ketiga.

Dalam pertanyaan terbuka, lanjut dia, Mahyeldi Ansharullah unggul dengan elektabilitas 56,6% mengalahkan Epyardi Asda dengan elektabilitas 13%. Dalam pertanyaan terbuka, Vasco Ruseimy unggul dengan elektabilitas 56,1% mengalahkan Ekos Albar dengan elektabilitas 12,9%.

Sementara dalam pertanyaan tertutup simulasi 2 nama, Vasco Ruseimy unggul dengan elektabilitas 63,5% mengalahkan Ekos Albar dengan elektabilitas 16,6%. Dalam simulasi surat suara calon Gubernur Sumatera Barat, pasangan Mahyeldi Ansharullah – Vasco Ruseimy unggul dengan elektabilitas 70,3% mengalahkan pasangan Epyardi Asda - Ekos Albar dengan elektabilitas 16,8%.

Pada kesempatan sama pengamat politik Universitas Andalas, Aidinil Zetra menambahkan bahwa mayoritas responden (63,7%) adalah pemilih rasional, disusul oleh pemilih Psikologis (16,3%) dan pemilih Sosiologis (14,3%). Mayoritas responden (69,8%) sudah mantap, namun 21% responden belum mantap / masih mungkin berubah dengan pilihan calon gubernur Sumatera Barat. 

Perubahan pilihan ini dipengaruhi oleh Kinerja calon yang tidak memenuhi harapan (34%), Perubahan sikap/kebijakan dari calon yang sebelumnya didukung (18,3%), dan Penemuan informasi baru tentang calon atau partai (8,3%).

“Meningkatkan kualitas pendidikan (24,4%), Perbaikan Infrastruktur (14,6%), dan Mengatasi masalah kemiskinan (14,1%), merupakan harapan responden kepada calon gubernur Sumatera Barat yang sudah dipilih,” tuturnya.

Mayoritas responden sudah mengetahui adanya pemilu serentak pada 2024, kata Aidinil, meskipun masih ada sebagian yang belum mengetahui informasi tersebut, menunjukkan perlunya peningkatan sosialisasi. Dari mereka yang sudah tahu, mayoritas menyatakan akan berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah, menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk terlibat dalam proses demokrasi lokal.

Ia juga mengatakan mayoritas responden sudah punya kandidat yang akan dipilih sebagai calon gubernur-calon wakil gubernur, namun masih ada sebagian responden yang belum menentukan pilihan karena kurangnya informasi mengenai para kandidat, menekankan pentingnya kandidat untuk lebih aktif memperkenalkan diri dan program mereka kepada publik.

Mayoritas responden memilih berdasarkan figur calon daripada partai pengusung,
menekankan pengaruh karakter pribadi calon dalam keputusan pemilih dan
pentingnya personal branding. Kinerja dan pengalaman, visi-misi, serta kapasitas
atau kompetensi yang dimiliki menjadi faktor utama yang dipertimbangkan,
menunjukkan bahwa pemilih sangat mempertimbangkan track record dan rencana konkret kandidat.

“Responden menginginkan calon yang jujur, bersih dari korupsi, merakyat religius, menunjukkan harapan yang tinggi terhadap integritas, karakter dan kapasitas kepemimpinan kandidat. Kombinasi dari antusiasme untuk berpartisipasi, penekanan pada figur calon, serta harapan tinggi terhadap integritas dan kemampuan pemimpin, menggambarkan pandangan dan harapan masyarakat terhadap pemimpin dari hasil pemilihan kepala daerah mendatang,” pungkasnya.

Pangi menambahkan bahwa survei ini Survei dilakukan selama 10 hari, dari 07 – 16 Oktober 2024 dengan populasi adalah seluruh WNI yang berdomisili di provinsi Sumatera Barat dan mempunyai hak pilih (memiliki KTP), ketika survei ini dilaksanakan. Sampel berasal dari 19 Kabupaten/kota di provinsi Sumatera Barat yang terdistribusi secara proporsional berdasarkan besaran jumlah penduduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah responden survei ini sebanyak 800 orang dengan proporsi (50:50) laki-laki dan Perempuan. Pengambilan Sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ±3,47% Pada tingkat kepercayaan 95%.

Mengkonfirmasi ulang 20% dari total sampel secara random dengan cara mendatangi dan mewawancarai kembali responden terpilih oleh koordinator wilayah dan 10% oleh tim verifikator voxpol pusat dengan mewawancarai kembali responden melalui telepon untuk memastikan validasi data. “Setiap responden terpilih dilakukan wawancara dengan metode tatap muka (face to face) oleh pewawancara yang sudah terlatih dengan menggunakan aplikasi berbasis android, i-voxpol,” tutupnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral