News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Sebut Gaya Diplomasi Personal Prabowo Dapat Perkuat Indonesia di Tingkat Global

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Senin, 27 Januari 2025 - 17:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Ia mengatakan tak mengejutkan bahwa Prabowo akrab dengan para pemimpin dunia, termasuk Modi. Momen itu terjadi saat Prabowo berkunjung ke India pada Sabtu (25/1/2025) dalam rangka kunjungan kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Presiden Prabowo jelas bukan hanya seorang pemimpin tangguh, tetapi juga pemimpin yang selalu mampu menunjukkan sisi humanisnya, termasuk dalam berinteraksi dengan para pemimpin dunia,” kata Fahmi kepada media, Senin (27/1/2025).

Fahmi juga menyoroti panggilan “my good brother” yang diucapkan Prabowo untuk Modi. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa Prabowo dan Modi memiliki hubungan erat. Panggilan akrab itu juga dianggap simbol pendekatan Prabowo yang ingin memperkuat hubungan Indonesia dengan India.

“Kehangatan dan keakraban yang ditunjukkan Presiden Prabowo dan PM Modi itu jelas bukan sekadar basa-basi diplomatis, melainkan mencerminkan beberapa hal signifikan sekaligus,” jelasnya.

Fahmi mengatakan kedekatan Prabowo dan Modi mencerminkan bagaimana Indonesia semakin terlihat di panggung dunia.

“Ini menunjukkan bagaimana hubungan personal yang dibangun Prabowo dapat memperkuat posisi Indonesia di tingkat global dan membuka peluang lebih besar bagi kerja sama strategis dengan banyak negara,” papar Fahmi.

Ditambah, Indonesia saat ini sudah bergabung menjadi anggota BRICS, yaitu organisasi ekonomi dikancah internasional yang terdiri dari negara Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.

tvonenews

Menurut Fahmi, keakraban kedua pemimpin itu juga menunjukkan Prabowo memiliki potensi untuk dikenal sebagai pemimpin yang berhasil dalam program-program kesejahteraan sosial. 

“Soal keakraban kedua pemimpin, bagi saya ini bukan sekadar soal keduanya punya pandangan serupa. Tapi ini juga memberi gambaran potensi Prabowo untuk dikenal sebagai pemimpin yang berhasil dalam program-program kesejahteraan sosial,” katanya.

Ia menjelaskan, Modi sudah membuktikan bahwa melalui kebijakan pro-rakyat yang inovatif dan inklusif, seperti makan gratis untuk anak-anak sekolah dan program keuangan inklusif, Modi mampu mengentaskan kemiskinan di negara berpopulasi besar dengan PDB yang bahkan lebih kecil dari Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Fahmi, Prabowo juga berpeluang menjadi seperti Modi apabila kebijakan yang berfokus pada pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kesejahteraan anak-anak berhasil dijalankan dengan baik.

“Potensi meninggalkan legacy sebagai pemimpin yang membawa transformasi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat, sekaligus menjadikan Indonesia model pembangunan yang sukses di dunia, akan sangat besar,” ucap Fahmi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Indonesia Open 2026, Rabu 3 Juni: Raymond/Joaquin Comeback, 10 Wakil Tuan Rumah Beraksi

Jadwal Indonesia Open 2026, Rabu 3 Juni: Raymond/Joaquin Comeback, 10 Wakil Tuan Rumah Beraksi

Jadwal Indonesia Open 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil tuan rumah akan unjuk gigi termasuk Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Ingin Papua Maju, Dedi Mulyadi Titip Pesan ke Investor yang Masuk Membangun: Jagalah Kehormatan

Ingin Papua Maju, Dedi Mulyadi Titip Pesan ke Investor yang Masuk Membangun: Jagalah Kehormatan

Papua menjadi bagian Indonesia yang dipuji sebagai surga-nya dunia. Salah satu yang memujinya yaitu Kang Dedi Mulyadi.
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
Geram Prabowo Dikritik Dino Patti Djalal, Gerindra: Di Negara Maju Mantan Pejabat Membatasi Diri

Geram Prabowo Dikritik Dino Patti Djalal, Gerindra: Di Negara Maju Mantan Pejabat Membatasi Diri

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menanggapi kritik yang disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto.
Granat Ditemukan Saat Memburu DPO, Penyidik: Kami Dalami Asal Usulnya

Granat Ditemukan Saat Memburu DPO, Penyidik: Kami Dalami Asal Usulnya

 Penemuan granat terjadi ketika petugas melakukan penggeledahan di salah satu rumah milik DPO yang sedang diburu di Kabupaten Pesawaran. Kepolisian Daerah (Polda) Lampung sedang mendalami asal usul granat yang ditemukan tersebut saat petugas memburu dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus street crime.
Siswa Korban Kebakaran Kebon Kosong Bakal Ikut Ujian Susulan

Siswa Korban Kebakaran Kebon Kosong Bakal Ikut Ujian Susulan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyoroti kondisi anak-anak yang menjadi korban kebakaran di permukiman Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Selengkapnya

Viral