News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Demo di Polres Bima Kabupaten, Massa Desak Aparat Tindak Lanjuti Laporan Peredaran Narkoba

Massa yang mengatasnamakan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar aksi unjuk rasa di Markas Polres Bima Kabupaten.
Jumat, 28 Februari 2025 - 04:02 WIB
Gelar Demo di Polres Bima Kabupaten, Massa Desak Aparat Tindak Lanjuti Laporan Peredaran Narkoba
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Massa yang mengatasnamakan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar aksi unjuk rasa di Markas Polres Bima Kabupaten.

Massa mendesak kepolisian agar segera menindaklanjuti sejumlah laporan terkait dugaan aktivitas bandar narkoba yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bima. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Semmi NTB, Uswatun Hasanah menilai bahwa jajaran Polres Bima penegak hukum di Kabupaten Bima tidak bekerja secara profesional dan tidak serius dalam menindaklanjuti laporan terkait peredaran narkoba.

"Kami meminta Kapolri untuk segera mencopot Kapolres Kabupaten Bima, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kanit Buser Narkoba Polres Bima karena tidak serius dalam menangani dan menindaklanjuti peredaran narkoba yang telah kami laporkan," kata Uswatun secara tertulis, Jakarta, Kamis (27/2/2026).

Tak hanya itu, massa turut menyampaikan sikap mosi tidak percaya terhadap Polres Bima.

Hal itu ditengarai profesionalnya Polres Bima dalam menghadapi aksi unjuk rasa tersebut.

"Aksi demonstrasi yang kami lakukan dilindungi oleh undang-undang, namun hari ini personel Polres Kabupaten Bima tidak profesional dalam menangani aksi kami. Oleh karena itu, kami menyatakan mosi tidak percaya terhadap Polres Kabupaten Bima," katanya.

Sementara itu, Wakil Sekjen Pengurus Besar Semmi, Abubakar turut menyoroti maraknya peredaran narkoba di NTB khususnya di Kabupaten Bima.

"Patologi sosial berupa peredaran narkoba yang semakin masif di NTB menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Oleh karena itu, Polri harus memberikan atensi khusus untuk memutus jaringan serta rantai distribusi barang haram ini di NTB," ujar Abubakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, pemuda asal Bima itu juga menilai bahwa aparat penegak hukum di NTB tidak serius dalam memberantas peredaran narkoba.

"Kabupaten Bima telah menjadi zona merah peredaran narkoba. Seharusnya, Kapolres Kabupaten Bima sebagai garda terdepan dalam pemberantasan kejahatan narkoba bersikap lebih proaktif. Namun, meskipun sudah ada laporan, tidak ada tindakan yang dilakukan. Hal ini patut dipertanyakan," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Mau Inter Milan, Tandem Jay Idzes Ini Tolak Semua Tawaran Lain Demi Gabung Nerazzurri di Bursa Transfer Nanti

Hanya Mau Inter Milan, Tandem Jay Idzes Ini Tolak Semua Tawaran Lain Demi Gabung Nerazzurri di Bursa Transfer Nanti

Inter Milan terus menunjukkan keseriusannya membenahi lini pertahanan jelang bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang mengemuka adalah bek Sassuolo.
Jurnalis Italia Bongkar Manuver Nekat Inter Milan Musim Panas Nanti, Coba Bajak Gelandang Atalanta yang Jadi Idaman Atletico Madrid

Jurnalis Italia Bongkar Manuver Nekat Inter Milan Musim Panas Nanti, Coba Bajak Gelandang Atalanta yang Jadi Idaman Atletico Madrid

Inter Milan kembali menunjukkan manuver agresif di bursa transfer jelang musim panas. Klub asal Italia itu diam-diam mencoba mengganggu rencana Atletico Madrid.
Wakil Gubernur Kalbar Ngamuk Dibanding-bandingkan dengan Dedi Mulyadi, KDM: Maaf Tidak Ada Maksud

Wakil Gubernur Kalbar Ngamuk Dibanding-bandingkan dengan Dedi Mulyadi, KDM: Maaf Tidak Ada Maksud

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM merespons tantangan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kristantus Kurniawan yang mengajak tukar posisi. Seperti apa?
Dedi Mulyadi Berikan Rp10 Juta untuk Ibu Muda yang Nyaris Kehilangan Bayinya Gegara Perawat RSHS Bandung

Dedi Mulyadi Berikan Rp10 Juta untuk Ibu Muda yang Nyaris Kehilangan Bayinya Gegara Perawat RSHS Bandung

Gubernur Dedi Mulyadi memberikan santunan Rp10 juta kepada ibu muda Nina Saleha (27) yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Istana: Siapapun yang Bersalah, Silakan Diperiksa

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Istana: Siapapun yang Bersalah, Silakan Diperiksa

Sikap ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menyebut, Istana memberikan ruang penuh bagi penegakan hukum, tanpa pengecualian.
Sinyal Inter Milan Cuci Gudang Makin Jelas, Nerazzurri Bidik Duo Bek Tangguh dari Tim Rival demi Peremajaan Skuad

Sinyal Inter Milan Cuci Gudang Makin Jelas, Nerazzurri Bidik Duo Bek Tangguh dari Tim Rival demi Peremajaan Skuad

Inter Milan mulai menyusun langkah besar untuk memperkuat lini pertahanan jelang bursa transfer musim panas. Klub asal Kota Mode itu membidik dua bek muda.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral