News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klaim 500 Ribu Ojol Akan Matikan Aplikasi, Tapi 3 Organisasi Ini Justru Bicara Sebaliknya

Garda Indonesia klaim sekitar 500 ribu pengemudi ojol bakal mematikan aplikasi dalam rangka unjuk rasa 20 Mei 2025. Namun, tiga organisasi ojol besar ini justru mengaku memilih untuk tetap angkut penumpang
Senin, 19 Mei 2025 - 10:39 WIB
Ilustrasi ojek online (Ojol).
Sumber :
  • Antara

{{imageId:342782}}Jakarta, tvonenews.com - Garda Indonesia klaim sekitar 500 ribu pengemudi ojek online (ojol) bakal mematikan aplikasi dalam rangka unjuk rasa 20 Mei 2025. Namun nyatanya, tiga organisasi ojol besar ini justru mengaku memilih untuk tetap angkut penumpang untuk penuhi kebutuhan hidup.

Mereka adalah Koalisi Ojol Nasional (KON), Keluarga Besar Driver Jabodetabek (KBDJ) dan Komunitas Angkutan Ojek Online (Kajol) Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koalisi Ojol Nasional (KON) menegaskan tidak akan tergabung dalam aksi unjuk rasa dan lebih memilih untuk tetap 'mengaspal'.

"Kami yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional atau KON tidak ikut ambil bagian dari aksi nanti di tangggal 20 Mei 2025 hari Selasa nanti. Sikap kami dengan wacana offbid adalah tidak setuju," ucap Pendiri KON, Rahman Thohir, kepada tvOnenews.com, Minggu (18/5).

Rahman beranggapan bahwa regulasi semestinya diatur oleh Pemerintah. Oleh karenanya, Rahman mengaku enggan untuk menuntut aplikator. 

Sejumlah Driver Ojol di Acara Open House Istana Merdeka
Sejumlah Driver Ojol di Acara Open House Istana Merdeka
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

 

"Kami tidak ada upaya megajukan tuntutan kepada pihak aplikator kami lebih lokus kepada Pemerintah atau regulator untuk segera mengeluarkan peraturan atau payung hukum," ungkap Rahman.

Cari Rezeki & Suasana Kondusif

Secara terpisah, Ketua Kelurga Besar Driver Jabodetabek (KBDJ), Freddy Santoso Suherli menegaskan, pihaknya tidak akan ikut dalam aksi 20 Mei itu. Pihaknya lebih memilih untuk tetap mencari rezeki guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kami mendukung di dalam doa agar semoga aksi tersebut berjalan dengan lancar. Tetapi, kami juga mempunyai kebutuhan pokok yang harus kami penuhi sehari-hari," kata dia.

Meski begitu, ia mengaku mendukung aksi yang dilakukan teman-teman Ojol pada 20 Mei mendatang. Pasalnya, mereka memiliki keresahan yang sama mengenai pemotongan biaya aplikasi yang tidak masuk akal.

Ketua Umum KAJOL Indonesia, Firmansyah, juga tegas menyatakan bahwa organisasi KAJOL tidak akan terlibat dalam Aksi 205 yang direncanakan oleh sejumlah pihak.

Ketua Umum KAJOL (Komunitas Angkutan Ojek Online) Indonesia, Firmansyah
Ketua Umum KAJOL (Komunitas Angkutan Ojek Online) Indonesia, Firmansyah
Sumber :
  • Ist

 

Keputusan organisasinya diambil guna menjaga stabilitas nasional dan menciptakan suasana yang kondusif di tengah dinamika sosial dan politik yang sedang berlangsung. 

“Kami mengimbau dan menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota KAJOL, baik di wilayah Jabodetabek maupun daerah, untuk tidak ikut serta dalam aksi tersebut demi kebaikan bersama,” ujar Firmansyah.

Ia juga menekankan bahwa pernyataan sikap ini berlaku tanpa terkecuali dan harus dijalankan secara disiplin oleh seluruh DPW dan DPC KAJOL Indonesia di seluruh Indonesia. 

“Keputusan ini kami ambil demi sebesar-besarnya kemaslahatan berorganisasi dalam kehidupan demokrasi yang terbuka. Kami berharap keputusan ini bisa dipahami oleh seluruh anggota, rekan-rekan sesama ojol, serta masyarakat secara umum,” tambahnya.

Klaim Offbid Massal

Diketahui,Garda Indonesia, telah mengonfirmasi bahwa aksi yang dijuluki "Aksi 205" ini akan melibatkan sekitar 500.000 pengemudi online dari seluruh Indonesia.

"Kota Jakarta akan diserbu pengemudi ojek online gabungan roda 2 dan roda 4 dalam rangka aksi unjuk rasa akbar dan reuni aspirasi aksi akbar 205," kata Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan aksi akbar 205 bakal berlangsung mulai pukul 13.00 hingga selesai akan dipusatkan di Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan dan Gedung DPR RI.

Dia mengatakan akan ada beberapa aliansi ikut serta antara lain APOB, GOGRABBER, TEKAB, SAKOI dan GEPPAK organisasi Gerakan Putra Putri Asli Kalimantan.(ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KOVO Resmi Rilis Daftar 20 Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Red Sparks Terbanyak, Ada Yeum Hye-seon Hingga Jung Ho-young

KOVO Resmi Rilis Daftar 20 Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Red Sparks Terbanyak, Ada Yeum Hye-seon Hingga Jung Ho-young

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) telah resmi merilis daftar pemain yang berstatus agen bebas (free agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Bung Ropan Ultimatum PSSI Jangan Sembarangan saat Rerkrut Striker Ganas Ini ke Timnas Indonesia

Bung Ropan Ultimatum PSSI Jangan Sembarangan saat Rerkrut Striker Ganas Ini ke Timnas Indonesia

Bung Ropan memberikan peringatan tegas ke PSSI jika ingin serius merekrut striker ganas ini ke Timnas Indonesia. Jangan sampai ada kesalahan administrasi nanti.
Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor Listrik Buat MBG: Utamanya Kan untuk Makanan

Purbaya Sempat Tolak Pengadaan Motor Listrik Buat MBG: Utamanya Kan untuk Makanan

Menurut Purbaya, pada tahun sebelumnya pernah ada permintaan anggaran untuk pembelian motor dan komputer dalam jumlah besar guna mendukung program MBG.
Ada Titik Terang soal Ijazah Kelas 12 Siswa SMK IDN Bogor, Disdik Jabar Singgung soal Hak Pendidikan

Ada Titik Terang soal Ijazah Kelas 12 Siswa SMK IDN Bogor, Disdik Jabar Singgung soal Hak Pendidikan

Akhirnya ada titik terang soal ijazah, khususnya kelas 12, siswa SMK IDN Bogor. Ini kata Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Edy Purwanto.
Buntut Dugaan Pidana Korupsi Bupati Pekalongan, KPK Periksa 63 Pejabat dan ASN

Buntut Dugaan Pidana Korupsi Bupati Pekalongan, KPK Periksa 63 Pejabat dan ASN

Dugaan kasus tindak pidana korupsi barang dan jasa yang menjerat Bupati Pekalongan non-aktif Fadia Arafiq, semakin menyeret banyak orang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 63 pejabat dan aparatur sipil negara, serta mantan pejabat Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa. 
Polemik Ganti Rugi Tol Cisumdawu, Ahli Waris Protes PN Sumedang Lakukan Pencairan Padahal PK Masih Bergulir

Polemik Ganti Rugi Tol Cisumdawu, Ahli Waris Protes PN Sumedang Lakukan Pencairan Padahal PK Masih Bergulir

Pengadilan Negeri (PN) Sumedang diduga mencairkan dana konsinyasi ganti rugi proyek Tol Cisumdawu di tengah proses hukum yang masih berjalan.

Trending

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berkat Arsenal, tim-tim Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Liverpool, mendapatkan keuntungan. Hal ini berkat kemenangan The Gunners dengan skor 1-0 atas Sporting Lisbon.
Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyentil siswa SMKN 2 Subang soal kebersihan meski sudah berbaris rapi. Ia tekankan cara menghormati bukan seremoni, tapi lingkungan bersih
Warga Jabar Harus Tahu! Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Penting Usai Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melonjak

Warga Jabar Harus Tahu! Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Penting Usai Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melonjak

​​​​​​​Dedi Mulyadi sampaikan pesan penting untuk warga Jabar usai pembayaran pajak kendaraan bermotor melonjak. Warga diminta balik nama kendaraan demi kemudahan.
Manchester United Cari Pengganti Maguire, Karim Coulibaly Muncul ke Permukaan

Manchester United Cari Pengganti Maguire, Karim Coulibaly Muncul ke Permukaan

Karim Coulibaly menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian di bursa transfer musim panas Eropa.
Selengkapnya

Viral