GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei LPMM Membuktikan Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma Unggul di Pilkada NTT

Lembaga survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM ) menggelar survei Tentang Peta Kekuatan Suara Ketiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT pada Pilkada 2024.
Jumat, 15 November 2024 - 15:40 WIB
Elektabilitas Melkiades Laka Lena Terus Meningkat di Survei Pilgub NTT, Pengamat: Figur yang Disukai Masyarakat
Sumber :
  • ANTARA

Kupang, tvOnenews.com - Lembaga survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM ) menggelar survei Tentang Peta Kekuatan Suara Ketiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT pada Pilkada 2024. 

Sebelumnya, tiga paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT sudah melakukan masa kampanye sejak tanggal 25 September.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, dalam survei diuji sejauh mana tingkat pengenalan atau Candidate Awareness oleh masyarakat NTT terhadap ketiga paslon tersebut. 

"Hasik survei LPMM menemukan paslon Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma dikenal baik oleh 73,2% responden," kata Direktur Eksekutif LPMM Alamsyah Wijaya dalam keterangannya, Jumat (15/11/2024).

Kemudian, lanjut Alamsyah, paslon Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu dikenal baik oleh 71,8% responden dan paslon Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto dikenal baik oleh 70,1% responden. 

Kemudian responden juga menilai kandidat berdasarkan karakteristik pribadinya. Yang termasuk dalam ciri-ciri yang bersangkutan adalah pengalaman, kejujuran, moralitas, kasih sayang, kompetensi, dan kemampuan kepemimpinan calon. 

"Hasil survei menemukan bahwa paslon Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma dinilai oleh 76,1% responden memiliki dari karakteristik tersebut," kata Alamsyah.

Lalu, sambungnya, paslon Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu dinilai oleh 72,6% responden memiliki karakteristik pribadi tersebut. Sedangkan, paslon Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto dinilai oleh 70,8% responden memiliki karakteristik pribadi tersebut 

Lebih lanjut, responden juga diberikan pertanyaan terbuka 'seandainya pemilihan langsung Kepala Daerah dilaksanakan hari ini, siapa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang akan ibu/bapak/saudara pilih?'

"Hasil survei menemukan pasangan Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma mengungguli Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto, dan Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu," kata Alamsyah.

Alamsyah merinci, jawaban pilihan Top of Mind paslon Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma dipilih sebanyak 38,1%, paslon Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto 30,4%, paslon Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu 21,3%, dan tidak menjawab 10,2%.

Begitu juga saat mengunakan pertanyaan tertutup dimana responden diminta untuk memilih jawaban dari pilihan yang telah ditentukan sebelumnya dengan dibantu dengan surat suara. Paslon Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma dipilih sebanyak 40,4% kemudian paslon Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto 32,2%, paslon Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu 23,8%, dan tidak menjawab 3,6%.

Hasil survei LPMM menurut catatan dari respoden yang terpilih khusus untuk diwawancarai secara mendalam sebagai informan dalam survei inj dimana para respoden tersebut telah menonton secara utuh debat pertama dan kedua dari ke Tiga paslon tersebut memberikan penilaian kepada ketiga Paslon.

Dikatakan, untuk Paslon nomor urut 1 Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto 1. Paslon 1 kuat di retorika dan janji tapi tidak memberikan keyakinan memenuhi janjinya yang tidak realistis dgn fiskal NTT yang sangat terbatas 

Kemudian 2 paslon Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto terjebak romantisme dengan tidak mengakui kinerja dan program Jokowi dalam membangun NTT dan lebih memuji kemampuan Megawati dalam memimpin Indonesia dan mengurus NTT saat menjadi Presiden RI 

"Tidak begitu butuh dukungan pusat dan lebih andalkan kekuatan masyarakat dalam membangun walau tahu bahwa lebih 70% anggaran pembangunan NTT masih dr pusat," kata Alamsyah.

Sementara itu, paslon nomor urut 2 Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma dinilai responden memberi bukti janji kampanye yang bisa diwujudkan dengan komitmen beberapa Menteri setelah dikontak langsung oleh Melki Laka Lena saat menjadi anggota DPR RI sudah konkret memberikan program untuk nelayan, rumah layak huni, petani, peternak, komunikasi digital, pendidikan, kesehatan, UMKM, koperasi dan lainnya. 

Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma diketahui responden sudah bertemu Jokowi presiden ke 7 di Jakarta dan mendapat amanah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan yg sudah dibuat di era Jokowi di NTT dan terus meminta dukungan pemerintah pusat utk dukung pembangunan di NTT.  

Selain itu Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma mendorong optimalisasi hasil bumi rakyat NTT baik kualitas maupun kuantitas produk di berbagai bidang, perkuat dan libatkan jejaring diaspora NTT se-tanah air dan sedunia untuk membantu pembangunan di NTT.

"Juga sebagai bagian dari koalisi Prabowo-Gibran terus mendorong dan perkuat dukungan pemerintah pusat, DPR dan DPD RI juga swasta dan CSO nasional bantu bangun NTT," ujar Alamsyah.

Sementara itu, untuk Paslon Nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu dinilai responden banyak janji kampanye yang disampaikan dan semua bermuara pada pentingnya air sebagai hal utama untuk semua pembangunan.

Polanya dengan mengandalkan pompa hidran. Kedua hal di atas terlalu sederhanakan masalah dan solusi membangun NTT sehingga program lainnya tidak begitu jelas ke publik. 

Responden juga menilai, Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu, sangat realistis bahwa membangun NTT butuh dukungan pusat dan tidak bisa hanya andalkan kemampuan NTT sendiri. Karena bukan bagian dari koalisi nasional seperti paslon no 1 sehingga sulit berikan rencana yang konkrit untuk mendapatkan dukungan pusat. 

"Simon Petrus Kamlasi-Andreas Garu juga diketahui responsen terus menjalin kekuatan dengan berbagai kekuatan di Jakarta, baik pemerintah pusat dan pihak lainnya tapi belum keliatan hasil nyata yg bisa diberikan untuk masyarakat NTT," ujar Alamsyah.

Survei digelar pada 2 hingga 12 November 2024 dengan melibatkan 1.580 responden. Para responden merupakan pemegang KTP NTT dan terdaftar di Daftar Pemilih Tetap Pilkada NTT 2024.

"Survei dilakukan dengan metode wawancara secara face to face secara langsung dan mengunakan Whatsapp Call. Adapun margin of error surve kurang lebih 2,46% dengan tingkat kepercayaan 95%." ujarnya.

Pengamat politik Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga Dr Royke R Siahainenia menilai, faktor Melki Laka Lena mantan Anggota DPR RI dari NTT memudahkannya untuk dikenal di daerah Timur Indonesia bukan hanya NTT.

"Sehingga, Melki kuat sekali di daerah Indonesia Timur. Memang dia sadar betul, makanya dia merekrut wakil Gubernur yang bisa menggarap Flores itu yang mantan Kapolda ini Memang yang jadi menarik adalah posisi Melki, memang di NTT khususnya posisi dia sangat kuat, karena dia pernah kerja-kerja saat reses DPR itu yang paling menentukan," ucap Royke.

Kepedulian Melki terhadap masyarakat NTT cukup besar. Dikatakan, NTT sebagai daerah dengan indeks kapasitas fiskal yang rendah, satu-satunya kebijakan penolong daerah NTT dengan affirmation policy.

Agar fungsi distribusi dan alokasi APBN dapat tersalurkan di daerah 3T di NTT. Karena, lanjutnya, selama ini, dalam politik anggaran, kebijakan afirmatif belum secara eksplisit menyasar pada kompleksitas daerah "remote area" seperti NTT. 

Menurutnya, yang tampak hanyalah dari dana transfer pusat (DAU/DAK) dengan indikator umum seperti jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, luas wilayah, dan potensi SDA di NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan yang punya diskresi budget activism movement adalah DPR RI dan pemerintah pusat nah tentu saja jika pasangan Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma yang diusung oleh partai politik pengusung pemerintah dan pemilik kursi mayoritas di DPR RI," ucapnya.

"Kebijakan afirmatif bagi NTT akan lebih mudah terlaksana. Pasangan ini menarik, jika melihat NTT kedepan kalau bagaimanapun Melki dari Golkar posisinya kuat di Jakarta, kedepan NTT perlu jaringan seperti itu. Jadi Melki ini sebagai alternatif untuk kemajuan NTT ke depan," ucapnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakal Digunakan Perdana untuk Shalat Id, Masjid IKN Terus Berbenah

Bakal Digunakan Perdana untuk Shalat Id, Masjid IKN Terus Berbenah

Shalat Idul Fitri berjamaah perdana pada 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi, akan digelar di Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN).
Jelang Shalat Idul Fitri di Palembang, Jembatan Ampera Bakal Ditutup Sementara 

Jelang Shalat Idul Fitri di Palembang, Jembatan Ampera Bakal Ditutup Sementara 

Jelang shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, jembatan Ampera ikon Kota Palembang direncanakan akan ditutup sementara saat shalat nanti. Satuan Lalu Lintas (Satlantas)
Lebaran NU dan Muhammadiyah Beda Hari, Ketua Komisi VIII DPR Ingatkan Masyarakat Jaga Toleransi

Lebaran NU dan Muhammadiyah Beda Hari, Ketua Komisi VIII DPR Ingatkan Masyarakat Jaga Toleransi

Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menghormati keputusan pemerintah terkait 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri/Lebaran yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Jelang Lebaran 2026, Jakarta Mulai Sepi Ditinggal Pemudik dan Bebas Macet

Jelang Lebaran 2026, Jakarta Mulai Sepi Ditinggal Pemudik dan Bebas Macet

Berdasarkan pantauan di sejumlah titik Jakarta yang biasanya ramai dan macet seperti di Jalan Gatot Subroto, kini tampak lengang baik dari Cawang hingga Senayan dan sebaliknya.
F1 2026 Baru Dua Race, Bos Ferrari Sudah Angkat Bendera Putih? Terang-terangan Bilang Kalau Mereka Tidak Punya...

F1 2026 Baru Dua Race, Bos Ferrari Sudah Angkat Bendera Putih? Terang-terangan Bilang Kalau Mereka Tidak Punya...

Ferrari menunjukkan perfroma yang cukup menjanjikan pada dua seri awal F1 2026 yang berlangsung di Australia dan China.
Pemerintah dan Muhammadiyah Beda Penetapan Lebaran 2026, Ini Alasannya

Pemerintah dan Muhammadiyah Beda Penetapan Lebaran 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Trending

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria mengungkap bahwa sebuah tim top Liga Inggris dan satu dari kasta kedua Liga Jerman “cemberut” kepada Indonesia. Hal ini beriringan dengan keputusan pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT