News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Pagar Laut Disebut Bisa Jadi Ancaman Kedaulatan Bangsa, Polri Diminta Tegas Bertindak

Polemik pagar laut yang terkuak ke permukaan menjadi perhatian serius soal potensi adanya gangguan kedaulatan bangsa.
Sabtu, 1 Februari 2025 - 00:27 WIB
Polemik Pagar Laut Disebut Bisa Jadi Ancaman Kedaulatan Bangsa, Polri Diminta Tegas Bertindak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik pagar laut yang terkuak ke permukaan menjadi perhatian serius soal potensi adanya gangguan kedaulatan bangsa.

Pusat Kajian Pembangunan Nasional (Puskabnas) menggelar diskusi soal 'Pagar Laut sebagai Ancaman Kedaulatan Bangsa: Membangun Kesadaran dan Aksi Nasional Melawan Oligarki', Jumat (31/1/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Puskabnas Amirullah Hidayat menegaskan bahwa pagar laut yang dibangun di Tangerang merupakan persoalan serius yang melibatkan oligarki.

Dia mendesak kepolisian (Polri) segera mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.

"Ini tugas dari instrumen kepolisian karena ada indikasi dugaan pemalsuan dokumen. Padahal sudah jelas siapa di balik peristiwa ini, yaitu ASG," ujar Amirullah Hidayat.

Amirullah melanjutkan meminta pihak kepolisian segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Kita meminta polisi untuk menetapkan tersangka terhadap pelaku. Kami beri waktu dua minggu. Kalau sampai dua minggu lagi tidak ditetapkan sebagai tersangka, kita akan turun ke jalan. Kita mengajak temen-teman media untuk menekan polri segera menetapkan para pelakun ini sebagai tersangka" tegasnya.

Sementara itu, Aktivis 98 Ubedillah Badrun menilai kebijakan yang menjadikan proyek ini bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) adalah bentuk pemaksaan kehendak yang menguntungkan oligarki.

"Pemerintah telah salah menempatkan oligarki, dan oligarki menjadi superior, saya kemarin melawan rezim yg dzolim hingga jabatan saya di kampus menjadi pertaruhan", ujar Ubedillah.

"Aktor yang melakukan pagar laut ini adalah oligarki predator, karena banyak merusak lingkungan dan merusak kepentingan rakyat. Oligarki sengaja melakukan itu untuk mempertahankan kekayaannya", tambahnya.

Selain itu, dia mengatakan bahwa semakin membiarkan persoalan ini kesenjangan kepemilikan aset semakin tinggi.

Menurutnya, oligarki harus ditempatkan pada semestinya supaya tidak ikut terlalu dalam menintervensi sistem pemerintahan.

"Aktornya sudah jelas, lalu kenapa tidak melakukan tindakan" terang Ubedillah

"Kita berikan pekerjaan terhadap pemerintahan Prabowo untuk menyelesaikan persoalan ini apabila tidak bisa diselesaikan kita harus turun kejalan. Itulah pentingnya sosial movement apabila ketidakadilan tidak ditegakkan" lanjutnya

Sementara itu, dia mendorong agar Presiden Prabowo membentuk tim khusus untuk membongkar pagar laut terebut.

"Presiden harus membuat tim independent yang tidak bisa di intervensi oleh siapapun untuk mengusut tuntas pelaku pagar laut ini" tegas dia.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri KKP Dedi Irawan tegas menyampaikan pihaknya telah menyegel pagar tersebut. Bahkan, dia mengatakan kasus ini bukan pertama kali. Ratusan kasus lainnya kata Dedi telah ditindaklanjut dan diproses.

"Kita sudah segel pagar laut 30 km di Tangerang termasuk yang di Bekasi kita segel juga meskipun tidak terlalu panjang sepanjang lebih kurang 3 km di Muara Tawar", kata Dedi

"Sekitar 190 kasus kami denda sebenarnya ini hukan barang baru tapi karena ini atensi publik maka kami koordinasi dengan LH dan kami segel", tambahnya.

Terkait pagar laut Tangerang, Dedi menyampaikan pihaknya telah memeriksa sekitar 13 saksi termasuk nelayan yang mengaku pernah menjadi pelaku dan yang menjadi pelaksana pemasangan pagar laut itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"2 Perusahaan yang disebut menjadi dalang ini harusnya kami perikasa hari ini tapi tidak datang dan kami agendakan minggu depan" ucapnya

"Kami minta kepada temen-teman mendukung tapi secara proporsional. Meskipun KKP tidak mengumumkan dipublik tapi kami KKP sdh melakukan tindakan2 strategis" tutupnya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pria Asal Pasuruan Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Luka pada Tubuh Korban

Pria Asal Pasuruan Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Luka pada Tubuh Korban

Pihak keluarga juga menyebut sepeda motor, tas, dan telepon genggam yang dibawa korban saat meninggalkan rumah tidak ditemukan.
Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sorosutan, Keluarga Korban Tagih Transparansi Hukum Mendekati Hasil Putusan Pengadilan Dikeluarkan

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sorosutan, Keluarga Korban Tagih Transparansi Hukum Mendekati Hasil Putusan Pengadilan Dikeluarkan

Kasus kekerasan seksual sesama jenis terhadap anak yang terjadi di salah satu masjid, di kelurahan Sorosutan, Kota Yogyakarta, kini memasuki babak krusial. 
Presiden Mesir Tegas: Tak Akan Ada Normalisasi dengan Israel Sebelum Palestina Merdeka

Presiden Mesir Tegas: Tak Akan Ada Normalisasi dengan Israel Sebelum Palestina Merdeka

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan negaranya tidak akan melakukan normalisasi hubungan dengan Israel sebelum terwujudnya perdamaian yang adil bagi Palestina.
MPR Usulkan 3 Langkah Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Nuklir Masuk dalam Agenda

MPR Usulkan 3 Langkah Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Nuklir Masuk dalam Agenda

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengusulkan tiga prioritas untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Nuklir termasuk sebagai salah satu agenda yang diusulkan.
Detik-detik Mengerikan Anggota TNI Ditikam saat Lerai Keributan di THM Mamuju

Detik-detik Mengerikan Anggota TNI Ditikam saat Lerai Keributan di THM Mamuju

Beredar kabar terkait detik-detik mengerikan seorang anggota TNI berinisial K ditikam saat melerai keributan di depan THM di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat
Felicya Angelista Dituding Oplas usai Wajah Berubah Drastis, Begini Pengakuannya

Felicya Angelista Dituding Oplas usai Wajah Berubah Drastis, Begini Pengakuannya

Perubahan pada bentuk wajah Felicya Angelista memicu spekulasi liar di kalangan netizen. Banyak yang menduga ibu dua anak tersebut menjalani operasi plastik.

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral