News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UI Buka Tiga Program Studi Baru di Fakultas Kedokteran Guna Penuhi Kebutuhan Spesialis dan Subspesialis di Indonesia

Universitas Indonesia (UI) meluncurkan tiga program studi (prodi) baru di Fakultas Kedokteran, yaitu Subspesialis Urologi, Subspesialis Jantung dan Pembuluh Darah, serta Spesialis Kedokteran Emergensi.
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 14:29 WIB
Dokumentasi
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Universitas Indonesia (UI) meluncurkan tiga program studi (prodi) baru di Fakultas Kedokteran, yaitu Subspesialis Urologi, Subspesialis Jantung dan Pembuluh Darah, serta Spesialis Kedokteran Emergensi. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga medis spesialis dan subspesialis di Indonesia, serta memperkuat kualitas layanan kesehatan nasional.

Program Subspesialis Urologi yang dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Nur Rasyid, Sp.U(K), memiliki enam peminatan: Transplantasi Ginjal, Uro Onkologi, Pediatrik Urologi, Uro Andrologi, Functional & Female Urologi, serta Urologi Rekonstruksi. Program ini menargetkan 10 mahasiswa per semester dengan masa studi dua tahun. Prof. Nur menjelaskan, “Indonesia perlu menghasilkan dokter subspesialis yang kompeten dan setara dengan tenaga medis asing,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada prodi ini mahasiswa akan mendapatkan pelatihan dalam keterampilan operasi canggih dan berkesempatan menjalin kolaborasi dengan institusi internasional seperti Seoul National University, serta pusat urologi di Inggris, Australia, Jerman, dan Jepang. “Program ini bertujuan mempercepat penambahan pusat studi Urologi di Indonesia, meningkatkan kompetensi staf pengajar, serta membangun pusat transplantasi dan spesialisasi yang merata di seluruh Indonesia,” katanya.

Di bidang Subspesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP, Subsp. Ar. (K), Subsp. K.I.(K), FIHA, FAsCC menjadi pemimpin program yang bertujuan menekan angka penyakit jantung yang semakin meningkat di Indonesia. “Program ini dirancang untuk memberikan pelayanan spesifik dan melakukan riset berbasis kebutuhan lokal,” tuturnya. Dengan delapan peminatan dan target 16 mahasiswa per semester, masa studi berlangsung empat semester. Lulusan program ini juga diharapkan mampu menjadi tenaga pengajar serta peneliti di bidang kardiovaskular, yang akan mengembangkan riset berbasis kearifan lokal guna memperkuat layanan kesehatan jantung di tanah air.

Program Spesialis Kedokteran Emergensi, yang dipimpin oleh dr. Yogi Prabowo, Sp.OT.Subsp.Onk.Ort.R(K)., SpEm, diharapkan akan meningkatkan kualitas penanganan kedaruratan medis di Indonesia. Program ini dirancang untuk menghasilkan tenaga medis yang unggul dalam menangani kondisi emergensi yang memerlukan penanganan cepat, seperti trauma, kardiovaskular, stroke, dan keracunan. “Lulusan program ini diharapkan tidak hanya mampu memberikan pelayanan emergensi, tetapi juga menjadi pendidik dan kontributor dalam penelitian berbasis kebutuhan populasi Indonesia,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral