News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengundurkan Diri Usai Puluhan Video Syur dari Tanpa Busana hingga Mandi, Bu Guru Salsa Alias 'Bu SR' Dibela Rekan Sejawat

Bu Salsabila Rahma alias Bu Guru Salsa yang viral karena video syurnya ternyata mengikuti jejak kakek dan orang tuanya. 
Sabtu, 8 Maret 2025 - 03:03 WIB
Tak Lagi Kesepian, Bu Salsa yang Viral Video Syur Kembali Bikin 'Melotot' Netizen, Unggah Foto saat Lakukan...
Sumber :
  • Viral TikTok

Jember, tvOnenews.com - Bu Salsabila Rahma alias Bu Guru Salsa yang viral karena video syurnya ternyata mengikuti jejak kakek dan orang tuanya. 

Bu Salsa mengajar di sebuah sekolah dasar negeri yang berada tidak jauh dari rumahnya. Di sekolah tersebut, Bu Salsa mengajar mata pelajaran matematika. Statusnya adalah guru honorer alias guru tidak tetap (GTT). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia mengikuti jejak orangtuanya menjadi guru. Dan sekolahnya masih satu kecamatan di Ambulu, " jelas LY, tetangga Bu Salsa di Desa Pontang Kecamatan Ambulu Jember. 

Sejak video syurnya viral, Bu Salsa tidak lagi mengajar di sekolah tersebut. Bu Salsa memilih mengundurkan diri sebagai tenaga pengajar. Sejak itu juga, Bu Salsa jarang terlihat keluar rumah. 

Hingga akhirnya, Bu Salsa menggelar akad nikah pada Jumat (28/2) lalu. 

"Sejak videonya viral, saya tidak pernah melihat Bu Salsa lagi. Baru dia akad nikah, baru lihat dia lagi, " terang LY. 

Sebagai guru honorer, Bu Salsa ikut 'bertempur' agar bisa lolos menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Semua syarat pengajuan PPPK dipenuhi Bu Salsa. 

Perjuangan Bu Salsa beradu nasib dengan ribuan honorer lain akhirnya membuahkan hasil. Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur meloloskan Bu Salsa di seleksi berkas PPPK tahap II tahun anggaran 2024.

Namun sayang, sebelum dinyatakan lolos seleksi PPPK, Bu Salsa mengundurkan diri sebagai guru. 

Mundurnya Bu Salsa terkait video syurnya yang viral di jagat maya. 

Menurut Ilham Wahyudi, Humas PB PGRI, dirinya sempat berkomunikasi dengan Bu Salsa terkait pengunduran dirinya sebagai guru. 

"Saya sempat menanyakan kepada Bu Salsa, mengapa kok mengundurkan diri apakah keputusan tersebut dipikir dengan matang atau cuman grusa grusu," terangnya pada Kamis (6/3) malam. 

Jawaban Bu Salsa, lanjut Ilham, keputusannya mundur sebagai guru karena grusa grusu akibat videonya mendadak viral. Bu Salsa tidak berpikir panjang untuk mengambil keputusan tersebut. 

Keputusan mundur tereebut terjadi pada 7 Februari 2025 lalu, namun beberapa hari kemudian muncul hasil ujian seleksi PPPK dan menyatakan Bu Salsa lolos seleksi. 

"Sangat disayangkan jika Bu Salsa mundur. Terlebih dia lolos PPPK yang notabene idaman setiap honorer. Perjuangan lolos PPPK tidak main-main lho," kata Ilham. 

Selain sebagai humas PB PGRI, Ilham juga aktifis pendidikan akan mengupayakan agar Bu Salsa tetap menerima haknya sebagai guru yang lolos PPPK tahap II tahun 2025.

"Dia masih layak menjadi guru. Toh dia sudah minta maaf telah membuat video syur itu. Lagi pula dia juga korban penipuan pacar onlinenya. Intinya, video syur tersebut bukan kesengajaan Bu Salsa untuk disebar dan diperjualbelikan. Dia hanya korban," terangnya panjang lebar. 

Ilham berharap Bu Salsa bisa kembali mengajar sesuai bidangnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Pemkab Jember, Sukowinarno mengaku telah menindak lanjuti, ketika video guru tersebut menyebar di beberapa platform digital. 

Menurutnya, Panselda rekrutmen  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Jember telah, mengkonfirmasi terhadap  kepala sekolah tempat guru perempuan ini mengajar. 

"Kami konfirmasi langsung kepada kepala sekolah-nya dan hadir  ke BKPSDM. (Kepala Sekolah) menyampaikan kalau yang bersangkutan sudah mengundurkan diri(tidak aktif) kerja per-7 Pebruari 2025," ujarnya. 

Suko mengatakan, Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Ambulu Jember telah membuat surat pernyataan bermaterai yang menegaskan, kalau guru perempuan ini sudah tidak aktif berkerja. 

"Sudah kami mintai pernyataan tertulis bermaterai terkait sudah tidak aktifnya (guru perempuan)," ungkapnya. 

Berdasarkan keterangan tertulis pihak sekolah itu, Suko pastikan guru perempuan ini tidak memenuhi syarat mendaftar PPPK Pemkab Jember tahap II. 

"Sebagai dasar pertimbangan TMS, sebagai  pendaftaran PPPK," imbuhnya. 

Sebatas informasi, nama Bu Salsa dinyatakan lolos seleksi berkas PPPK, berdasarkan Pengumuman Nomor:800.1.2.2/664/35.09.414/2025 yang ditandatangani Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman pada 13 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru perempuan tersebut masuk 3844 pelamar yang lulus seleksi administrasi PPPK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Pra Sanggah. 

Nampak, perempuan ini mengambil formasi tenaga teknis adminitrasi perkantoran di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ambulu Jember. (sss/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penipuan Rekrutmen ASN di Pemkab Gresik, Korban akan Didampingi untuk Menempuh Jalur Hukum

Penipuan Rekrutmen ASN di Pemkab Gresik, Korban akan Didampingi untuk Menempuh Jalur Hukum

Kasus ini terungkap saat 9 orang korban mendatangi kantor BKPSDM Kabupaten Gresik pada 6 April 2026 dengan membawa dokumen yang diduga sebagai SK pengangkatan PNS dan PPPK.
Gara-gara Dicecar KDM, Perawat RSHS yang Diduga Nyaris Tukar Bayi Kini Terancam Dicopot Permanen

Gara-gara Dicecar KDM, Perawat RSHS yang Diduga Nyaris Tukar Bayi Kini Terancam Dicopot Permanen

Seorang ibu, Nina Saleha, hampir kehilangan bayinya usai diduga terjadi kelalaian dari oknum perawat saat proses kepulangan pasien. Dedi Mulyadi turun tangan.
Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral