News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bebas Penggusuran dan Pungli, Pemakaman Muslim Pertama Hadir di Banten

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangerang Selatan melaporkan bahwa lahan tempat pemakaman umum (TPU) hampir penuh.
Kamis, 26 Desember 2024 - 15:06 WIB
Pemakaman khusus Muslim Baqi Memorial Park.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangerang Selatan melaporkan bahwa lahan tempat pemakaman umum (TPU) hampir penuh.

Kepala Bidang Pertanahan dan Pemakaman, Yusuf Ismail, mengaku ini merupakan tantangan serius dalam hal penyediaan lahan pemakaman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterbatasan lahan menjadi salah satu isu utama yang dihadapi warga, yang menyebabkan proses pencarian tempat pemakaman bagi orang yang mereka cintai menjadi semakin sulit.

Hal ini diperburuk oleh tingginya permintaan dan minimnya lokasi yang tersedia, membuat banyak keluarga kesulitan untuk menemukan tempat yang layak.

tvonenews

"TPU Pondok Benda mungkin juga terbatas,” ungkap Yusuf Ismail dalam keterangannya, Kamis (26/12/2024).

Namun, keterbatasan lahan bukanlah satu-satunya masalah.

Maraknya praktik pungutan liar (pungli) di sektor pemakaman menambah beban bagi keluarga yang tengah berduka.

Biaya yang seharusnya menjadi fokus untuk pengurusan makam justru teralihkan untuk membayar pungutan yang tidak resmi, menambah tekanan psikologis bagi mereka yang sedang berusaha merelakan kepergian orang terkasih.

Selain itu, banyak keluarga yang sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk pemakaman tetap menghadapi ketidakpastian.

Status kepemilikan tanah makam yang tidak jelas sering kali menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarga, terutama ketika mereka mempertimbangkan masa depan tempat pemakaman tersebut.

Tanah makam tidak jarang terancam dibongkar untuk dipindahkan atau menjadi lokasi penumpukan jenazah baru, sehingga menyisakan rasa tidak tenang bagi para ahli waris.

Banyaknya persoalan mengenai pemakaman, kini Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) semakin populer sebagai solusi atas keterbatasan lahan pemakaman di Jabodetabek.

Berbeda dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikelola pemerintah dan sering kali terbatas, TPBU dikelola swasta dan menawarkan layanan lengkap dengan perawatan berkelanjutan.

TPBU memberikan kepastian kepemilikan lahan, dilengkapi fasilitas seperti area hijau dan tempat ibadah, sehingga keluarga dapat berziarah dengan tenang.

Kehadiran TPBU menyediakan pilihan pemakaman yang lebih privat dan bebas dari kekhawatiran akan penggusuran.

Seperti halnya Laksmi, warga Depok yang memutuskan untuk memilih TPBU yang berlokasi di Banten yakni pemakaman khusus Muslim Baqi Memorial Park.

Jaminan kepemilikan membuatnya merasa lebih terjamin dari penggusuran.

“Saya mencari yang aman agar tidak digusur-gusur jadi merepotkan yang masih hidup, terlebih karena ada fasilitas perawatan, fasilitas umum, fasilitas pendukung jadi nanti ketika ada yang berziarah tidak lagi bingung sholat di mana,” ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran pemakaman Muslim pertama dan terbesar di Banten, Baqi Memorial Park, merupakan solusi nyata atas kelangkaan lahan dan praktik pungutan liar yang kerap membayangi proses pemakaman.

Mengusung konsep pemakaman yang sesuai dengan syariat Islam, Baqi Memorial Park tidak hanya menawarkan lahan pemakaman, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas modern dan layanan perdukaan yang lengkap.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (3/4). 
Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Massimo Rivola sebut timnya berjuang keras hingga harus kejar-kejaran waktu untuk menemukan set up yang tepat di tes pramusim MotoGP 2026.
Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah terkait transparansi penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Selengkapnya

Viral