News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masa Lalu Hercules Dibongkar, Teman Sesama Preman Tanah Abang Sebut Kehidupan Sang Dedengkot GRIB itu…

Teman seperjuangan Hercules di Tanah Abang membongkar masa lalu kelam sang dedengkot GRIB, terungkap fakta yang tak banyak orang tahu tentang sosok Hercules.
Minggu, 11 Mei 2025 - 17:15 WIB
Sosok Hercules
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nama Hercules Rosario Marshal atau lebih dikenal dengan Hercules kembali menjadi sorotan publik beberapa waktu lalu.

Pernyataannya yang dianggap menyentil mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, dengan menyebut kata “bau tanah” membuat riuh dan memantik reaksi dari berbagai pihak, terutama di kalangan politik dan tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik kontroversi yang sedang bergulir, ada cerita masa lalu yang tak kalah menarik.

Sosok Hercules memang bukan nama baru di dunia organisasi masyarakat maupun kelompok preman Tanah Abang.

Keberadaannya sudah sejak lama dikenal dan disegani, terutama di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Salah satu teman seperjuangan Hercules, yaitu Nicholas Johan Kili Kili atau yang akrab dipanggil Nicho Kili Kili, membeberkan kisah kelam sekaligus menegangkan kehidupan mereka di masa lalu.

Hercules dan Nicho Kili Kili

Dalam sebuah wawancara dengan presenter Donny De Keizer yang disiarkan di Nusantara TV, Nicho membongkar bagaimana kehidupan keras yang dijalani bersama Hercules dalam dunia hitam Jakarta era 90-an.

Nicho menyebut bahwa dirinya kerap berada di sisi Hercules dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Termasuk mengelola perjudian yang dikenal dengan sebutan “bola-bola setan” di kawasan Bongkaran, sekitar Tanah Abang.

Ia bahkan menyebut Hercules sendiri yang mengendalikan langsung kegiatan tersebut.

“Kaka Hercules sendiri pegang bola-bola setan di Bongkaran, judi. Jadi kita ada di seputaran itu,” ungkap Nicho.

Praktik perjudian tersebut, meskipun menjadi sumber penghasilan bagi kelompok mereka, juga membuat mereka tak jarang menjadi target razia aparat gabungan.

Operasi demi operasi kerap digelar oleh aparat keamanan yang terdiri dari garnisun, polisi, hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Seringkali kan ada operasi gabungan, operasi gabungan itu melibatkan garnisun, polisi, Pol PP semua gabungan. Jadi, dia datang ramai-ramai, tiba-tiba razia senjata tajam atau senjata api,” jelas Nicho.

Dalam situasi seperti itu, Nicho dikenal sebagai sosok yang selalu berada di garis terdepan dalam bentrokan melawan aparat.

Keberaniannya menjadi ciri khas tersendiri hingga ia disegani baik oleh kawan maupun lawan.

Namun, dalam pengakuannya, keberanian itu bukan semata-mata karena nekat, melainkan ada luka emosional yang ia bawa sejak kecil.

“Kadang-kadang temen-temen juga salah kalau melihat saya. Mereka kan biasa bilang saya berani, sebetulnya bukan berani. Saya itu pingin mati, tapi nggak jadi mati," ungkapnya dengan nada lirih.

"Karena saya tidak mendapatkan kasih sayang orang tua, jadi saat perang saya selalu di depan. Nggak mikir banyak, tetap maju,” ujarnya.

Kisah tersebut memberikan gambaran yang lebih dalam tentang siapa sosok Hercules dan dirinya sebelum dikenal sebagai tokoh organisasi masyarakat dan pengusaha.

Masa lalunya yang kelam dan keras di tengah dunia premanisme ibukota membentuk karakter yang dikenal tegas dan berani.

Nicho pun menyadari bahwa hidupnya yang masih bertahan hingga hari ini adalah sebuah keberuntungan.

“Ternyata nggak mati di tangan polisi, nggak mati di tangan preman, ya hidup sampai sekarang. Jadi, kita harus hidup bermanfaat buat orang-orang (sekarang),” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengakuan Nicho Kili Kili memberikan warna lain dalam memahami siapa sebenarnya Hercules.

Sosok yang kini menjadi Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) itu bukan hanya hasil dari proses politik, tetapi juga dari pengalaman panjang dalam dunia keras ibu kota. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi perubahan komposisi tim usai kehilangan dua pilar andalannya sebelum menghadapi IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027.
Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral